Lombok Timur Siap Gelar KEN ke-2 dan Festival Tenun Pringgasela 2025

Senin, 5 Mei 2025

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Lombok Timur Siap Gelar KEN ke-2 dan Festival Tenun Pringgasela Juli 2025. (Foto: Lombokini.com).

Lombok Timur Siap Gelar KEN ke-2 dan Festival Tenun Pringgasela Juli 2025. (Foto: Lombokini.com).

LOMBOKINI.com – Pemerintah Kabupaten Lombok Timur (Pemkab Lotim) mempersiapkan penyelenggaraan Kharisma Event Nusantara (KEN) ke-2 dan Alunan Budaya Desa Pringgasela ke-8 pada Juli 2025 mendatang.

Acara ini bertujuan mempromosikan tenun sasak sebagai warisan budaya nasional, dengan target partisipasi masyarakat yang lebih besar dari tahun sebelumnya.

Kain tenun Pringgasela.
Kain tenun tradisional Pringgasela. (Foto: Lombokini.com).

Kepala Dinas Pariwisata Lotim, Widayat, menegaskan kesiapan penyelenggaraan acara tersebut. “Kita siap gelar KEN ke-2 bulan Juli,” tegas Widayat di kantornya, Senin 5 Mei 2025.

Baca Juga :  DKP Lombok Timur Soroti Kesenjangan Akses Digital dan Kendala Subsidi BBM Nelayan Tradisional

Pihaknya berencana mengundang Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif untuk memeriahkan acara. Saat ini, mereka telah mempersiapkan segala kebutuhan agar kegiatan berjalan sukses.

“Kami ingin kegiatan ini benar-benar menyentuh semua lapisan masyarakat. Tahun lalu, antusiasme masyarakat sangat tinggi, dan kami berharap tahun ini lebih meriah lagi,” ujar Widayat.

Baca Juga :  Knalpot Brong dan Tanpa Helm Diburu, Satlantas Lotim Catat 1.009 Penindakan dalam Sebulan
Proses pembuatan kain tenun tradisional.
Proses pembuatan kain tenun tradisional.

Melalui KEN dan Alunan Budaya Desa Pringgasela, Pemkab Lotim berupaya mempromosikan kain tenun sasak sebagai warisan budaya nasional.

“Kami ingin mengangkat budaya Pringgasela dengan kearifan lokal tenun sasak ke tingkat nasional,” pungkasnya. ***

Follow WhatsApp Channel lombokini.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Menelisik Praktik Konservasi Inklusif Yayasan JARI di Wilayah Selat Alas
DKP Lombok Timur Soroti Kesenjangan Akses Digital dan Kendala Subsidi BBM Nelayan Tradisional
LKKS NTB Perkuat Kapasitas Penerima Manfaat Desa Berdaya di Pijot, Dorong Usaha Naik Kelas dan Keluar dari Kemiskinan Ekstrem
Guru Lauq Indonesia dan Repoq Literasi Luncurkan Program Belajar Aksara Sasak
Knalpot Brong dan Tanpa Helm Diburu, Satlantas Lotim Catat 1.009 Penindakan dalam Sebulan
AMAN Desak Perda Masyarakat Adat Lombok Timur Segera Diimplementasikan
Dekan FH Unram Tegaskan Komisaris BUMD Tak Boleh Berstatus Fungsionaris Partai
DPRD Lombok Timur Tetapkan APBD Perubahan 2026, Minta Pemda Percepat Realisasi

Berita Terkait

Minggu, 25 Oktober 2026 - 05:31 WITA

Menelisik Praktik Konservasi Inklusif Yayasan JARI di Wilayah Selat Alas

Kamis, 22 Oktober 2026 - 14:48 WITA

LKKS NTB Perkuat Kapasitas Penerima Manfaat Desa Berdaya di Pijot, Dorong Usaha Naik Kelas dan Keluar dari Kemiskinan Ekstrem

Kamis, 15 Oktober 2026 - 21:57 WITA

Guru Lauq Indonesia dan Repoq Literasi Luncurkan Program Belajar Aksara Sasak

Kamis, 15 Oktober 2026 - 18:53 WITA

Knalpot Brong dan Tanpa Helm Diburu, Satlantas Lotim Catat 1.009 Penindakan dalam Sebulan

Minggu, 11 Oktober 2026 - 13:19 WITA

AMAN Desak Perda Masyarakat Adat Lombok Timur Segera Diimplementasikan

Berita Terbaru

Ketua TP PKK Provinsi NTB Hj. Sinta Agathia M. Iqbal menyapa seorang anak dalam acara cegah stunting di Kantor Desa Pringgabaya Utara, Kecamatan Pringgabaya LombokTimur. (Foto: Lombokini.com)

Opini

Benarkan Stunting di Lotim Turun Empat Persen? 

Jumat, 23 Okt 2026 - 12:12 WITA