Stok e-KTP Menipis, Disdukcapil Lotim Ajukan Tambahan 120 Ribu Blangko ke Pusat

Kamis, 22 Januari 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Sekretaris Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Lombok Timur, Anan Tarfi. (Foto: Lombokini.com).

Sekretaris Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Lombok Timur, Anan Tarfi. (Foto: Lombokini.com).

LOMBOKINI.com – Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Lombok Timur mengajukan permohonan tambahan blangko Kartu Tanda Penduduk Elektronik (e-KTP) sebanyak lebih dari 120.000 lembar ke pemerintah pusat.

Mereka mengajukan permintaan ini menyusul menipisnya persediaan blangko, bahkan hingga kosong di beberapa Unit Pelaksana Teknis (UPT) di awal tahun 2026.

Sekretaris Disdukcapil Lombok Timur, Anan Tarfi, mengatakan kondisi stok blangko e-KTP saat ini sangat terbatas.

Baca Juga :  Ratusan Ribu Jamaah Banjiri Pancor, Ikuti Hultah ke-91 NWDI dan Haul ke-29 Maulana Syaikh

“Idealnya, kebutuhan blangko e-KTP per tahun di Lombok Timur berada di atas 120.000 lembar,” ungkapnya pada Rabu, 21 Januari 2026.

Menurutnya, tingginya permintaan e-KTP tidak hanya berasal dari pemohon baru, tetapi juga dari warga yang mengajukan perubahan data.

Perubahan data kependudukan seperti domisili, status perkawinan, dan pekerjaan memerlukan penerbitan e-KTP baru.

Untuk mengantisipasi kekurangan tersebut, Disdukcapil Lombok Timur telah melakukan sejumlah langkah. Pihaknya terus berkomunikasi dengan pemerintah provinsi dan pusat.

Baca Juga :  Bupati Lotim dan Lobar Bersepakat, Solusi Nyata atau Sandiwara Birokrasi?

Secara paralel, mereka juga meminjam blangko dalam jumlah terbatas dari kabupaten lain yang memiliki persediaan lebih.

Langkah darurat ini bertujuan memenuhi kebutuhan pelayanan prioritas dan mendesak masyarakat.

“Kami berharap di tahun 2026 ini, semua kendala di tingkat daerah bisa terselesaikan dengan baik,” ujarnya. ***

Penulis : Najamudin Anaji

Follow WhatsApp Channel lombokini.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

DPRD Lombok Timur Tetapkan APBD Perubahan 2026, Minta Pemda Percepat Realisasi
UAS Paparkan Tujuh Pelajaran dari Maulana Syaikh TGKH Muhammad Zainuddin Abdul Madjid
Wabup Lombok Timur Ingatkan Warga Tak Salahkan Kadus hingga Bupati soal Bansos
DPRD Lotim Sesalkan Pemkab: Pungut Retribusi, Lalai Rawat Pasar
Pemkab Lotim Alokasikan Tambahan APBD 2026 untuk Infrastruktur dan Kesehatan
Bapenda Lotim Kejar PAD Rp 600 M, Target 100 Persen Akhir Tahun
Pemerintah Saling Tuding Soal Carut-Marut Data Desil, Masyarakat Harus ke Mana?
Pemkab Lombok Timur Petakan Kebutuhan ASN, Ribuan Tenaga Honorer Masuk Usulan

Berita Terkait

Rabu, 30 September 2026 - 20:30 WITA

DPRD Lombok Timur Tetapkan APBD Perubahan 2026, Minta Pemda Percepat Realisasi

Minggu, 13 September 2026 - 14:43 WITA

UAS Paparkan Tujuh Pelajaran dari Maulana Syaikh TGKH Muhammad Zainuddin Abdul Madjid

Jumat, 11 September 2026 - 22:05 WITA

Wabup Lombok Timur Ingatkan Warga Tak Salahkan Kadus hingga Bupati soal Bansos

Rabu, 9 September 2026 - 18:38 WITA

DPRD Lotim Sesalkan Pemkab: Pungut Retribusi, Lalai Rawat Pasar

Rabu, 9 September 2026 - 14:14 WITA

Pemkab Lotim Alokasikan Tambahan APBD 2026 untuk Infrastruktur dan Kesehatan

Berita Terbaru

Dr. Maharani. (Foto: Lombokini.com)

Opini

Triliunan untuk Bendungan, Mata Air Terabaikan

Jumat, 9 Okt 2026 - 12:57 WITA