Pengawas TPS di Sukamulia Mendapat Bimtek Perkuat Pengawasan

Selasa, 6 Februari 2024

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Berlangsungnya Bimtek penguatan pengawasan TPS di Aula Kantor Desa Stanggor. (Sumber poto: ong).

Berlangsungnya Bimtek penguatan pengawasan TPS di Aula Kantor Desa Stanggor. (Sumber poto: ong).

LOMBOKINI.com – Sebanyak 109 Pengawas TPS Kecamatan Sukamulia Kabupaten Lombok Timur, mendapat Bimbingan Teknis (Bimtek) pada Selasa 6 Februari 2024.

Bimtek yang berlangsung di Aula Kantor Desa Setanggor ini, bertujuan untuk memaksimalkan tugas pengawasan yang akan dilaksanakan para pengawas TPS pada Pemilihan Umum (Pemilu) serentak 2024 yang tinggal 7 hari kedepan.

Ketua pengawas Kecamatan (Panwascam) Sukamulia Abdul Gafur Ramdhoni mengatakan, pelaksanaan Bimtek ini bertujuan untuk menguatkan pengawasan pemungutan dan penghitungan suara di Kecamatan Sukamulia.

Baca Juga :  Gema Akhmad Muzakir Bersilaturahmi dengan SBY dan Petinggi Demokrat

Gafur menegaskan pengawas TPS harus bekerja secara profesional, steril dan tidak terlibat dalam politik praktis seperti mendukung atau memfasilitasi peserta Pemilu.

“Pengawas TPS itu ujung tombak. Kita harapkan mampu bekerja secara profesional untuk memastikan penyelenggaraan Pemilu berjalan demokratis,”kata Gafur.

Melihat potensi kerawanan perlu menjadi perhatian sambung dia, seperti pemilih DPT yang tidak memenuhi syarat seperti meninggal dunia, alih status TNI/Polri.

Baca Juga :  PDIP NTB Bulat Pecat Musyafirin, Polemik Komisaris Bank NTB Berujung Sanksi

Kedua, terdapat pemilih tambahan (DPTB). kemudian terdapat potensi pemilih memenuhi syarat namun tidak terdaftar di DPT (DPK).

Kemudian yang terakhir, terdapat KPPS yang merupakan pemilih di luar domisili TPS tempatnya bertugas.

“Potensi ini yang perlu kita atensi agar mereka ikut memilih,”ujar Gafur.

Gafur menambahkan, menjadi atensi juga yaitu tempat TPS dekat dengan rumah tim pemenangan peserta Pemilu. (Ong)

Penulis : Ong

Editor : Redaksi

Follow WhatsApp Channel lombokini.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

PDIP NTB Bulat Pecat Musyafirin, Polemik Komisaris Bank NTB Berujung Sanksi
Gema Akhmad Muzakir Bersilaturahmi dengan SBY dan Petinggi Demokrat
Dekan FH Unram Tegaskan Komisaris BUMD Tak Boleh Berstatus Fungsionaris Partai
Rachmat Pastikan PDI Perjuangan Berhentikan Musyafirin dari Keanggotaan
DPRD Lotim Sesalkan Pemkab: Pungut Retribusi, Lalai Rawat Pasar
Pemkab Lotim Alokasikan Tambahan APBD 2026 untuk Infrastruktur dan Kesehatan
Mahfud Yakin Prabowo Maju Lagi dan Menang di Pilpres 2029
TGB: Elan Vital Bangsa Hidup Jika Mahasiswa Terus Bersuara

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 18:17 WITA

PDIP NTB Bulat Pecat Musyafirin, Polemik Komisaris Bank NTB Berujung Sanksi

Rabu, 14 Oktober 2026 - 23:14 WITA

Gema Akhmad Muzakir Bersilaturahmi dengan SBY dan Petinggi Demokrat

Jumat, 2 Oktober 2026 - 19:42 WITA

Dekan FH Unram Tegaskan Komisaris BUMD Tak Boleh Berstatus Fungsionaris Partai

Kamis, 1 Oktober 2026 - 17:50 WITA

Rachmat Pastikan PDI Perjuangan Berhentikan Musyafirin dari Keanggotaan

Rabu, 9 September 2026 - 18:38 WITA

DPRD Lotim Sesalkan Pemkab: Pungut Retribusi, Lalai Rawat Pasar

Berita Terbaru

Dr. Maharani, peneliti Lombok Research Center (LRC), memaparkan materi tentang penguatan kapasitas pemerintah desa dalam mitigasi dan adaptasi perubahan iklim di Seco Cafe, PTC Pancor, Lombok Timur, Selasa (20/10/2026). (Foto: Lombokini.com)

Opini

Ketika Suhu Naik, Orang Miskin Membayar Harga Termahal

Rabu, 21 Okt 2026 - 08:44 WITA