Investasi di Lotim Mencapai Rp 12 Triliun, Namun Realisasi Hanya Rp 659 Miliar

Selasa, 2 April 2024 - 18:53 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala Dinas Penanaman Modal dan Perizinan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Lotim, Husnul Basri. (dok:lombokini.com)

Kepala Dinas Penanaman Modal dan Perizinan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Lotim, Husnul Basri. (dok:lombokini.com)

LOMBOKINI.com Nilai perencanaan investasi yang terdaftar dalam Online Single Submission (OSS) mencapai angka fantastis, mencapai kisaran Rp 11-12 triliun. Namun, data realisasi investasi yang dilaporkan per triwulan ke tiga tahun 2023 hanya menunjukkan angka sebesar Rp 659 miliar.

Kepala Dinas Penanaman Modal dan Perizinan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Lombok Timur (Lotim), Husnul Basri, mengungkapkan bahwa perbedaan signifikan antara nilai perencanaan dan realisasi investasi ini disebabkan oleh banyaknya investor atau pelaku usaha yang tidak melaporkan.

Baca Juga :  20 Persen Dana BOSP 2026 Boleh untuk Gaji Honorer, Lombok Timur Segera Terapkan

Menurut Basri, hanya investasi dengan nilai di atas Rp 1 miliar yang wajib melaporkan kegiatan usahanya. Namun, masih banyak yang tidak mematuhi kewajiban tersebut. Alasan lainnya mungkin karena perencanaan usaha belum terlaksana meskipun sudah direncanakan sebelumnya.

Sementara memasuki tahun 2024, terlihat bahwa kondisi perekonomian masyarakat di Lotim menunjukkan peningkatan yang cukup baik.

Pertumbuhan ekonomi pun mengalami perkembangan positif, menandakan adanya peningkatan investasi yang berkelanjutan.

Baca Juga :  Buka TC MTQ XXXI, Wabup Lotim Ingatkan Faktor Nonteknis

Pertumbuhan ekonomi ini juga tercermin dari perkembangan usaha kecil dan menengah di Lotim, yang menunjukkan peluang kerja yang semakin meningkat.

Namun, sebagian besar usaha kecil di Kabupaten Lotim tidak wajib melaporkan investasinya karena modalnya di bawah Rp 2 miliar.

Dengan demikian, tidak semua nilai investasi dapat dimasukkan ke dalam catatan laporan realisasi investasi, meskipun terjadi pertumbuhan ekonomi yang signifikan. ***

Penulis : Ong

Editor : Redaksi

Berita Terkait

Kabut Tebal Tunda Evakuasi Helikopter Pendaki Malaysia Cedera Tulang Belakang di Rinjani
Sekda Lotim Saksikan Bule Swiss Ucap Syahadat di Penutupan TC MTQ XXXI 2026
Pusat Keluarkan Bantuan Revitalisasi Sekolah untuk Lombok Timur Usulan DPR dan DPD, Kadis Dikbud Lotim Ungkapkan Hal Ini
Kendalikan Harga Jelang Iduladha, Pemkab Lombok Timur Gelar Pasar Murah dan Sidak
Danrem 162 dan Bupati Lombok Timur Tutup TMMD ke-128
Buka TC MTQ XXXI, Wabup Lotim Ingatkan Faktor Nonteknis
Harkitnas ke-118, Sekda Lotim Bacakan Amanat Menkomdigi
Haerul Warisin Tekankan Legalitas Lahan demi Pastikan Tanah Ulayat Tercatat dengan Baik

Berita Terkait

Minggu, 24 Mei 2026 - 17:37 WITA

Kakorlantas Tegaskan Transformasi Penegakan Hukum Lalu Lintas Berbasis ETLE 95 Persen

Minggu, 24 Mei 2026 - 12:50 WITA

Kemendikdasmen Tegaskan Guru Non-ASN Tetap Boleh Mengajar di Sekolah Negeri

Kamis, 21 Mei 2026 - 16:35 WITA

SMSI dan ABPEDNAS Jajaki Kolaborasi Nasional Perkuat Tata Kelola Desa

Selasa, 19 Mei 2026 - 18:53 WITA

Cadangan Beras RI Tembus Rekor 5,37 Juta Ton, Wamentan: Tertinggi dalam Sejarah

Minggu, 17 Mei 2026 - 14:01 WITA

Mulai 2027, Bahasa Inggris Menjadi Mata Pelajaran Wajib Bagi Siswa SD

Senin, 4 Mei 2026 - 23:30 WITA

Zulhas: Koperasi Merah Putih Menjadi Offtaker, Agen Pupuk Bersubsidi dan Penyalur Gas 3 Kg

Jumat, 1 Mei 2026 - 19:12 WITA

Prabowo Keluarkan Keppres Satgas PHK untuk Lindungi Buruh

Jumat, 1 Mei 2026 - 15:31 WITA

Prabowo Buka Baju dan Peluk Buruh Usai Pidato May Day di Monas

Berita Terbaru