Ini Besaran Harga Sapi Kurban Presiden Prabowo di Lombok Timur

Kamis, 14 Mei 2026 - 15:18 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sapi Kurban Presiden RI Prabowo Subianto untuk warga Lombok Timur. (Foto: Lombokini.com).

Sapi Kurban Presiden RI Prabowo Subianto untuk warga Lombok Timur. (Foto: Lombokini.com).

LOMBOKINI.com – Pemerintah pusat kembali memercayakan peternak sapi asal Desa Tirtanadi, Kecamatan Labuhan Haji, Lombok Timur untuk menyediakan sapi kurban Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto. Sebelum menunjuknya, tim dari pusat melakukan proses seleksi dan pemeriksaan kesehatan ketat terhadap hewan ternak milik peternak setempat.

Penunjukan ini berlangsung untuk kelima kalinya bagi peternak tersebut dalam penyediaan sapi kurban tingkat nasional, baik melalui mekanisme tender maupun penunjukan langsung.

Peternak Suhirman menjelaskan, sapi yang terpilih memiliki bobot di atas rata-rata. Hasil penimbangan terakhir menunjukkan salah satu sapi mencapai berat 952,5 kilogram, sementara rata-rata bobot sapi lainnya sekitar 830 kilogram. Suhirman sempat melakukan penimbangan ulang di Pasar Masbagik untuk memastikan akurasi timbangan.

Baca Juga :  Integrasikan Tradisi, Syiar Islam, dan Hiburan Rakyat: Pemkab Lombok Timur Gelar Festival Muharram 1448 H Selama Sepekan

Tim dari pusat tidak hanya mengandalkan pengiriman foto dalam proses seleksi, tetapi juga mengunjungi langsung lokasi peternakan. Petugas mengambil sampel darah dan melakukan pemeriksaan menyeluruh untuk memastikan kondisi kesehatan hewan sebelum menetapkannya sebagai sapi kurban Presiden.

Penunjukan kali ini berlangsung secara langsung. Pemerintah pusat berkoordinasi dengan dinas terkait setelah menerima komunikasi dari Sekretariat Negara. Kedua belah pihak menyepakati harga satu ekor sapi mencapai Rp80 juta.

Menurut Suhirman, ia memelihara sapi tersebut selama kurang lebih dua setengah tahun. Saat pertama membeli, harga sapi itu sekitar Rp 20 juta per ekor. Dengan perawatan intensif, Suhirman berhasil meningkatkan kualitas dan bobot sapi secara signifikan hingga memenuhi standar kurban Presiden.

Baca Juga :  DPRD Sebut Pelayanan Kesehatan di Lombok Timur Masih Jauh dari Ideal

Suhirman mengaku bersyukur atas kepercayaan yang kembali diberikan pemerintah. “Harapannya semoga bisa terus berlanjut pada tahun-tahun berikutnya,” ujarnya kepada wartawan, Kamis 14 Mei 2026.

Peternak itu juga membandingkan harga jual sapi serupa di pasar umum yang rata-rata berada di kisaran Rp 60 juta per ekor. Namun, standar kualitas, kesehatan, dan bobot yang dipersyaratkan pemerintah untuk kurban Presiden membuat nilai sapi tersebut lebih tinggi.

Kepercayaan ini menjadi motivasi bagi peternak lokal untuk terus meningkatkan kualitas ternak. Hal ini juga menunjukkan bahwa peternakan daerah mampu memenuhi standar nasional. ***

Penulis : Najamudin Anaji

Berita Terkait

Perputaran Uang Capai Ratusan Miliar, Program MBG di Lombok Timur Soroti Akuntabilitas
Sasar TNI-Polri Jadi Muzaki, Baznas Lombok Timur Siap Bentuk UPZ di Polres dan Kodim
Kejati NTB Periksa Mantan Sekda Lalu Gita atas Dugaan Korupsi Motocross 2023
80 Tahun Mengabdi, Polres Lombok Timur Komit Kedepankan Sisi Humanis dan Pelayanan Rakyat
PW Pemuda NW NTB Gelar Diskusi dan Bakti Sosial ‘Desa Berdaya’ di Sembalun
Perkuat Pengamanan KEK Mandalika, Gubernur NTB dan Danjen Kopassus Lepas Konvoi Taktis
Daftar Mutasi Polda NTB: 13 Kapolres hingga Pejabat Utama Dirotasi Kapolri
Soroti Sengkarut Lotim, PMII: Guru Honorer Digaji Murah, Tambang Ilegal Malah Dipelihara

Berita Terkait

Jumat, 26 Juni 2026 - 19:26 WITA

Akademisi Puji Pidato Presiden Prabowo, Sebut Beri Pencerahan Visi Bangsa

Rabu, 24 Juni 2026 - 21:45 WITA

APPMBGI Serahkan SK Pengurus DPD NTB, Kritisi Carut-marut Program MBG

Senin, 22 Juni 2026 - 20:56 WITA

Dukung Revitalisasi Keraton, TSB dan Kemenbud Sinergi Lindungi Cagar Budaya Nasional

Jumat, 12 Juni 2026 - 22:25 WITA

Pertamina Pastikan Stok Pertalite Cukup dan Distribusi Normal

Sabtu, 6 Juni 2026 - 16:07 WITA

Soroti Relawan Minim Kompetensi, APJI Minta Nanik S. Deyang Perbaiki Juknis MBG

Kamis, 4 Juni 2026 - 23:43 WITA

Kepala BGN Baru Moratorium Dapur MBG, Fokuskan Sasaran pada Kelompok Prioritas

Kamis, 4 Juni 2026 - 22:51 WITA

Ini Alasan Presiden Tunjuk Nanik S. Deyang sebagai Kepala BGN

Rabu, 3 Juni 2026 - 19:39 WITA

Kejagung Tahan Dadan, Sony, dan Lodewyk Pusung sebagai Tersangka Korupsi Program MBG

Berita Terbaru