Tiga Pembalap MotoGP Mandalika Dievakuasi Via Udara

Minggu, 5 Oktober 2025 - 17:13 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tiga Pembalap MotoGP Mandalika Dievakuasi Via Udara. (Foto: Lombokini.com).

Tiga Pembalap MotoGP Mandalika Dievakuasi Via Udara. (Foto: Lombokini.com).

LOMBOKINI.com Koordinasi cepat antarinstansi kembali diuji di Pertamina Mandalika International Street Circuit. Tiga pembalap dari berbagai kelas MotoGP berhasil dievakuasi secara udara ke RSUD Provinsi NTB selama gelaran MotoGP Mandalika 2025.

Kepala Kantor SAR Mataram, Muhamad Hariyadi, menyebut dua dari tiga evakuasi itu dilakukan pada hari puncak balapan.

“Keduanya melibatkan pembalap Moto3 dan MotoGP yang memerlukan penanganan lanjutan setelah mengalami kecelakaan serius,” ujarnya, Ahad 5 Oktober 2025.

Seluruh operasi Evakuasi Medis Udara (EMU) dikendalikan dari pos siaga Basarnas di sirkuit. Helikopter Dauphin HR-3601 diterbangkan dua kali dalam satu hari.

Baca Juga :  Sempat Terkendala Kabut Tebal, Evakuasi Udara Pendaki Malaysia di Gunung Rinjani Berhasil Dilakukan

Penerbangan pertama dimulai pukul 13.53 WITA, membawa pembalap Moto3, dan mendarat 14.08 WITA di RSUD NTB. Penerbangan kedua pukul 16.25 WITA membawa pembalap MotoGP, tiba 16.40 WITA di lokasi yang sama.

“Keputusan aktivasi EMU diambil cepat berdasarkan rekomendasi tim medis sirkuit, karena kondisi pembalap dinilai mendesak untuk ditangani dokter spesialis di RSUD Provinsi NTB,” tutur Hariyadi.

Setelah pendaratan, kedua pembalap langsung diserahkan kepada tim dokter untuk penanganan lanjutan. Hariyadi menambahkan, dua pembalap tersebut merupakan pasien kedua dan ketiga yang diterbangkan.

“Total pembalap yang dievakuasi medis udara selama MotoGP Mandalika 2025 adalah tiga orang. Sebelumnya, seorang pembalap Moto2 telah dievakuasi dengan helikopter HR-3604 pada Jumat, 3 Oktober 2025,” ujarnya.

Baca Juga :  Lombok Timur Gelar O2SN, Siapkan Atlet Muda untuk Porprov 2026

Basarnas menilai keberhasilan tiga operasi udara tersebut sebagai wujud kesiapan sistem tanggap darurat di ajang internasional.

“Seluruh personel dan Alat Utama (Alut) disiagakan sejak awal event dan bekerja maksimal, menjamin keselamatan semua stakeholder,” tegas Hariyadi.

Operasi EMU ini juga memperlihatkan efektivitas rantai komando penanganan gawat darurat yang melibatkan Basarnas, tim medis sirkuit, dan RSUD NTB, sebuah sinergi lintas sektor yang menjadi model pengamanan ajang balap dunia di Indonesia.***

Penulis : Hari Bahagia

Berita Terkait

Lombok Timur Gelar O2SN, Siapkan Atlet Muda untuk Porprov 2026
Buka Rinjani 100, Plt Kadispora Lepas Pelari Kategori Ekstrem
Dinkes Lotim Semarakkan HKN ke-61 dengan Lomba Voli Plastik
Cross Country Jeruk Manis Diharapkan Jadi Agenda Tahunan
Semifinal Liga 1 Lotim 2025 Memanas, Dua Duel Sengit Perebutkan Tiket Final
Wabup Lombok Timur Lepas 724 Pelari Sembalun Mountain Marathon 2025
Mandalika Kembali Patahkan Ambisi Marquez di Arah Tikungan Cepat
Hadiah Umrah Jalan Sehat Meriahkan Hultah ke-90 Madrasah NWDI

Berita Terkait

Selasa, 26 Mei 2026 - 00:44 WITA

Masyarakat Desak Hak Ulayat di Tengah Penyusutan Lahan Bale Adat Desa Beleq Sembalun

Senin, 25 Mei 2026 - 14:55 WITA

Sekda Lotim Saksikan Bule Swiss Ucap Syahadat di Penutupan TC MTQ XXXI 2026

Sabtu, 23 Mei 2026 - 23:08 WITA

NTB Perluas Cakupan MBG dan Targetkan 30 Persen Kebutuhan Pangan dari Produksi Lokal

Kamis, 21 Mei 2026 - 19:05 WITA

NTB Kirim 24.974 Sapi Kurban ke Jabodetabek, Perputaran Uang Tembus Rp 500 M

Kamis, 21 Mei 2026 - 18:15 WITA

DPRD NTB Sahkan Raperda Pajak Daerah, Targetkan Tambahan Rp 160 Miliar

Kamis, 21 Mei 2026 - 17:27 WITA

TPID NTB Pantau Harga Bahan Pokok Jelang Idul Adha

Kamis, 21 Mei 2026 - 16:46 WITA

Dishub NTB Serahkan Sertifikat Keselamatan ke Perusahaan Angkutan Umum

Rabu, 20 Mei 2026 - 23:14 WITA

Abul Chair Dorong ASN NTB Bertransformasi Jadi Agen Perubahan

Berita Terbaru