Korsleting Listrik ke Tabung Gas, Rumah Warga Paok Lombok Terbakar usai Salat Iduladha

Rabu, 27 Mei 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Petugas Damkarmat Lombok Timur menjinakkan api di rumah Mardiun, Desa Paok Lombok, usai warga melaksanakan salat Iduladha, Rabu 27 Mei 2026. Mereka hanya membutuhkan 13 menit untuk mengendalikan kebakaran akibat korsleting listrik yang merembet ke tabung gas LPG. (Foto: Lombokini.com/Damkarmat).

Petugas Damkarmat Lombok Timur menjinakkan api di rumah Mardiun, Desa Paok Lombok, usai warga melaksanakan salat Iduladha, Rabu 27 Mei 2026. Mereka hanya membutuhkan 13 menit untuk mengendalikan kebakaran akibat korsleting listrik yang merembet ke tabung gas LPG. (Foto: Lombokini.com/Damkarmat).

LOMBOKINI.com – Warga Paok Lombok mengalami hari menegangkan seusai melaksanakan ibadah salat Iduladha. Sekitar pukul 13.30 WITA, api tiba-tiba menyambar rumah milik Mardiun. Dugaan sementara, korsleting listrik memercikkan api, lalu api merembet ke tabung gas LPG pada Rabu 27 Mei 2026.

Beruntung, petugas Damkarmat Lombok Timur (Lotim) merespons cepat sehingga kebakaran tidak sempat meluas. Petugas berhasil menjinakkan api hanya dalam 13 menit.

Kepala Dinas Damkarmat Lombok Timur, Lalu Dami Ahyani, membeberkan kronologi penanganan berdasarkan laporan resmi Regu Piket 3 Jaya Pos Mako Damkarmat. Pada pukul 13.30 WITA, anggota piket Mako Damkarmat menerima telepon dari warga yang melaporkan kebakaran di Paok Lombok. Menindaklanjuti laporan tersebut, petugas langsung mengerahkan satu unit mobil pemadam dengan enam anggota ke lokasi.

Mobil damkar tiba di tempat kejadian perkara (TKP) pukul 13.45 WITA. Petugas langsung melakukan pengecekan, asesmen, dan pendinginan. Dengan kecepatan itu, petugas berhasil memadamkan api yang awalnya membakar bagian rumah akibat korsleting yang merembet ke tabung gas. Petugas menyatakan situasi terkendali pukul 13.58 WITA.

Baca Juga :  Warga Ekas Buana Gelar Aksi, Soroti Dugaan Hubungan Sekdes dengan Perempuan hingga Hamil di Luar Nikah

“Alhamdulillah, dalam kejadian ini tidak ada korban jiwa maupun korban luka. Pemilik rumah, Mardiun, selamat. Untuk total kerugian material, pihak Damkarmat masih mencatat dan belum mengetahui jumlah pasti karena sedang melakukan asesmen lanjutan,” jelas Lalu Dami.

Penyebab pasti kebakaran mengarah ke korsleting listrik yang kemudian menyambar tabung gas. Kombinasi ini paling rawan terjadi di musim kemarau dan saat warga banyak menggunakan listrik berlebih.

Lalu Dami mengapresiasi kecepatan Regu Piket 3 Jaya yang dikomandoi Komandan Peleton Junaidi, S.Ap., dan Danru Khairul Aziz Anwar. Ia menilai, kejadian ini membuktikan bahwa saat armada dan personel siaga, petugas Damkarmat mampu memenuhi waktu respons 15 menit.

Baca Juga :  333 Siswa Korban Keracunan MBG di Lombok Tengah Pulang dari Puskesmas, BGN Hentikan SPPG

“Tapi kami juga ingin mengingatkan warga agar mengecek instalasi listrik dan meletakkan tabung gas jauh dari sumber percikan api. Korsleting ditambah tabung gas merupakan kombinasi berbahaya,” pesannya.

Ia kembali menekankan pentingnya armada siaga di setiap kecamatan. Kasus Paok Lombok menjadi contoh, jika mobil damkar dekat dan siap, kerugian dapat ditekan seminimal mungkin.

Peristiwa ini menambah daftar panjang tugas Damkarmat Lotim yang armadanya terbatas. Namun, semangat petugas tidak pernah padam. Usai penanganan, petugas kembali ke Mako dengan satu unit mobil dan enam anggota. Bagi warga Paok Lombok, insiden ini menjadi pengingat bahwa api kecil bisa menjadi besar jika lengah.

“Cek colokan, cabut perangkat listrik yang tidak dipakai, dan pastikan tabung gas dalam kondisi aman,” imbau Lalu Dami. ***

Penulis : Paozan Azima

Editor : Najamudin Anaji

Follow WhatsApp Channel lombokini.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Warga Ekas Buana Gelar Aksi, Soroti Dugaan Hubungan Sekdes dengan Perempuan hingga Hamil di Luar Nikah
333 Siswa Korban Keracunan MBG di Lombok Tengah Pulang dari Puskesmas, BGN Hentikan SPPG
Tim SAR Gabungan Cari Speedboat Bawa 5 Jurnalis dan 3 Awak yang Hilang di Selat Sunda
Kebakaran di Pasar Keruak Hanguskan Empat Toko, Kerugian Capai Rp 400 Juta
Kebakaran Lahan Seluas Satu Hektare di Bukit Loco Senggigi Berhasil Dipadamkan
Viral! Ikan Oarfish Ditemukan Terdampar di Pantai Pink, Ini Kata DKP NTB 
Kebakaran Sade: Raffi dan The Dudas-1 Beri Bantuan, Pemerintah Siapkan Rekonstruksi
Kebakaran Menghanguskan Asrama Santri Ponpes NW Anjani, Tidak Ada Korban Jiwa

Berita Terkait

Rabu, 23 September 2026 - 20:56 WITA

Warga Ekas Buana Gelar Aksi, Soroti Dugaan Hubungan Sekdes dengan Perempuan hingga Hamil di Luar Nikah

Jumat, 11 September 2026 - 21:38 WITA

333 Siswa Korban Keracunan MBG di Lombok Tengah Pulang dari Puskesmas, BGN Hentikan SPPG

Selasa, 8 September 2026 - 20:10 WITA

Tim SAR Gabungan Cari Speedboat Bawa 5 Jurnalis dan 3 Awak yang Hilang di Selat Sunda

Senin, 31 Agustus 2026 - 15:05 WITA

Kebakaran di Pasar Keruak Hanguskan Empat Toko, Kerugian Capai Rp 400 Juta

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 23:43 WITA

Kebakaran Lahan Seluas Satu Hektare di Bukit Loco Senggigi Berhasil Dipadamkan

Berita Terbaru

Dokter Umum RSUD Soedjono Selong, Dr Ario menjelaskan tentang Influenza A yang marak diperbincangkan saat ini.

Kesehatan

Influenza A, Berbahaya, kah? Begini Penjelasan Dokter Ario

Selasa, 6 Okt 2026 - 19:51 WITA

Calon Ketua Umum BPD ABUJAPI NTB, Syamsuddin, S.Sos, S.H, M.H., atau Bung Syam.  (Foto: Lombokini.com).

Berita

Bung Syam Siap Majukan ABUJAPI NTB secara Profesional

Senin, 5 Okt 2026 - 22:00 WITA