Demo di Kantor Bupati Lotim Bentrok, Dua Pengunjuk Rasa Terluka

Kamis, 22 Januari 2026 - 15:17 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Salah seorang Pengunjuk Rasa Terluka dan dilarikan ke Rumah Sakit, Kamis 22 Januari 2026. (Foto: Lombokini.com).

Salah seorang Pengunjuk Rasa Terluka dan dilarikan ke Rumah Sakit, Kamis 22 Januari 2026. (Foto: Lombokini.com).

LOMBOKINI.com – Ratusan massa dari Koalisi Rakyat at Lombok Timur mendatangi Kantor Bupati setempat, Kamis 22 Januari 2026. Mereka berencana berdialog langsung dengan Bupati Lombok Timur, Haerul Warisin, untuk menyampaikan tuntutan.

Aksi yang awalnya berlangsung tertib itu kemudian berubah ricuh di halaman kantor. Aparat keamanan justru terlibat bentrok dengan massa yang sedang duduk menunggu.

Insiden tersebut mengakibatkan dua orang pengunjuk rasa luka-luka di bagian wajah. Kedua korban pun langsung menjalani perawatan di IGD RSUD dr. R. Soedjono Selong.

Baca Juga :  Kapolri Beri Pin Emas ke Gubernur NTB dan Bupati Lotim atas Dukungan Swasembada Bawang Putih

Salah seorang korban, Bima Tian, menceritakan kronologi kericuhan. “Kami sudah duduk. Kami bahkan meminta aparat ikut duduk agar suasana kondusif. Tapi mereka menolak. Lalu, ketika kami berdiri kembali, tanpa peringatan mereka langsung menyerang dan memukul mundur kami,” ujarnya.

Ia menegaskan kericuhan terjadi bukan karena provokasi massa. Sebaliknya, ia menyebut aparatlah yang dinilai tidak menunjukkan itikad untuk meredakan situasi.

Aksi ini merupakan bentuk protes terhadap dugaan tindakan arogan oknum aparat kepolisian, Satpol PP, dan preman yang diduga disuruh Bupati. Pemicunya adalah peristiwa yang diduga menimpa seorang mahasiswa di Kantor Bupati Lombok Timur pada Selasa 20 Januri 2026.

Baca Juga :  HMPS SI FT Unham Gelar Seminar Pangan Hadirkan Sekda Lotim

Selama aksi, massa membawa spanduk dan menyampaikan orasi secara bergantian. Mereka menilai insiden sebelumnya telah mencederai prinsip demokrasi dan kebebasan menyampaikan pendapat.

Untuk itu, Koalisi Rakyat Lombok Timur mendesak evaluasi menyeluruh terhadap pemerintahan Iron-Edwin dan aparat yang terlibat. Mereka juga menuntut pertanggungjawaban Kapolres Lombok Timur. ***

Editor : Najamudin Anaji

Berita Terkait

Kebakaran Menghanguskan Asrama Santri Ponpes NW Anjani, Tidak Ada Korban Jiwa
Material Jerami dan Bambu Picu Api Cepat Lalap Rumah Adat Sade
Api Melalap Desa Wisata Adat Sade
HMPS SI FT Unham Gelar Seminar Pangan Hadirkan Sekda Lotim
Temui Massa Aksi, Wabup Pastikan Jalan Kalijaga Timur Diperbaiki Lewat APBD Perubahan 2026
Pemkab Lotim dan PT Energi Selaparang Tandai Batas 25 Hektare Wisata Joben
Polres Lombok Timur Rotasi Sejumlah Pejabat Utama dan Kapolsek
Ratusan Warga Kalijaga Timur dan Mahasiswa Kepung Kantor Bupati Lotim, Tuntut Perbaikan Jalan Rusak Akibat Truk Galian C

Berita Terkait

Minggu, 23 Agustus 2026 - 21:30 WITA

Kebakaran Menghanguskan Asrama Santri Ponpes NW Anjani, Tidak Ada Korban Jiwa

Minggu, 23 Agustus 2026 - 19:12 WITA

120 Bangunan di Desa Adat Sade Hangus Terbakar, DPR RI Siapkan Revitalisasi

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 23:34 WITA

Api Melalap Desa Wisata Adat Sade

Kamis, 20 Agustus 2026 - 14:19 WITA

Ratusan Warga Kalijaga Timur dan Mahasiswa Kepung Kantor Bupati Lotim, Tuntut Perbaikan Jalan Rusak Akibat Truk Galian C

Minggu, 16 Agustus 2026 - 19:33 WITA

Warga Kalijaga Timur Blokir Jalan, Protes Janji Perbaikan yang Diingkari Pemerintah

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 21:15 WITA

Update Gempa NTT: 47 Orang Meninggal dan 346 Rumah Rusak, BNPB Kirim 50 Ribu Paket Bantuan

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 19:06 WITA

Korban Meninggal Gempa NTT Bertambah Jadi 38 Jiwa, 2.000 Warga Mengungsi

Rabu, 12 Agustus 2026 - 13:36 WITA

Tim SAR Evakuasi 106 Penumpang KMP Putri Yasmin

Berita Terbaru

Kebudayaan di Nusa Tenggara Barat . (Foto: Lombokini.com).

Opini

Bermasalah: Roadmap Kebudayaan NTB 2027-2047

Minggu, 23 Agu 2026 - 17:15 WITA

Okky Afriwan, SE, MBA: Dosen Fakultas Ilmu Komputer dan Kecerdasan Artifisial Universitas Teknologi Mataram (Foto: Istimewa)

Opini

Resensi Buku ‘Kebijakan Ekonomi Publik’

Minggu, 23 Agu 2026 - 11:55 WITA

CERPEN Yuspianal Imtihan: Pertanyaan Seputar Cerpen

Sastra

CERPEN Yuspianal Imtihan: Pertanyaan Seputar Cerpen

Minggu, 23 Agu 2026 - 08:00 WITA