Pemkab Lombok Timur Tutup Permanen Warung di Pantai Lungkak

Senin, 10 Agustus 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Pemerintah dan masyarakat menyepakati penutupan permanen warung Pantai Lungkak dalam musyawarah di Desa Ketapang Raya, Senin 10 Agustus 2026. (Foto: Lombokini.com).

Pemerintah dan masyarakat menyepakati penutupan permanen warung Pantai Lungkak dalam musyawarah di Desa Ketapang Raya, Senin 10 Agustus 2026. (Foto: Lombokini.com).

LOMBOKINI.com – Pemerintah Kabupaten Lombok Timur bersama masyarakat secara resmi menutup permanen seluruh aktivitas warung di kawasan Pantai Lungkak, Desa Ketapang Raya, Kecamatan Keruak. Kesepakatan ini tercipta dalam musyawarah yang berlangsung di Balai Desa Ketapang Raya pada Senin 10 Agustus 2026.

Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Lombok Timur, Salmun Rahman, Kepala Kesbangpol Lombok Timur, H. Mustapa, Camat Keruak, serta perangkat desa dan tokoh masyarakat hadir langsung dalam pertemuan tersebut. Para pemilik warung pun turut duduk bersama untuk menyepakati langkah tegas ini.

Kasatpol PP Salmun Rahman menyatakan bahwa semua pihak sepakat menghentikan seluruh aktivitas usaha di sepanjang pesisir pantai, khususnya di area perumahan nelayan.

Baca Juga :  Relawan Nusantara Salurkan ATK, PMT, dan Baby Kits untuk Penyintas Kebakaran Kampung Adat Sade

Menurutnya, penutupan ini bertujuan menjaga ketertiban dan kenyamanan lingkungan.

“Kami tidak akan mentolerir lagi aktivitas di pinggir pantai. Ini demi kepentingan bersama,” tegasnya.

Dalam kesepakatan tersebut, pemerintah memberikan tenggat waktu tujuh hari kepada para pemilik warung untuk membongkar sendiri bangunan mereka. Jika para pemilik warung tidak mematuhi batas waktu tersebut, Satpol PP akan turun langsung melakukan pembongkaran secara paksa.

Kepala Wilayah (Kawil) Lungkak Selatan, H. Muh Taufik, mengajak seluruh warga mengawasi jalannya proses pembongkaran. Ia menegaskan, peran aktif masyarakat menjadi kunci utama untuk menjaga komitmen bersama.

“Kami minta warga ikut mengawal kesepakatan ini agar berjalan sesuai rencana,” ujar H. Muh Taufik.

Baca Juga :  Warga Ekas Buana Gelar Aksi, Soroti Dugaan Hubungan Sekdes dengan Perempuan hingga Hamil di Luar Nikah

Sebagai bentuk persetujuan, perwakilan masyarakat turut menandatangani dokumen kesepakatan penutupan permanen. Warga sekitar menyambut positif keputusan ini. Mereka mengaku lega dan bersyukur karena kawasan yang selama ini meresahkan kini kembali tertata.

“Saya bersyukur akhirnya warung di Pantai Lungkak ditutup. Ini demi kebaikan kita semua,” ungkap salah satu warga dengan perasaan lega.

Dengan berakhirnya aktivitas warung tersebut, masyarakat berharap pemerintah segera menata ulang kawasan Pantai Lungkak. Mereka ingin lingkungan itu kembali aman, tertib, dan nyaman bagi seluruh warga, terutama bagi mereka yang tinggal di perumahan nelayan. ***

Penulis : Najamudin Anaji

Follow WhatsApp Channel lombokini.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Tim Kemanusiaan Majlis Ta’lim Darunnajah Al-Irsyadi Mamben Kirim Bantuan Pakaian untuk Korban Gempa NTT
Yayasan Mutiara Cendekia dan LSM Garuda Indonesia Salurkan Santunan kepada 30 Warga Sekotong
Majelis Taklim Darunnajah Al-Irsyadi Mamben Salurkan 1 Ton Beras dan 100 Terpal untuk Korban Gempa Flores
Warga Ekas Buana Gelar Aksi, Soroti Dugaan Hubungan Sekdes dengan Perempuan hingga Hamil di Luar Nikah
Relawan Nusantara Salurkan ATK, PMT, dan Baby Kits untuk Penyintas Kebakaran Kampung Adat Sade
Wabup Lombok Timur Ingatkan Warga Tak Salahkan Kadus hingga Bupati soal Bansos
333 Siswa Korban Keracunan MBG di Lombok Tengah Pulang dari Puskesmas, BGN Hentikan SPPG
Pemkab Lombok Timur Daftarkan 4.000 Marbot dan Guru Ngaji sebagai Peserta BPJS Ketenagakerjaan

Berita Terkait

Selasa, 13 Oktober 2026 - 11:31 WITA

Tim Kemanusiaan Majlis Ta’lim Darunnajah Al-Irsyadi Mamben Kirim Bantuan Pakaian untuk Korban Gempa NTT

Jumat, 9 Oktober 2026 - 22:23 WITA

Yayasan Mutiara Cendekia dan LSM Garuda Indonesia Salurkan Santunan kepada 30 Warga Sekotong

Jumat, 9 Oktober 2026 - 13:48 WITA

Majelis Taklim Darunnajah Al-Irsyadi Mamben Salurkan 1 Ton Beras dan 100 Terpal untuk Korban Gempa Flores

Rabu, 23 September 2026 - 20:56 WITA

Warga Ekas Buana Gelar Aksi, Soroti Dugaan Hubungan Sekdes dengan Perempuan hingga Hamil di Luar Nikah

Jumat, 18 September 2026 - 19:22 WITA

Relawan Nusantara Salurkan ATK, PMT, dan Baby Kits untuk Penyintas Kebakaran Kampung Adat Sade

Berita Terbaru

Berita

Ulama Kharismatik NTB Tuan Guru Bagu Wafat di Usia 90 Tahun

Kamis, 15 Okt 2026 - 14:41 WITA