Warga Masbagik Utara Diedukasi Kelola Sampah untuk Kurangi Dampak Lingkungan

Senin, 12 Agustus 2024 - 05:07 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pupuk cair dan maggot sebagai pakan unggas hasi pengelolaan sampah menarik perhatian warga Masbagik Utara. (foto:ong)

Pupuk cair dan maggot sebagai pakan unggas hasi pengelolaan sampah menarik perhatian warga Masbagik Utara. (foto:ong)

LOMBOKINI.com – Ratusan warga Desa Masbagik Utara, Kabupaten Lombok Timur (Lotim), mengikuti edukasi pengelolaan sampah organik dan non-organik, Ahad, 11 Agustus 2024.

Acara bertema “Penyuluhan dan Kampanye Lingkungan Hidup” ini digagas oleh H. Lalu Hasan Rahman, Anggota DPRD Dapil Lotim IV, sebagai bagian dari upayanya untuk meningkatkan kesadaran lingkungan.

Kegiatan yang fokus pada pengelolaan sampah rumah tangga, baik organik maupun non-organik, dan dihadiri oleh ratusan warga Desa Masbagik Utara serta perwakilan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Lombok Timur, yang bertindak sebagai pembicara.

Hari Rahman, yang membidangi Pengelolaan Sampah dan Limbah B3 (PSLB3) di TPA Ijo Balit, di bawah naungan DLH Lotim, menjelaskan tentang kondisi penanganan sampah di Kabupaten Lombok Timur.

Dia mengatakan, dengan populasi hampir 1,4 juta jiwa, kabupaten ini menghasilkan lebih dari 200 ribu ton sampah per tahun, namun kurang dari 50 persen yang tertangani dengan baik.

Baca Juga :  Tumpahan Solar Sebabkan Truk Box Tergelincir, Armada Tua Damkarmat Lombok Timur Kesulitan Nanjak

“Sampah yang tidak tertangani seringkali berakhir di lahan kosong, saluran air, sungai, atau bahkan di laut,” kata Hari.

Sampah yang menumpuk di saluran air dapat menyebabkan banjir, sementara sampah di lahan kosong menghasilkan bau tidak sedap. Di laut, sampah tersebut dapat mengurangi hasil tangkapan ikan nelayan, yang pada akhirnya berimbas pada ekonomi.

“Seperti hukum ekonomi, ketika stok barang sedikit, harganya meningkat. Begitu pula dengan ikan,” jelas Hari.

Melalui penyuluhan dan kampanye lingkungan hidup yang dibiayai dari pokok pikiran H. Lalu Hasan Rahman fraksi Partai Golkar ini, diharapkam masyarakat dapat memanfaatkan dan meningkatkan kesadaran mereka tentang pentingnya pengelolaan sampah.

Hari juga menekankan bahwa pengelolaan sampah memerlukan kemauan dan kedisiplinan. “Dari sekian banyak peserta, hanya satu yang sudah mempraktikkan pemilahan sampah organik dan non-organik,” ujarnya.

Baca Juga :  Pedagang Korban Kebakaran Pasar Pringgabaya Belum Dapat Kejelasan, Bantuan Stimulan Tak Tepat Sasaran

Dalam sesi tanya jawab, hanya satu peserta, Ibu Mariani, yang mengaku sudah memisahkan sampah plastik (non-organik) dengan sampah dapur (organik).

Dia bahkan memanfaatkan sampah plastik tersebut sebagai barang bernilai ekonomis. Namun, belum sepenuhnya memahami cara mengelola sampah dapur.

Selama penyuluhan, peserta juga diberikan penjelasan tentang cara mengelola sampah organik untuk menghasilkan biogas, pupuk cair dan padat, serta maggot untuk pakan unggas.

Ibu Asianti, salah seorang warga, menuturkan bahwa pengelolaan sampah organik di lingkungannya masih jarang dilakukan.

“Biasanya sampah langsung diangkut, hanya sampah plastik saja yang dipilah. Untuk membuat kompos atau biogas, jarang dilakukan,” ungkapnya.

Asianti berharap ada tindak lanjut dari penyuluhan ini agar masyarakat bisa langsung mempraktikkan cara-cara yang telah diajarkan.

“Kami berharap bisa mendapatkan pelatihan langsung agar tahu caranya,” harap Asianti.***

Penulis : Ong

Berita Terkait

Pusat Keluarkan Bantuan Revitalisasi Sekolah untuk Lombok Timur Usulan DPR dan DPD, Kadis Dikbud Lotim Ungkapkan Hal Ini
Kemendikdasmen Tegaskan Guru Non-ASN Tetap Boleh Mengajar di Sekolah Negeri
Kendalikan Harga Jelang Iduladha, Pemkab Lombok Timur Gelar Pasar Murah dan Sidak
Penguatan TC Berjenjang Dongkrak Kemampuan Kafilah MTQ Lotim, Pelatih Antisipasi Jeda Lomba
Danrem 162 dan Bupati Lombok Timur Tutup TMMD ke-128
Buka TC MTQ XXXI, Wabup Lotim Ingatkan Faktor Nonteknis
Harkitnas ke-118, Sekda Lotim Bacakan Amanat Menkomdigi
Haerul Warisin Tekankan Legalitas Lahan demi Pastikan Tanah Ulayat Tercatat dengan Baik

Berita Terkait

Minggu, 24 Mei 2026 - 15:54 WITA

Pusat Keluarkan Bantuan Revitalisasi Sekolah untuk Lombok Timur Usulan DPR dan DPD, Kadis Dikbud Lotim Ungkapkan Hal Ini

Kamis, 21 Mei 2026 - 14:26 WITA

Danrem 162 dan Bupati Lombok Timur Tutup TMMD ke-128

Rabu, 20 Mei 2026 - 23:12 WITA

Buka TC MTQ XXXI, Wabup Lotim Ingatkan Faktor Nonteknis

Rabu, 20 Mei 2026 - 16:20 WITA

Harkitnas ke-118, Sekda Lotim Bacakan Amanat Menkomdigi

Senin, 18 Mei 2026 - 23:30 WITA

Haerul Warisin Tekankan Legalitas Lahan demi Pastikan Tanah Ulayat Tercatat dengan Baik

Senin, 18 Mei 2026 - 22:38 WITA

Lombok Timur Gelar O2SN, Siapkan Atlet Muda untuk Porprov 2026

Senin, 18 Mei 2026 - 22:32 WITA

20 Persen Dana BOSP 2026 Boleh untuk Gaji Honorer, Lombok Timur Segera Terapkan

Senin, 18 Mei 2026 - 14:42 WITA

Menjelang Iduladha, Pemkab Lombok Timur Sidak Distributor dan Gelar Pasar Murah

Berita Terbaru