Presiden Prabowo Lantik Empat Menteri dan Wakil Menteri, Bentuk Kementerian Baru

Senin, 8 September 2025

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Prabowo Subianto memimpin upacara pelantikan empat menteri dan satu wakil menteri di Istana Negara,Jakarta, Senin 8 September 2025. (Foto: Lombokini.com).

Prabowo Subianto memimpin upacara pelantikan empat menteri dan satu wakil menteri di Istana Negara,Jakarta, Senin 8 September 2025. (Foto: Lombokini.com).

LOMBOKINI.com – Presiden RI Prabowo Subianto secara resmi melantik sejumlah pejabat baru dalam Kabinet Merah Putih. Ia mengangkat empat menteri dan satu wakil menteri dalam sebuah upacara di Istana Negara, Jakarta, pada Senin 8 September 2025.

Prabowo mendasarkan pengangkatan ini pada Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 86/P Tahun 2025.

Para pejabat yang dilantik tersebut adalah:

  1. Purbaya Yudhi Sadewa sebagai Menteri Keuangan;
  2. Mukhtarudin sebagai Menteri Pelindungan Pekerja Migran Indonesia/Kepala Badan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia;
  3. Ferry Joko Yuliantono sebagai Menteri Koperasi;
  4. Mochamad Irfan Yusuf sebagai Menteri Haji dan Umroh; dan
  5. Dahnil Anzar Simanjuntak sebagai Wakil Menteri Haji dan Umroh.
Baca Juga :  Presiden Prabowo Tegaskan Intelijen Awasi Musuh Negara, Bukan Intai Tokoh Nasional

Dalam acara tersebut, Presiden Prabowo mendiktekan naskah sumpah jabatan. Para menteri dan wakil menteri baru pun menjawab “Bersedia” secara serempak setelah mengucapkan janji setia kepada UUD 1945 dan berkomitmen menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab.

Pembentukan Kementerian Haji dan Umrah menjadi hal baru dalam kabinet. Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menjelaskan bahwa pembentukan kementerian ini berdasarkan pembahasan bersama DPR terkait RUU Haji. Pemerintah dan Presiden telah menyetujui pembentukannya sekaligus menandatangani keputusan pengangkatan menteri dan wakil menterinya.

Baca Juga :  Kapolri Jenderal Suyudi Menemui Dua Manatan Kapolri di Tengah Kasus Penyadapan

Acara pelantikan ini menghadirkan para pimpinan lembaga negara, menteri dan wakil menteri Kabinet Merah Putih, Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto, serta Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo. ***

Penulis : Tamrin

Editor : Najamudin Anaji

Follow WhatsApp Channel lombokini.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Besok, Ribuan Massa Gelar Aksi di Al-Azhar: Desak Pemerintah Jalankan Putusan MK-MA
Hasto Sebut Wacana Pemakzulan Gibran Menguat Usai Isu Penyadapan
Mantan Wakapolri Oegroseno Sebut Ada Jenderal Lain Terlibat Penyadapan Presiden Prabowo
Anas Dorong DPR Bentuk Pansus Audit Praktik Penyadapan
PB HMI Kecam Penyadapan Presiden, Dorong DPR Bentuk UU Anti Spionase
Kapolri Jenderal Suyudi Menemui Dua Manatan Kapolri di Tengah Kasus Penyadapan
Prabowo-Jokowi di Ambang Perpisahan Politik? Skandal Penyadapan hingga Sidang Ijazah Jadi Sorotan
Presiden Prabowo Tegaskan Intelijen Awasi Musuh Negara, Bukan Intai Tokoh Nasional

Berita Terkait

Sabtu, 7 November 2026 - 22:56 WITA

Besok, Ribuan Massa Gelar Aksi di Al-Azhar: Desak Pemerintah Jalankan Putusan MK-MA

Sabtu, 7 November 2026 - 22:32 WITA

Hasto Sebut Wacana Pemakzulan Gibran Menguat Usai Isu Penyadapan

Sabtu, 7 November 2026 - 21:42 WITA

Mantan Wakapolri Oegroseno Sebut Ada Jenderal Lain Terlibat Penyadapan Presiden Prabowo

Sabtu, 7 November 2026 - 19:33 WITA

Anas Dorong DPR Bentuk Pansus Audit Praktik Penyadapan

Sabtu, 7 November 2026 - 18:38 WITA

PB HMI Kecam Penyadapan Presiden, Dorong DPR Bentuk UU Anti Spionase

Berita Terbaru

Ketua Umum DPP PKN Anas Urbaningrum. (Foto: Lombokini.com/Tamrin)

Nasional

Anas Dorong DPR Bentuk Pansus Audit Praktik Penyadapan

Sabtu, 7 Nov 2026 - 19:33 WITA