Bulog Sukamulia Salurkan Bantuan Pangan, Kepala Desa Sukamulia Timur Imbau Jangan Dijual

Jumat, 5 Juli 2024

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Korcam PT. JPL Bulog Sukamulia L. Dian Waliyullah bersama Kepala Desa Sukamulia Timur, Zaenul Wardi. (Sumber: www.lombokini.com)

Korcam PT. JPL Bulog Sukamulia L. Dian Waliyullah bersama Kepala Desa Sukamulia Timur, Zaenul Wardi. (Sumber: www.lombokini.com)

LOMBOKINI.com – Sebanyak 2.958 penerima Program Bantuan Pangan (PBP) di Kecamatan Sukamulia menerima bantuan beras masing-masing kepala keluarga 10 Kg. Sebanyak 9 desa di Kecamatan Sukamulia.

Bantuan cadangan beras pemerintah tersebut, merupakan penyaluran tahap 2 tahun 2024, untuk alokasi bulan Juli.

Korcam PT. JPL Bulog Sukamulia L. Dian Waliyullah menyampaikan, Bantuan Pangan Cadangan Beras Pemerintah (BAPANG CPB) tahap 2 tahun 2024, disalurkan sejak kemarin, (4/7/2024). Sebelumnya, tahap 1 bulan Januari sampai dengan Maret 2024.

“Penyaluran bantuan ini berjalan lancar atas kerjasama dari semua pihak,”kata Dian, usai menyalurkan bantuan di Desa Sukamulia Timur, Jumat, 5 Juli 2024.

Tak lupa ia menyampikan apresiasi atas pengawalan dan pengamanan dalam penyaluran beras dari pihak Polsek Sukamulia. Dan termasuk juga Camat, Kepala Desa dan para kader.

Baca Juga :  Pemerintah Saling Tuding Soal Carut-Marut Data Desil, Masyarakat Harus ke Mana?

“Kami mewakili PT. JPL BULOG Nusa Tenggara Barat menyampaikan apresiasi dan berterima kasih atas pengawalan dan pengamanan penyaluran bantuan ini,”ujar Dian.

Kepala Desa Sukamulia Timur, Zaenul Wardi mengungkap, sebanyak 711 penerima bantuan cadangan beras dari pemerintah ini. Tersebar di 7 Dusun, diantaranya Montong Ancak, Lendang Batu, Karang Anyar, Gereneng Mulia, Dasan Tiga, Bagek Endep, Mulia Jati.

“Dengan penyaluran tahap dua ini, diharapkan dapat membantu memenuhi dan mengurangi beban pengeluaran masyarakat penerima manfaat,”harap Zaenul.

Baca Juga :  Bapenda Lotim Kejar PAD Rp 600 M, Target 100 Persen Akhir Tahun

Ia menghimbau masyarakat penerima bantuan beras 10 kg ini, bahwa bantuan pangan ini untuk kebutuhan konsumsi dan tidak untuk dijual.

“Ini jangan sampai dijual, ini untuk dikonsumsi. Jangan sampai setelah menerima langsung dijual,” imbau dia.

Untuk diketahui. Kecamatan Sukamulia mendapatkan alokasi 2.958 PBP. Adapun alokasi Penerima di masing-masing Desa yaitu Desa Dasan Lekong sebanyak 662 PBP, Desa Jantuk 45 PBP, Desa Nyiur Tebel 219 PBP, Desa Padamara 444 PBP.

Sementara Desa Paok Pampang 194 PBP, Desa Setanggor 176 PBP, Desa Setanggor Selatan 179 PBP. Desa Sukamulia 329 PBP, Desa Sukamulia Timur 711 PBP. (lk)

Penulis : Ong

Editor : Redaksi

Follow WhatsApp Channel lombokini.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

DPRD Lombok Timur Tetapkan APBD Perubahan 2026, Minta Pemda Percepat Realisasi
UAS Paparkan Tujuh Pelajaran dari Maulana Syaikh TGKH Muhammad Zainuddin Abdul Madjid
Wabup Lombok Timur Ingatkan Warga Tak Salahkan Kadus hingga Bupati soal Bansos
DPRD Lotim Sesalkan Pemkab: Pungut Retribusi, Lalai Rawat Pasar
Pemkab Lotim Alokasikan Tambahan APBD 2026 untuk Infrastruktur dan Kesehatan
Bapenda Lotim Kejar PAD Rp 600 M, Target 100 Persen Akhir Tahun
Pemerintah Saling Tuding Soal Carut-Marut Data Desil, Masyarakat Harus ke Mana?
Pemkab Lombok Timur Petakan Kebutuhan ASN, Ribuan Tenaga Honorer Masuk Usulan

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Rabu, 30 September 2026 - 20:30 WITA

DPRD Lombok Timur Tetapkan APBD Perubahan 2026, Minta Pemda Percepat Realisasi

Minggu, 13 September 2026 - 14:43 WITA

UAS Paparkan Tujuh Pelajaran dari Maulana Syaikh TGKH Muhammad Zainuddin Abdul Madjid

Jumat, 11 September 2026 - 22:05 WITA

Wabup Lombok Timur Ingatkan Warga Tak Salahkan Kadus hingga Bupati soal Bansos

Rabu, 9 September 2026 - 18:38 WITA

DPRD Lotim Sesalkan Pemkab: Pungut Retribusi, Lalai Rawat Pasar

Rabu, 9 September 2026 - 14:14 WITA

Pemkab Lotim Alokasikan Tambahan APBD 2026 untuk Infrastruktur dan Kesehatan

Berita Terbaru

Dokter Umum RSUD Soedjono Selong, Dr Ario menjelaskan tentang Influenza A yang marak diperbincangkan saat ini.

Kesehatan

Influenza A, Berbahaya, kah? Begini Penjelasan Dokter Ario

Selasa, 6 Okt 2026 - 19:51 WITA

Calon Ketua Umum BPD ABUJAPI NTB, Syamsuddin, S.Sos, S.H, M.H., atau Bung Syam.  (Foto: Lombokini.com).

Berita

Bung Syam Siap Majukan ABUJAPI NTB secara Profesional

Senin, 5 Okt 2026 - 22:00 WITA

Warga rentan, petani, dan pelaku usaha kecil menanggung beban kenaikan PKB dan PBBKB melalui Perda NTB No. 3/2026. (Foto: Lombokini.com)

Opini

Gubernur Visioner atau Sekadar Penagih Pajak?

Senin, 5 Okt 2026 - 19:09 WITA