PEKKA Pada Mele Sukamulia Timur Dikunjungi Tim Inklusi

Jumat, 19 Januari 2024 - 09:07 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tim INKLUSI disambut hangat kelompok PEKKA Pada Mele Dusun dasan Tiga, Desa Sukamulia Timur, Kecamatan Sukamulia.(foto/ong).

Tim INKLUSI disambut hangat kelompok PEKKA Pada Mele Dusun dasan Tiga, Desa Sukamulia Timur, Kecamatan Sukamulia.(foto/ong).

LOMBOKINI.comKelompok Pemberdayaan Perempuan Kepala Keluarga (PEKKA) Pada Mele, di dusun Dasan Tiga, Desa Sukamulia Timur, menerima kunjungan Tim Skretariat INKLUSI (Kementrian Australia-Indonesia menuju Masyarakat Inklusif). Kunjungan ini menjadi lanjutan setelah mereka bersama delegasi Australia, sebelumnya mengunjungi sekolah perempuan di Balai Desa Loyok, Kecamatan Sikur, sebagai bagian dari Australia Leadership Initiative (ARLI).

Fokus kunjungan kali ini adalah melihat secara langsung proses pembuatan kopi hitam dengan tiga parian rasa yang unik di PEKKA Pada Mele.

Baca Juga :  IPM Lotim Naik Signifikan, Tokoh Pendidikan Sebut Kontribusi Dinas Dikbud

Meskipun sebelumnya Tim INKLUSI hanya melihat melalui media sosial dan video, mereka sangat tertarik dengan proses tradisional dan keunikan para janda yang mendominasi kelompok ini.

Fitriah, perwakilan dari PEKKA Pada Mele, menyatakan rasa terhormat kelompoknya mendapat kunjungan Tim INKLUSI.

“Kami siapkan bahan mentah kopi dan memperlihatkan seluruh proses pembuatannya, seperti yang telah mereka lihat dalam video yang dikirim waktu itu,” ujarnya pada Kamis, 19 Januari 2024.

Baca Juga :  Pedagang Bantah Klaim Wakil Bupati: Penutupan SPPG Tak Berdampak pada Ekonomi Warga

Pemerintah Desa Sukamulia Timur juga merasa terhormat atas kunjungan tersebut, menyebut bahwa sejak keberadaan beberapa kelompok binaan, desa tersebut semakin dikenal di berbagai kalangan.

“Kedepannya Pemerintah Desa, terus meningkatkan kapasitas SDM dan fasilitas guna mendukung keberhasilan kelompok-kelompok seperti PEKKA Pada Mele,”ujar Saripudin, Sekretaris Desa Sukamulia Timur. ***

Penulis : Ong

Editor : Redaksi

Berita Terkait

Cuaca Tak Menentu dan Harga Fluktuatif, Petani Vanili Lenek Duren Tetap Bertahan
Jurnalis Warga Kampanyekan Irigasi Tetes di Lahan Kering Lombok Timur
Bupati Lotim Terima Audiensi Bulog dan Disperindag NTB, Bahas Tiga Program Strategis
Lantik Pengurus Kwarcab, Bupati Lombok Timur Minta Pramuka Perkuat Karakter Generasi Muda
Bupati Lombok Timur Serahkan Bantuan Rp 2 Juta ke Pedagang Korban Kebakaran Pasar Pringgabaya
PT Energi Selaparang Targetkan 100 Persen Dapur MBG Lotim Gunakan Air Mineral BPOM, Libatkan Koperasi Merah Putih
Haroen: Potensi BBNKB di Samsat Selong Capai Rp 41 Miliar per Tahun
Pemkab Lotim Evaluasi PAD, Bupati Sebut 2026 Tahun Berat

Berita Terkait

Kamis, 7 Mei 2026 - 12:33 WITA

Cuaca Tak Menentu dan Harga Fluktuatif, Petani Vanili Lenek Duren Tetap Bertahan

Rabu, 6 Mei 2026 - 19:16 WITA

Jurnalis Warga Kampanyekan Irigasi Tetes di Lahan Kering Lombok Timur

Rabu, 6 Mei 2026 - 17:36 WITA

Bupati Lotim Terima Audiensi Bulog dan Disperindag NTB, Bahas Tiga Program Strategis

Selasa, 5 Mei 2026 - 21:04 WITA

Bupati Lombok Timur Serahkan Bantuan Rp 2 Juta ke Pedagang Korban Kebakaran Pasar Pringgabaya

Senin, 4 Mei 2026 - 19:06 WITA

PT Energi Selaparang Targetkan 100 Persen Dapur MBG Lotim Gunakan Air Mineral BPOM, Libatkan Koperasi Merah Putih

Senin, 4 Mei 2026 - 16:14 WITA

Haroen: Potensi BBNKB di Samsat Selong Capai Rp 41 Miliar per Tahun

Senin, 4 Mei 2026 - 14:04 WITA

Pemkab Lotim Evaluasi PAD, Bupati Sebut 2026 Tahun Berat

Jumat, 1 Mei 2026 - 17:31 WITA

Buka Rinjani 100, Plt Kadispora Lepas Pelari Kategori Ekstrem

Berita Terbaru

Presiden RI Prabowo Subinato. (Foto: Lombokini.com/Kementan).

Opini

Percepatan Swasembada Pangan: Inpres Prabowo Subianto 

Kamis, 7 Mei 2026 - 09:57 WITA