Setia di Partai Gerindra, Ali Imron Bafadal Berpeluang PAW DPR RI Gantikan Almarhum HBK

Kamis, 19 Oktober 2023

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Ali Imron Bafadal, calon PAW DPR RI pengganti Almarhum HBK sekaligus Caleg DPR RI dapil Pulau Lombok. (istimewa)

Ali Imron Bafadal, calon PAW DPR RI pengganti Almarhum HBK sekaligus Caleg DPR RI dapil Pulau Lombok. (istimewa)

LOMBOKINI.com – Kepulangan Bambang Kristiono (HBK), seorang legislator dari daerah pemilihan Pulau Lombok, telah meninggalkan duka yang mendalam bagi keluarga, rekan-rekan sejawat, dan masyarakat, terutama di lingkaran Partai Gerindra.

HBK, yang juga menjabat sebagai Ketua Dewan Eksekutif Badan Pengawas dan Disiplin DPP Partai Gerindra, meninggal dunia di Makassar, Sulawesi Selatan, pada Kamis (20 Juli 2023).

“Kepulangan senior kami, HBK, merupakan kehilangan besar bagi kami di Partai Gerindra. Bagaimanapun, dia adalah pemenang yang telah membawa Partai Gerindra meraih kemenangan di NTB,” ungkap Ali Imron Bafadal kepada media ini pada Rabu, (8/10/2023).

Dengan berakhirnya masa jabatan HBK sebagai Anggota DPR RI, DPP Partai Gerindra akan menjalankan proses Pergantian Antar Waktu (PAW) untuk mengisi kursi anggota DPR RI dari daerah pemilihan NTB.

Berpotensi untuk mengisi jabatan PAW ini, yakni Ali Imron Bafadal. Meskipun ia nomor urut empat suara terbanyak pada Pemilihan Legislatif (Pileg) 2019 lalu.

Sebab, urutan suara terbanyak kedua di bawah Almarhum HBK adalah Wilgo dan ketiga adalah Buntaran, tidak lagi di tubuh Partai Gerindra.

Baca Juga :  Dekan FH Unram Tegaskan Komisaris BUMD Tak Boleh Berstatus Fungsionaris Partai

Wilgo diangkat sebagai Direktur PT PAL, sementara Buntaran memilih untuk keluar dari Partai Gerindra dan mencalonkan diri melalui Partai Amanat Nasional (PAN).

Dari segi hukum, menurut Ali Imron Bafadal, baik Wilgo maupun Buntaran tidak dapat diangkat sebagai PAW untuk menggantikan Almarhum HBK.

Calon PAW yang diharapkan menggantikan Almarhum HBK adalah Caleg dengan suara terbanyak pada tahun 2019 yang masih menjadi anggota Partai Gerindra saat ini.

“Kebetulan, saya adalah Caleg dengan suara terbanyak, nomor urut empat. Peluang ini yang diberikan partai kepada saya sebagai calon pengganti HBK. Kalau calon luar partai, dong hilang suara partai nanti,” katanya.

Ali juga dengan rendah hati menyatakan bahwa dia tidak ingin mendahulukan kehendak Tuhan dalam kepastiannya sebagai PAW, dan dia akan mengikuti kebijakan dari DPP Partai Gerindra.

Meskipun jika dia tidak dipilih sebagai PAW menggantikan Almarhum HBK, Ali tetap berkomitmen untuk terus berjuang demi keberhasilan Partai Gerindra di NTB dan mendukung Prabowo Subianto, Ketua Umum Partai Gerindra, sebagai Presiden.

Baca Juga :  Rachmat Pastikan PDI Perjuangan Berhentikan Musyafirin dari Keanggotaan

“Saya tidak ingin melampaui kehendak Tuhan. Jika partai memutuskan saya sebagai PAW, saya akan menerima. Saya akan berjuang untuk memenangkan Partai di NTB dan untuk Pak Prabowo sebagai presiden,” kata Ali dengan semangat.

Menurutnya, NTB adalah lumbung suara bagi Partai Gerindra, seperti yang terbukti pada Pemilu 2019. “Ini adalah hal yang harus kita pertahankan dan tingkatkan,” jelas Ali.

Pada Pemilu Legislatif 2024 mendatang, Ali bertekad untuk bersaing merebut kursi DPR RI di Senayan. Dia mendapat dukungan penuh dari relawan-relawan lama yang tetap setia bersamanya, karena salah seorang kader Partai Gerindra asli Putra Daerah.

“Rekan-rekan perjuangan kita yang setia mendukung. Mereka ingin melihat wakil asli putra daerah melalui Partai Gerindra duduk di Senayan,” kata Ali.

Menurut Ali, masyarakat di Pulau Lombok telah cerdas dan menginginkan perwakilan daerah mereka duduk di Senayan, terlepas dari partai mana mereka berasal.

“Mudah-mudahan semua partai memiliki calon asli daerah di Senayan, sehingga aspirasi masyarakat dapat lebih diperhatikan,” tambah Ali.***

Penulis : Redaksi

Editor : Redaksi

Follow WhatsApp Channel lombokini.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Dekan FH Unram Tegaskan Komisaris BUMD Tak Boleh Berstatus Fungsionaris Partai
Rachmat Pastikan PDI Perjuangan Berhentikan Musyafirin dari Keanggotaan
DPRD Lotim Sesalkan Pemkab: Pungut Retribusi, Lalai Rawat Pasar
Pemkab Lotim Alokasikan Tambahan APBD 2026 untuk Infrastruktur dan Kesehatan
Mahfud Yakin Prabowo Maju Lagi dan Menang di Pilpres 2029
TGB: Elan Vital Bangsa Hidup Jika Mahasiswa Terus Bersuara
Kejanggalan Pengelolaan APBD NTB 2025, Empat Anggota DPRD Desak BPK Gelar Audit Investigatif
Haerul Warisin Tegaskan Jangan Seret Gerindra ke Kasus LAZ

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Jumat, 2 Oktober 2026 - 19:42 WITA

Dekan FH Unram Tegaskan Komisaris BUMD Tak Boleh Berstatus Fungsionaris Partai

Kamis, 1 Oktober 2026 - 17:50 WITA

Rachmat Pastikan PDI Perjuangan Berhentikan Musyafirin dari Keanggotaan

Rabu, 9 September 2026 - 18:38 WITA

DPRD Lotim Sesalkan Pemkab: Pungut Retribusi, Lalai Rawat Pasar

Rabu, 9 September 2026 - 14:14 WITA

Pemkab Lotim Alokasikan Tambahan APBD 2026 untuk Infrastruktur dan Kesehatan

Kamis, 3 September 2026 - 21:31 WITA

Mahfud Yakin Prabowo Maju Lagi dan Menang di Pilpres 2029

Berita Terbaru

Calon Ketua Umum BPD ABUJAPI NTB, Syamsuddin, S.Sos, S.H, M.H., atau Bung Syam.  (Foto: Lombokini.com).

Berita

Bung Syam Siap Majukan ABUJAPI NTB secara Profesional

Senin, 5 Okt 2026 - 22:00 WITA

Warga rentan, petani, dan pelaku usaha kecil menanggung beban kenaikan PKB dan PBBKB melalui Perda NTB No. 3/2026. (Foto: Lombokini.com)

Opini

Gubernur Visioner atau Sekadar Penagih Pajak?

Senin, 5 Okt 2026 - 19:09 WITA

Pembalap dan kru MotoGP Indonesia 2026 tiba di Bandara Internasional Zainuddin Abdul Madjid, Lombok, Senin (5/10/2026). (Foto: Lombokini.com)

Olahraga

MotoGP Indonesia 2026: Pebalap dan Kru Mulai Tiba di Lombok

Senin, 5 Okt 2026 - 15:35 WITA