Haerul Warisin Janji Benahi Distribusi Pupuk Subsidi dan Stabilkan Harga Gabah

Rabu, 5 Maret 2025 - 20:01 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Lombok Timur, Haerul Warisin Janji Benahi Distribusi Pupuk Subsidi dan Stabilkan Harga Gabah. (Foto: Lombokini.com).

Bupati Lombok Timur, Haerul Warisin Janji Benahi Distribusi Pupuk Subsidi dan Stabilkan Harga Gabah. (Foto: Lombokini.com).

LOMBOKINI.com Bupati dan Wakil Bupati (Wabup) Lombok Timur (Lotim) melaksanakan prosesi Serah Terima Jabatan (Sertijab) di hadapan Rapat Paripurna Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Lombok Timur, pada Rabu 5 Maret 2025. Seluruh anggota dewan menghadiri acara tersebut, dan Forkopimda Lombok Timur turut menyaksikan.

Bupati Lombok Timur, Haerul Warisin, dalam pidatonya berjanji akan segera membenahi penyaluran pupuk bersubsidi dan menstabilkan harga gabah yang masih fluktuatif.

Dia menegaskan bahwa pupuk subsidi merupakan kebutuhan vital bagi petani dan tidak boleh menjadi masalah berulang setiap musim tanam.

Baca Juga :  Di Balik Narasi Akselerasi: Menguji Klaim Keadilan Pertumbuhan di Lombok Timur

Karena itu, Pemerintah Kabupaten Lombok Timur di bawah kepemimpinannya bersama Wakil Bupati (Wabup) H Moh Edwin Hadiwijaya, akan memperbaiki sistem distribusi agar lebih transparan dan tepat sasaran.

“Kami tidak ingin ada lagi keluhan soal pupuk. Stok harus tersedia, distribusinya harus lancar, dan tidak boleh ada permainan di lapangan,” tegas Haerul Warisin.

Selain itu, dia juga menyoroti harga gabah yang sering anjlok dan merugikan petani. Dia berjanji akan mengawal kebijakan agar harga gabah tetap stabil sesuai Harga Pembelian Pemerintah (HPP).

Baca Juga :  Jurnalis Warga Kampanyekan Irigasi Tetes di Lahan Kering Lombok Timur

“Petani sudah kerja keras, jangan sampai hasil panennya dihargai murah. Harga gabah harus berpihak kepada mereka,” ujarnya.

Untuk mewujudkan hal tersebut, Pemkab Lombok Timur akan memperkuat koordinasi dengan DPRD, distributor pupuk, kelompok tani, serta pemangku kepentingan lainnya. Haerul Warisin juga akan memanfaatkan teknologi digital untuk mengawasi distribusi pupuk agar lebih efektif dan bebas dari kecurangan.

“Kami pastikan kebijakan ini benar-benar untuk petani. Semua pihak harus bersinergi agar pertanian di Lombok Timur makin maju dan sejahtera,” pungkasnya.***

Berita Terkait

Kopdes Merah Putih Jadi Solusi Terpadu Ketahanan Pangan
87 Kepala Desa Purna Tugas di Lombok Timur Terima JHT Rp 844 Juta
Polres Lombok Timur Merotasi Kasat Intelkam dan Dua Kapolsek
TNI Bersenjata Lengkap Kawal Unjuk Rasa Anti Korupsi di Kejari Lombok Timur
Pemkab Lotim Siapkan Lahan 2 Hektar, Incar Hibah Bank Dunia untuk TPST
Bendungan Pandandure Merenggut Nyawa Anak 12 Tahun Asal Kalimantan
Masih Kekurangan Dokter Spesialis, Faskes di Lotim Belum Dapat Akomodir Nakes Baru Lulusan Perguruan Tinggi 
Pedagang Korban Kebakaran Pasar Pringgabaya Belum Dapat Kejelasan, Bantuan Stimulan Tak Tepat Sasaran

Berita Terkait

Kamis, 14 Mei 2026 - 00:10 WITA

Kopdes Merah Putih Jadi Solusi Terpadu Ketahanan Pangan

Rabu, 13 Mei 2026 - 21:13 WITA

87 Kepala Desa Purna Tugas di Lombok Timur Terima JHT Rp 844 Juta

Rabu, 13 Mei 2026 - 17:23 WITA

Bunda Literasi NTB Ingatkan Generasi Muda: Jangan Malas Berpikir karena AI

Selasa, 12 Mei 2026 - 14:12 WITA

TNI Bersenjata Lengkap Kawal Unjuk Rasa Anti Korupsi di Kejari Lombok Timur

Senin, 11 Mei 2026 - 16:49 WITA

Pemkab Lotim Siapkan Lahan 2 Hektar, Incar Hibah Bank Dunia untuk TPST

Minggu, 10 Mei 2026 - 10:58 WITA

Kapolri Tunjuk Irjen Kalingga Pimpin Polda NTB Gantikan Irjen Edy Murbowo

Jumat, 8 Mei 2026 - 14:52 WITA

Bendungan Pandandure Merenggut Nyawa Anak 12 Tahun Asal Kalimantan

Kamis, 7 Mei 2026 - 22:32 WITA

Masih Kekurangan Dokter Spesialis, Faskes di Lotim Belum Dapat Akomodir Nakes Baru Lulusan Perguruan Tinggi 

Berita Terbaru

Dandim 1615 Lombok Timur Letkol Inf. Eky Anderson. (Foto: Lombokini.com).

Berita

Kopdes Merah Putih Jadi Solusi Terpadu Ketahanan Pangan

Kamis, 14 Mei 2026 - 00:10 WITA