DP3AKB Lombok Timur Distribusikan Bansos Stunting ke Ibu Hamil dan Balita

Kamis, 1 Agustus 2024

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala Dinas DP3AKB Kabupaten Lombok Timur, H. Ahmat didampingi Camat Sukamulia, Lalu Rahiman Amry menyerahkan Bansos Stunting. (foto: lombokini.com/ong)

Kepala Dinas DP3AKB Kabupaten Lombok Timur, H. Ahmat didampingi Camat Sukamulia, Lalu Rahiman Amry menyerahkan Bansos Stunting. (foto: lombokini.com/ong)

LOMBOKINI.com – Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana (DP3AKB) Kabupaten Lombok Timur menyalurkan 50 paket Bantuan Sosial (Bansos) untuk menangani masalah stunting. Kegiatan ini merupakan bagian dari peringatan Hari Keluarga Nasional (Harganas) ke-31.

Acara penyaluran bantuan berlangsung pada Kamis, 1 Agustus 2024 di Sekretariat Kampung KB Sukamulia, Kawasan Wisata Tirta Kebon Telaga, Dusun Gubek Lauk, Desa Sukamulia.

Turut hadir dalam acara tersebut Kepala Dinas DP3AKB Lombok Timur, Camat Sukamulia, Sekretaris Camat Selong, dan perwakilan dari Polsek Sukamulia.

Baca Juga :  Dekan FH Unram Tegaskan Komisaris BUMD Tak Boleh Berstatus Fungsionaris Partai

Kepala Dinas DP3AKB Kabupaten Lombok Timur, H. Ahmat mengatakan paket sembako yang disalurkan difokuskan pada wilayah Kelurahan Sekarteja, Kecamatan Selong, dan Desa Sukamulia, Kecamatan Sukamulia.

“Penyaluran ini merupakan bagian dari rangkaian acara penutupan peringatan Harganas ke-31,” katanya.

Paket sembako ini merupakan hasil kerja sama antara Pemerintah Daerah Lombok Timur dengan Bank NTB Syariah.

Sasaran dari bantuan ini adalah ibu hamil dengan kekurangan gizi kronis, calon pengantin berisiko, dan balita di bawah usia 2 tahun.

“Kami menyalurkan sebanyak 50 paket sembako untuk penanganan stunting,” kata Ahmat.

Baca Juga :  Yayasan Mutiara Cendekia dan LSM Garuda Indonesia Salurkan Santunan kepada 30 Warga Sekotong

Di tempat yang sama, Kepala Desa Sukamulia, Ismail, menyampaikan sebanyak 23 orang warganya yang menerima paket sembako, termasuk 5 ibu hamil dengan kekurangan energi kronis.

“Per Agustus 2024 terdapat 23 orang yang terdata mengalami stunting,” ujarnya.

Ismail juga mengungkapkan bahwa angka stunting di wilayahnya mengalami penurunan signifikan dibandingkan tahun sebelumnya, yang mencapai 86 anak.

Penurunan ini tidak lepas dari intervensi melalui program makanan tambahan, pendampingan langsung, dan pendampingan kepada calon pengantin.***

Penulis : Ong

Follow WhatsApp Channel lombokini.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Tim Kemanusiaan Majlis Ta’lim Darunnajah Al-Irsyadi Mamben Kirim Bantuan Pakaian untuk Korban Gempa NTT
Yayasan Mutiara Cendekia dan LSM Garuda Indonesia Salurkan Santunan kepada 30 Warga Sekotong
Majelis Taklim Darunnajah Al-Irsyadi Mamben Salurkan 1 Ton Beras dan 100 Terpal untuk Korban Gempa Flores
Relawan Nusantara Salurkan ATK, PMT, dan Baby Kits untuk Penyintas Kebakaran Kampung Adat Sade
Wabup Lombok Timur Ingatkan Warga Tak Salahkan Kadus hingga Bupati soal Bansos
Pemkab Lombok Timur Daftarkan 4.000 Marbot dan Guru Ngaji sebagai Peserta BPJS Ketenagakerjaan
BAZNAS Lotim Tinjau Langsung Calon Penerima MAHYANI di Gili Beleq
Pemerintah Saling Tuding Soal Carut-Marut Data Desil, Masyarakat Harus ke Mana?

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Selasa, 13 Oktober 2026 - 11:31 WITA

Tim Kemanusiaan Majlis Ta’lim Darunnajah Al-Irsyadi Mamben Kirim Bantuan Pakaian untuk Korban Gempa NTT

Jumat, 9 Oktober 2026 - 22:23 WITA

Yayasan Mutiara Cendekia dan LSM Garuda Indonesia Salurkan Santunan kepada 30 Warga Sekotong

Jumat, 9 Oktober 2026 - 13:48 WITA

Majelis Taklim Darunnajah Al-Irsyadi Mamben Salurkan 1 Ton Beras dan 100 Terpal untuk Korban Gempa Flores

Jumat, 18 September 2026 - 19:22 WITA

Relawan Nusantara Salurkan ATK, PMT, dan Baby Kits untuk Penyintas Kebakaran Kampung Adat Sade

Jumat, 11 September 2026 - 22:05 WITA

Wabup Lombok Timur Ingatkan Warga Tak Salahkan Kadus hingga Bupati soal Bansos

Berita Terbaru

Dr. Maharani, peneliti Lombok Research Center (LRC), memaparkan materi tentang penguatan kapasitas pemerintah desa dalam mitigasi dan adaptasi perubahan iklim di Seco Cafe, PTC Pancor, Lombok Timur, Selasa (20/10/2026). (Foto: Lombokini.com)

Opini

Ketika Suhu Naik, Orang Miskin Membayar Harga Termahal

Rabu, 21 Okt 2026 - 08:44 WITA