Bupati Iron Kecam Rentenir Berkedok Koperasi: Jangan Seperti KUD, Ketua Untung Duluan!

Senin, 21 Juli 2025

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Lombok Timur H. Haerul Warisin kecam rentenir berkedok koperasi sambil tegaskan prinsip keadilan: "Ketua jangan untung duluan!" saat peluncuran 254 Kopdes Merah Putih.  (Foto: Lombokini.com).

Bupati Lombok Timur H. Haerul Warisin kecam rentenir berkedok koperasi sambil tegaskan prinsip keadilan: "Ketua jangan untung duluan!" saat peluncuran 254 Kopdes Merah Putih. (Foto: Lombokini.com).

LOMBOKINI.com – Bupati Lombok Timur Haerul Warisin mengingatkan Koperasi Desa Merah Putih atau Kopdes MP agar menjalankan usaha sesuai prinsip koperasi demi menguntungkan seluruh anggota dan menggerakkan ekonomi desa.

“Jangan sampai seperti KUD, Ketua untung duluan!” tegasnya saat meluncurkan 254 Kopdes Merah Putih di Pendopo Bupati Lombok Timur, Senin 21 Juli 2025.

Dia menekankan, pengurus Kopdes MP wajib memiliki inovasi pemikiran dan ide cerdas untuk memilih bidang usaha yang sesuai kebutuhan masyarakat setempat.

Baca Juga :  Perempuan Pesisir Lombok Timur: Mengawal Ekonomi Kelautan dan Pelestarian Mangrove Lewat Awik-Awik

“Modal Kopdes tidak hanya bersumber dari anggota, tapi juga mendapat suntikan modal dari perbankan dalam Himbara,” tambahnya.

Bupati mengajak Kopdes MP memanfaatkan peluang dari program Makan Bergizi Gratis (MBG) Presiden Prabowo.

“Kopdes MP bisa menyediakan bahan MBG seperti telur, sayur, dan ikan. Kalau MBG sudah berjalan, pelaku pasti akan melirik Kopdes,” paparnya.

Dia berharap Kopdes MP Lombok Timur mampu mendukung Asta Cita Presiden Prabowo mewujudkan kesejahteraan masyarakat.

Baca Juga :  Knalpot Brong dan Tanpa Helm Diburu, Satlantas Lotim Catat 1.009 Penindakan dalam Sebulan

Bupati yang akrab disapa Haji Iron mengungkapkan keprihatinannya atas praktik pinjaman berbunga tinggi yang mengatasnamakan koperasi.

“Masih ada rentenir yang tutupi wajahnya dengan koperasi. Pinjam Rp 1 juta, kembali Rp 2 juta lebih. Itu bukan koperasi, tapi rentenir!,” kecamnya.

Menanggapi hal tersebut, Bupati Iron mengancam akan turun langsung ke lapangan untuk melakukan inspeksi mendadak dan menindak pelaku.

“Kami akan respon setiap keluhan masyarakat,” tegasnya. ***

Follow WhatsApp Channel lombokini.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

DKP Lombok Timur Soroti Kesenjangan Akses Digital dan Kendala Subsidi BBM Nelayan Tradisional
Perempuan Pesisir Lombok Timur: Mengawal Ekonomi Kelautan dan Pelestarian Mangrove Lewat Awik-Awik
Knalpot Brong dan Tanpa Helm Diburu, Satlantas Lotim Catat 1.009 Penindakan dalam Sebulan
DPRD Lombok Timur Tetapkan APBD Perubahan 2026, Minta Pemda Percepat Realisasi
UAS Paparkan Tujuh Pelajaran dari Maulana Syaikh TGKH Muhammad Zainuddin Abdul Madjid
Wabup Lombok Timur Ingatkan Warga Tak Salahkan Kadus hingga Bupati soal Bansos
DPRD Lotim Sesalkan Pemkab: Pungut Retribusi, Lalai Rawat Pasar
Pemkab Lotim Alokasikan Tambahan APBD 2026 untuk Infrastruktur dan Kesehatan

Berita Terkait

Kamis, 22 Oktober 2026 - 21:03 WITA

DKP Lombok Timur Soroti Kesenjangan Akses Digital dan Kendala Subsidi BBM Nelayan Tradisional

Kamis, 22 Oktober 2026 - 12:14 WITA

Perempuan Pesisir Lombok Timur: Mengawal Ekonomi Kelautan dan Pelestarian Mangrove Lewat Awik-Awik

Kamis, 15 Oktober 2026 - 18:53 WITA

Knalpot Brong dan Tanpa Helm Diburu, Satlantas Lotim Catat 1.009 Penindakan dalam Sebulan

Rabu, 30 September 2026 - 20:30 WITA

DPRD Lombok Timur Tetapkan APBD Perubahan 2026, Minta Pemda Percepat Realisasi

Minggu, 13 September 2026 - 14:43 WITA

UAS Paparkan Tujuh Pelajaran dari Maulana Syaikh TGKH Muhammad Zainuddin Abdul Madjid

Berita Terbaru

Ketua TP PKK Provinsi NTB Hj. Sinta Agathia M. Iqbal menyapa seorang anak dalam acara cegah stunting di Kantor Desa Pringgabaya Utara, Kecamatan Pringgabaya LombokTimur. (Foto: Lombokini.com)

Opini

Benarkan Stunting di Lotim Turun Empat Persen? 

Jumat, 23 Okt 2026 - 12:12 WITA