Bukan Bazar Biasa: Car Free Night Lombok Timur Dongkrak Perekonomian UMKM

Sabtu, 23 Agustus 2025

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Bukan Bazar Biasa: Car Free Night Lombok Timur Dongkrak Perekonomian UMKM Lokal. (Foto: Lombokini.com).

Bukan Bazar Biasa: Car Free Night Lombok Timur Dongkrak Perekonomian UMKM Lokal. (Foto: Lombokini.com).

LOMBOKINI.com – Asosiasi Pelaku Industri Kecil Menengah (APIKM) Lombok Timur menggelar Car Free Night (CFN) bertajuk “Bukan Bazar Biasa”. APIKM berkolaborasi dengan Pemerintah Daerah, Bank NTB Syariah, dan Bank BRI untuk menghidupkan 50 stand Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di sepanjang simpang empat depan Kantor DPRD hingga simpang empat sebelum SMPN 3 Selong, Sabtu malam 23 Agustus 2025.

Wakil Bupati Lombok Timur, H. Moh. Edwin Hadiwijaya, mengapresiasi inisiatif APIKM yang mewujudkan ide para pelaku UMKM.

Baca Juga :  Knalpot Brong dan Tanpa Helm Diburu, Satlantas Lotim Catat 1.009 Penindakan dalam Sebulan

“CFN ini akan kami gelar setiap dua pekan sekali hingga Desember. Kami sadar membangun kegiatan seperti ini tidak mudah, tetapi manfaatnya besar bagi masyarakat,” tegas Wabup Edwin.

Ia menekankan peran signifikan UMKM dalam menjaga pertumbuhan ekonomi, bahkan saat pandemi.

“Saat transfer pusat berkurang hampir 85 persen, justru UMKM yang menopang ekonomi,” tambahnya.

Ke depan, Wabup berharap kegiatan serupa dapat memperluas jangkauannya ke kecamatan lain. Ia pun meminta Dinas Koperasi dan UMKM, Camat, serta Lurah untuk mengawal program ini.

Baca Juga :  Bupati Lotim dan Lobar Bersepakat, Solusi Nyata atau Sandiwara Birokrasi?

Selain itu, Wabup Edwin mendorong APIKM untuk menghidupkan kembali sentra-sentra UMKM yang sempat mati suri, seperti Pasar Apung Jenggik dan Pasar Lama Masbagik.

“Ini menjadi PR bersama, agar lahir wirausaha baru yang mampu bersaing dan membawa Lombok Timur lebih maju,” pungkasnya. ***

Penulis : Najamudin Anaji

Follow WhatsApp Channel lombokini.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Perempuan Pesisir Lombok Timur: Mengawal Ekonomi Kelautan dan Pelestarian Mangrove Lewat Awik-Awik
Knalpot Brong dan Tanpa Helm Diburu, Satlantas Lotim Catat 1.009 Penindakan dalam Sebulan
DPRD Lombok Timur Tetapkan APBD Perubahan 2026, Minta Pemda Percepat Realisasi
UAS Paparkan Tujuh Pelajaran dari Maulana Syaikh TGKH Muhammad Zainuddin Abdul Madjid
Wabup Lombok Timur Ingatkan Warga Tak Salahkan Kadus hingga Bupati soal Bansos
DPRD Lotim Sesalkan Pemkab: Pungut Retribusi, Lalai Rawat Pasar
Pemkab Lotim Alokasikan Tambahan APBD 2026 untuk Infrastruktur dan Kesehatan
Bapenda Lotim Kejar PAD Rp 600 M, Target 100 Persen Akhir Tahun

Berita Terkait

Kamis, 22 Oktober 2026 - 12:14 WITA

Perempuan Pesisir Lombok Timur: Mengawal Ekonomi Kelautan dan Pelestarian Mangrove Lewat Awik-Awik

Kamis, 15 Oktober 2026 - 18:53 WITA

Knalpot Brong dan Tanpa Helm Diburu, Satlantas Lotim Catat 1.009 Penindakan dalam Sebulan

Rabu, 30 September 2026 - 20:30 WITA

DPRD Lombok Timur Tetapkan APBD Perubahan 2026, Minta Pemda Percepat Realisasi

Minggu, 13 September 2026 - 14:43 WITA

UAS Paparkan Tujuh Pelajaran dari Maulana Syaikh TGKH Muhammad Zainuddin Abdul Madjid

Jumat, 11 September 2026 - 22:05 WITA

Wabup Lombok Timur Ingatkan Warga Tak Salahkan Kadus hingga Bupati soal Bansos

Berita Terbaru

Dr. Maharani, peneliti Lombok Research Center (LRC), memaparkan materi tentang penguatan kapasitas pemerintah desa dalam mitigasi dan adaptasi perubahan iklim di Seco Cafe, PTC Pancor, Lombok Timur, Selasa (20/10/2026). (Foto: Lombokini.com)

Opini

Ketika Suhu Naik, Orang Miskin Membayar Harga Termahal

Rabu, 21 Okt 2026 - 08:44 WITA