Usut Korupsi DAK 2023, Jaksa Panggil Mantan Kadisbud NTB

Kamis, 19 Februari 2026 - 22:43 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Usut Korupsi DAK 2023, Kejati NTB Panggil Mantan Kadisbud NTB. (Foto: Dok. Lombokini.com).

Usut Korupsi DAK 2023, Kejati NTB Panggil Mantan Kadisbud NTB. (Foto: Dok. Lombokini.com).

LOMBOKINI.com – Tim Jaksa Penyidik Tindak Pidana Khusus Kejaksaan Tinggi Nusa Tenggara Barat memanggil mantan Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Kadisdikbud) NTB, Aidy Furqan, terkait dugaan korupsi Dana Alokasi Khusus (DAK) 2023. Anggaran proyek puluhan miliar rupiah itu diduga bermasalah di sejumlah sekolah.

Aidy menjalani pemeriksaan selama sekitar enam jam, Kamis 19 Februari 2026. Ia mengklarifikasi pelaksanaan proyek DAK 2023 yang tengah diselidiki.

“Saya baru memberikan keterangan soal ini. Pemeriksaan tadi hanya sebatas klarifikasi pelaksanaan proyek DAK 2023,” katanya usai pemeriksaan.

Kehadiran mantan pejabat itu di kantor jaksa memperkuat sinyal kemajuan penyelidikan. Tim penyidik terus mengumpulkan bukti melalui pemeriksaan saksi-saksi kunci secara intensif.

Baca Juga :  Resmi Diakuisisi Dua Putra Daerah, Ekas Breaks Berganti Nama Jadi Windy Ekas Breaks Resort & Villa

Aidy menegaskan tidak menyerahkan dokumen apa pun kepada penyidik. “Agenda hari ini hanya menjawab pertanyaan seputar proyek DAK 2023 saja,” ujarnya.

Koreksi Anggaran DAK

Dalam pemeriksaan, Aidy meluruskan informasi soal besaran pagu anggaran yang menjadi objek penyidikan. Ia menyebut angka yang berbeda dengan isu yang berkembang selama ini.

“Nilainya sekitar Rp 32 miliar, kalau tidak salah ingat. Jadi angka itu berbeda dengan informasi yang beredar di luar sana,” jelasnya.

Pernyataan itu mengoreksi kabar sebelumnya yang menyebut pagu anggaran mencapai Rp 42 miliar. Proyek tersebut mencakup pengadaan alat peraga pendidikan dan pembangunan ruang praktik siswa di SMK, yang kini menjadi sorotan masyarakat NTB.

Baca Juga :  Kejanggalan Pengelolaan APBD NTB 2025, Empat Anggota DPRD Desak BPK Gelar Audit Investigatif

“Saya menjalani pemeriksaan sejak jam sepuluh pagi sampai sore. Prosesnya berjalan lancar dan saya kooperatif menjawab semua pertanyaan jaksa,” tambahnya.

Tim jaksa juga memeriksa sejumlah kepala SMK secara maraton sejak awal Februari. Mereka diminta memberikan kesaksian terkait pengelolaan dana di sekolah masing-masing.

“Kami sudah memberikan keterangan apa adanya sesuai kondisi. Kami menjelaskan kondisi lapangan, termasuk proses distribusi alat ke sekolah,” ujar salah satu kepala SMK yang enggan disebut namanya. ***

Penulis : Muhammad Asman

Editor : Najamudin Anaji

Berita Terkait

Kebakaran Sade: Raffi dan The Dudas-1 Beri Bantuan, Pemerintah Siapkan Rekonstruksi
HMPS SI FT Unham Gelar Seminar Pangan Hadirkan Sekda Lotim
Video Air Berbusa dari Tambak Udang Viral, Nelayan Protes Susah Cari Ikan
Kapolri Beri Pin Emas ke Gubernur NTB dan Bupati Lotim atas Dukungan Swasembada Bawang Putih
Kapolri dan Titiek Soeharto Panen Bawang Putih dan Lakukan Peletakan Batu Pertama Gudang Benih Sembalun
Mahasiswa KKN ITSKes Muhammadiyah Selong Gelar Sosialisasi dan Pemberian Makanan Tambahan bagi 55 Balita Stunting
Lapas Selong Beri Remisi kepada 362 Warga Binaan di HUT ke-81 RI
BPK NTB Jawab Soal BTT Rp 484 Miliar, PDIP: Jelaskan Peruntukan, Abaikan Legalitas Pergeseran

Berita Terkait

Selasa, 25 Agustus 2026 - 21:43 WITA

Viral! Ikan Oarfish Ditemukan Terdampar di Pantai Pink, Ini Kata DKP NTB 

Selasa, 25 Agustus 2026 - 14:31 WITA

Masjid Al Amanah Luncurkan ATM Beras Digital untuk Warga Duafa

Minggu, 23 Agustus 2026 - 21:30 WITA

Kebakaran Menghanguskan Asrama Santri Ponpes NW Anjani, Tidak Ada Korban Jiwa

Minggu, 23 Agustus 2026 - 19:12 WITA

120 Bangunan di Desa Adat Sade Hangus Terbakar, DPR RI Siapkan Revitalisasi

Minggu, 23 Agustus 2026 - 01:34 WITA

Material Jerami dan Bambu Picu Api Cepat Lalap Rumah Adat Sade

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 23:34 WITA

Api Melalap Desa Wisata Adat Sade

Jumat, 21 Agustus 2026 - 19:48 WITA

Video Air Berbusa dari Tambak Udang Viral, Nelayan Protes Susah Cari Ikan

Jumat, 21 Agustus 2026 - 16:02 WITA

TGB: Elan Vital Bangsa Hidup Jika Mahasiswa Terus Bersuara

Berita Terbaru