Pemancing Lombok Tengah Terseret Ombak ke Laut Lepas

Selasa, 4 November 2025 - 23:04 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pemancing Lombok Tengah Terseret Ombak ke Laut Lepas. (Foto: Lombokini.com).

Pemancing Lombok Tengah Terseret Ombak ke Laut Lepas. (Foto: Lombokini.com).

LOMBOKINI.com – Ombak besar menyambar tiga pemancing di perairan Dusun Tabuan, Desa Kwang Rundun, Kecamatan Jerowaru, Lombok Timur, pada Selasa 4 November 2025.

Insiden yang terjadi sekitar pukul 16.00 WITA ini menyeret Santri Riadi, seorang Kepala Dusun dari Lombok Tengah, ke laut lepas Samudera Hindia.

Korban dan enam temannya sebelumnya turun ke laut untuk memancing dengan cara berendam sekitar pukul 13.00 WITA. Mereka berjalan kaki ke tengah laut saat air surut.

Lokasi memancing mereka berada di area transisi antara laut dangkal dan dalam yang berbatasan langsung dengan Samudera Hindia.

Baca Juga :  Masjid Al Amanah Luncurkan ATM Beras Digital untuk Warga Duafa

Seorang warga Kwang Rundun, Sihapari, mengungkapkan bahwa para pemancing itu telah menerima peringatan dari warga setempat.

“Beberapa warga yang sedang menyelam di pinggir laut sudah mengingatkan mereka untuk tidak melangkah lebih jauh karena ombak sedang besar. Namun, mereka mengabaikan peringatan itu dan melanjutkan perjalanan ke tengah,” tutur Sihapari.

Saat ketiga pemancing terseret ombak, warga yang melihat kejadian itu berhasil menyelamatkan dua orang.

“Dua orang berhasil kami selamatkan, sementara korban [Santri Riadi] tidak bisa kami gapai karena ombak sudah menyeretnya terlalu jauh ke tengah,” jelasnya.

Baca Juga :  Viral! Ikan Oarfish Ditemukan Terdampar di Pantai Pink, Ini Kata DKP NTB 

Kapolsek Jerowaru, IPTU Abdul Hadi, menyatakan bahwa pihaknya langsung berkoordinasi dengan tim SAR setelah menerima laporan dari Pemerintah Desa Kwang Rundun.

“Saat ini personel kami dan tim SAR gabungan masih memantau situasi di lokasi. Kami akan segera melakukan pencarian jika cuaca dan kondisi laut memungkinkan,” tandasnya.

Jika kondisi tidak mendukung, proses pencarian akan dilanjutkan besok pagi dengan menggunakan perahu, melibatkan pasukan gabungan dan keluarga korban. ***

Penulis : Najamudin Anaji

Berita Terkait

Tim SAR Gabungan Cari Speedboat Bawa 5 Jurnalis dan 3 Awak yang Hilang di Selat Sunda
Bapenda Lotim Kejar PAD Rp 600 M, Target 100 Persen Akhir Tahun
Pemerintah Saling Tuding Soal Carut-Marut Data Desil, Masyarakat Harus ke Mana?
Pemkab Lombok Timur Petakan Kebutuhan ASN, Ribuan Tenaga Honorer Masuk Usulan
Kebakaran di Pasar Keruak Hanguskan Empat Toko, Kerugian Capai Rp 400 Juta
Kebakaran Lahan Seluas Satu Hektare di Bukit Loco Senggigi Berhasil Dipadamkan
Pemkab Lombok Timur Gelar Rakor Evaluasi Program Pencegahan Korupsi
Lombok Timur Peringkat Pertama Penerima Program LSDP Bantuan Bank Dunia

Berita Terkait

Minggu, 6 September 2026 - 06:48 WITA

Dukung Edaran Dikbud, Satlantas Polres Lotim Siap Tertibkan Pelajar Pengendara Motor

Sabtu, 5 September 2026 - 19:56 WITA

Melalui FTBI 2026, Dikbud Lombok Timur Bentengi Bahasa Sasak dari Arus Modernisasi

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 18:46 WITA

HMPS SI FT Unham Gelar Seminar Pangan Hadirkan Sekda Lotim

Selasa, 18 Agustus 2026 - 19:55 WITA

Mahasiswa KKN ITSKes Muhammadiyah Selong Gelar Sosialisasi dan Pemberian Makanan Tambahan bagi 55 Balita Stunting

Selasa, 4 Agustus 2026 - 21:35 WITA

Wabup Lotim Tinjau SMPN 2 Selong, Soroti Fasilitas Minim dan Komite Vakum 6 Tahun

Senin, 3 Agustus 2026 - 16:31 WITA

Di Sisi Megah Pendopo, Siswa SMPN 2 Selong Terpaksa Belajar Tanpa Meja dan Buang Air ke Toilet Masjid

Sabtu, 18 Juli 2026 - 16:44 WITA

Empat Mahasiswa Universitas Hamzanwadi Raih Juara I PEKSIMIDA, Siap Wakili NTB ke PEKSIMINAS

Minggu, 12 Juli 2026 - 21:59 WITA

80 Sekolah Penerima Bantuan Revitalisasi 2026

Berita Terbaru