Pj Bupati Lombok Timur Terima Rencana Induk DTW Cemara Siu dari Menparekraf

Selasa, 15 Oktober 2024

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Pj Bupati Lombok Timur Terima Rencana Induk DTW  Cemara Siu dari Menparekraf RI. (Foto: Lombokini.com/Kemenparekraf.go.id).

Pj Bupati Lombok Timur Terima Rencana Induk DTW Cemara Siu dari Menparekraf RI. (Foto: Lombokini.com/Kemenparekraf.go.id).

LOMBOKINI.com – Penjabat (Pj) Bupati Lombok Timur H. Muhammad Juaini Taofik menerima Rencana Induk  (Masterplan) Daya Tarik Wisata (DTW) Cemara Siu di Sembalun yang diserahkan Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf), Sandiaga Salahudin Uno.

Penyerahan master plan tersebut berlangsung pada acara rutin Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Parekraf) Weekly Brief with Sandi Uno yang berlangsung, di Gedung Sapta Pesona, Jakarta, Senin 14 Oktober 2024.

Pada kesempatan itu Pj Bupati Juani Taofik menyampaikan komitmen Pemda Lombok Timur untuk segera memanfaatkan master plan tersebut dalam upaya pengembangan pariwisata di daerah yang berjuluk Gumi Patuh Karya itu.

Baca Juga :  DPRD Lombok Timur Tetapkan APBD Perubahan 2026, Minta Pemda Percepat Realisasi

“Master plan ini telah dinanti-nati seluruh pihak mulai dari pegiat parwisata hingga pemerhati lingkungan, mengingat Cemara Siu berada di Kawasan Sembalun yang merupakan bagian dari Geopark Rinjani,” kata Juaini Taofik.

Pj Bupati percaya keberadaan master plan ini akan semakin meningkatkan semangat stakeholder pariwisata di Lombok Timur. Terlebih melihat tren peningkatan kunjungan wisatawan ke Lombok Timur yang terus mengalami peningkatan.

Dicontohkannya pada tahun 2023 lalu jumlah wisatawan yang berkunjung ke Lombok Timur mencapai 53 ribu.

“Pada tahun 2024 ini, sampai September saja angkanya sudah mencapai 94 ribu,” ungkapnya.

Baca Juga :  Knalpot Brong dan Tanpa Helm Diburu, Satlantas Lotim Catat 1.009 Penindakan dalam Sebulan

Menteri Sandi Uno pada kesempatan itu memaparkan, selain Cemara Siu di Lombok Timur terdapat tiga destinasi lainnya yang diserahkan pula master plannya, yaitu Air terjun Tekaan Telu di Tomohon (Sulawesi Utara), Pulau Dodola di kabupaten Pulau Morotai (maluku Utara) dan Pulau Kumala, Kota Tenggarong (Kutai Kertanegara).

Dia juga menyampaikan apresiasi kepada tim penyusun master plan yang melibatkan akademisi di masing-masing destinasi.

Weekly Brief witah Sandi Uno merupakan format temu pers Kemen Parekraf yang menyuguhkan informasi terkini perkembangan program serta kebijakan sektor patiwisata dan ekonomi kreatif.***

Follow WhatsApp Channel lombokini.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Knalpot Brong dan Tanpa Helm Diburu, Satlantas Lotim Catat 1.009 Penindakan dalam Sebulan
DPRD Lombok Timur Tetapkan APBD Perubahan 2026, Minta Pemda Percepat Realisasi
UAS Paparkan Tujuh Pelajaran dari Maulana Syaikh TGKH Muhammad Zainuddin Abdul Madjid
Wabup Lombok Timur Ingatkan Warga Tak Salahkan Kadus hingga Bupati soal Bansos
DPRD Lotim Sesalkan Pemkab: Pungut Retribusi, Lalai Rawat Pasar
Pemkab Lotim Alokasikan Tambahan APBD 2026 untuk Infrastruktur dan Kesehatan
Bapenda Lotim Kejar PAD Rp 600 M, Target 100 Persen Akhir Tahun
Pemerintah Saling Tuding Soal Carut-Marut Data Desil, Masyarakat Harus ke Mana?

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Kamis, 15 Oktober 2026 - 18:53 WITA

Knalpot Brong dan Tanpa Helm Diburu, Satlantas Lotim Catat 1.009 Penindakan dalam Sebulan

Rabu, 30 September 2026 - 20:30 WITA

DPRD Lombok Timur Tetapkan APBD Perubahan 2026, Minta Pemda Percepat Realisasi

Minggu, 13 September 2026 - 14:43 WITA

UAS Paparkan Tujuh Pelajaran dari Maulana Syaikh TGKH Muhammad Zainuddin Abdul Madjid

Jumat, 11 September 2026 - 22:05 WITA

Wabup Lombok Timur Ingatkan Warga Tak Salahkan Kadus hingga Bupati soal Bansos

Rabu, 9 September 2026 - 18:38 WITA

DPRD Lotim Sesalkan Pemkab: Pungut Retribusi, Lalai Rawat Pasar

Berita Terbaru

Dr. Maharani, peneliti Lombok Research Center (LRC), memaparkan materi tentang penguatan kapasitas pemerintah desa dalam mitigasi dan adaptasi perubahan iklim di Seco Cafe, PTC Pancor, Lombok Timur, Selasa (20/10/2026). (Foto: Lombokini.com)

Opini

Ketika Suhu Naik, Orang Miskin Membayar Harga Termahal

Rabu, 21 Okt 2026 - 08:44 WITA