LOMBOKINI.com – Sekretaris Umum PP Muhammidiyah, Abdul Mu’ti, mendukung pembangunan Rumah Sakit Muhammadiyah di Kabupaten Lombok Timur, Nusa Tenggara Barat. Dukungan ini bertujuan membantu masyarakat yang membutuhkan pelayanan kesehatan.
“Rumah sakit ini membuktikan bahwa Muhammadiyah sudah berniat dan sulit dihentikan,” ujar Abdul Mu’ti saat meresmikan Rumah Sakit Muhammadiyah di Sikur, Lombok Timur, Ahad 17 Mei 2026.
Abdul Mu’ti memahami lika-liku dan perjuangan pembangunan rumah sakit tersebut.
“Saya mengikuti dinamika yang ada. Saya juga ikut mendoakan dari jauh agar rumah sakit ini terwujud,” katanya.
Ia mencontohkan semangat tersebut melalui kisah pembangunan rumah sakit dan fasilitas air bersih Muhammadiyah di daerah lain.
Menurutnya, banyak proyek dimulai dengan dana kecil, tetapi tetap selesai berkat niat dan ikhtiar bersama untuk memberikan manfaat bagi masyarakat.
“Orang Muhammadiyah itu kalau sudah punya niat, susah dihentikan. Kadang bedanya tipis antara niat dan nekat. Rancangan Rp100 miliar, mulainya Rp100 juta, tapi selesai juga,” katanya.
Muhammadiyah, lanjut Abdul Mu’ti, kini mengembangkan sistem yang kuat untuk membantu pihak yang lemah. Rumah sakit di Lombok Utara dan Lombok Timur menjadi contoh nyata.
“Kami terus memberikan bantuan alat, ambulans, hingga pendampingan agar layanan kesehatan menjangkau masyarakat yang sulit mengakses fasilitas,” katanya.
Abdul Mu’ti yang juga Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) itu menyoroti pentingnya membangun budaya hidup sehat, bukan hanya membangun rumah sakit.
Ia mengutip data Kementerian Kesehatan yang menunjukkan tiga masalah kesehatan dominan pada anak sekolah, yakni gigi, mata, dan telinga akibat pola makan tidak sehat, penggunaan gawai berlebihan, serta minimnya aktivitas fisik.
“Lebih baik kita membangun masyarakat yang hidup sehat dan lingkungan yang sehat daripada hanya membangun rumah sakit,” katanya.
Gubernur NTB Lalu Muhammad Iqbal mengapresiasi berdirinya RS Muhammadiyah Lombok Timur.
“RS ini direncanakan beroperasi pada Oktober 2026. Mari kita dukung bersama untuk meningkatkan pelayanan kesehatan kepada masyarakat,” katanya.
Ia menegaskan, Muhammadiyah pasti mewujudkan setiap pembangunan, termasuk rumah sakit di Lombok Timur. Menurutnya, kekuatan pengetahuan yang dimiliki Muhammadiyah cukup untuk mengembangkan rumah sakit ini.
“Hanya dengan niat saja, mereka bisa membangun, seperti pembangunan Rumah Sakit Muhammadiyah di Lombok Timur,” katanya. ***
Penulis : Najamudin Anaji







