Dua Kader Posyandu Lotim Siap Rebut Juara di Tingkat Nasional

Jumat, 10 November 2023

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Shalatiyah (tengah samping kiri) dan Hemi Widiastuti (tengah samping kanan) bersama Kepala Bidang Bina Kesehatan Masyarakat, Hj Nur Hidayati dan stafnya. (foto: ong) 

Shalatiyah (tengah samping kiri) dan Hemi Widiastuti (tengah samping kanan) bersama Kepala Bidang Bina Kesehatan Masyarakat, Hj Nur Hidayati dan stafnya. (foto: ong) 

LOMBOKINI.com – Dinas Kesehatan Lombok Timur (Dikes Lotim), menggelar apel pelepas dua Kader Posyandu terbaik, sebagai peserta jambore kader tingkat nasional tahun 2023 di Jakarta. Mereka akan bersaing untuk meraih gelar juara kader berprestasi.

Kedua kader tersebut, Shalatiyah dan Hemi Widiastuti. Shalatiyah dari Posyandu Serumpun Bambu, Labuan Lombok, mewakili NTB, sementara Hemi Widiastuti dari Posyandu Muhajirin Lingkungan Dasan Erot, Kelurahan Kembang Sari, Kecamatan Selong, mewakili Kabupaten Lotim.

Menurut Kepala Bidang Bina Kesehatan Masyarakat, Dikes Lotim, Hj Nur Hidayati, pemilihan kedua kader ini bukan kebetulan. Mereka telah lama berdedikasi dalam pekerjaan mereka.

Baca Juga :  333 Siswa Korban Keracunan MBG di Lombok Tengah Pulang dari Puskesmas, BGN Hentikan SPPG

“Istikomahnya kedua kader ini, membuat mereka berada di terdepan di antara teman-teman mereka dan menginspirasi para kader lainnya,” ujar Hj Nur, usai apel pelepasan di Halaman Kantor Dikes Lotim, Kamis, 9 November 2023.

Pemilihan kader terbaik didasarkan pada pengabdian dan prestasi mereka dalam Posyandu, dengan pendekatan edukasi melalui bioskop sebagai salah satu media utama.

Tujuan utamanya adalah menggugah minat remaja terhadap program pemerintah dan mendorong mereka untuk berperan aktif dalam masyarakat.

Selain itu, mereka juga mengedukasi tentang isu-isu penting seperti perkawinan dini, narkoba, dan program-program lainnya melalui film-film edukasi yang disiapkan.

Shalatiyah menampilkan filem layaknya bioskop ini, menjadi tempat untuk membangun kebersamaan dan kegiatan-kegiatan positif bagi masyarakat, termasuk penggunaan motor patroli untuk kunjungan ke rumah-rumah.

Baca Juga :  RSUD Selong Terapkan Mobile JKN untuk Antrean Poli Mulai 1 Oktober 2026

“Program-program inila mengatarnya untuk bersaing merebutkan juara kader berprestasi tingkat Nasional,” ujar Hj Nur.

Selanjutnya, Ibu Hemi, seorang kader lama, telah berdedikasi untuk mengadvokasi program-program kesehatan di kelurahannya, dengan inisiatif seperti gerakan donasi Rp1.000 untuk mendukung Posyandu.

Prestasi kader seperti Shalatiyah dan Hemi Widiastuti memberikan semangat bagi kader-kader lain di Lotim, dan berperan sebagai pembicara pemerintah dalam bidang kesehatan.

“Semoga mereka terus memberikan inspirasi dan dedikasi untuk masyarakat,” imbuhnya.***

Follow WhatsApp Channel lombokini.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

RSUD Selong Terapkan Mobile JKN untuk Antrean Poli Mulai 1 Oktober 2026
333 Siswa Korban Keracunan MBG di Lombok Tengah Pulang dari Puskesmas, BGN Hentikan SPPG
Mahasiswa KKN ITSKes Muhammadiyah Selong Gelar Sosialisasi dan Pemberian Makanan Tambahan bagi 55 Balita Stunting
Seleksi Nakes Teladan Tingkat Provinsi NTB 2026, Lombok Timur Usung Tiga Inovasi Unggulan
Kejar Target UHC, Pemda Lotim Dorong Kepesertaan BPJS Kesehatan Segmen Pekerja
Bupati Lombok Timur Resmikan Medica Clinic Sembalun, Layani Wisatawan dan Masyarakat
Cek Gula Darah hingga Kolesterol, Dinkes Lotim Buka Layanan Gratis bagi Pengunjung Festival Muharram
Ormas Keris Sasak Protes Dokter Tak Ramah dan Minta Layanan Setara di RSUD Selong

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Rabu, 30 September 2026 - 15:19 WITA

RSUD Selong Terapkan Mobile JKN untuk Antrean Poli Mulai 1 Oktober 2026

Jumat, 11 September 2026 - 21:38 WITA

333 Siswa Korban Keracunan MBG di Lombok Tengah Pulang dari Puskesmas, BGN Hentikan SPPG

Selasa, 18 Agustus 2026 - 19:55 WITA

Mahasiswa KKN ITSKes Muhammadiyah Selong Gelar Sosialisasi dan Pemberian Makanan Tambahan bagi 55 Balita Stunting

Selasa, 30 Juni 2026 - 19:46 WITA

Seleksi Nakes Teladan Tingkat Provinsi NTB 2026, Lombok Timur Usung Tiga Inovasi Unggulan

Selasa, 23 Juni 2026 - 12:05 WITA

Kejar Target UHC, Pemda Lotim Dorong Kepesertaan BPJS Kesehatan Segmen Pekerja

Berita Terbaru

Warga rentan, petani, dan pelaku usaha kecil menanggung beban kenaikan PKB dan PBBKB melalui Perda NTB No. 3/2026. (Foto: Lombokini.com)

Opini

Gubernur Visioner atau Sekadar Penagih Pajak?

Senin, 5 Okt 2026 - 19:09 WITA