Program Makan Bergizi Gratis Diharapkan Jadi Solusi Atasi Stunting di Lombok Timur

Minggu, 9 Februari 2025

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Pemerintah Lombok Timur dan DPR RI Perkuat Komitmen Atasi Stunting Melalui Program Makan Bergizi Gratis. (Foto: Lombokini.com).

Pemerintah Lombok Timur dan DPR RI Perkuat Komitmen Atasi Stunting Melalui Program Makan Bergizi Gratis. (Foto: Lombokini.com).

LOMBOKINI.com – Wakil Bupati (Wabup) Lombok Timur (Lotim) terpilih, HM Edwin Hadiwijaya, bersama Anggota Komisi IX DPR RI, Muazzim Akbar, dan perwakilan Badan Gizi Nasional (BGN), mengadakan acara sosialisasi Program Makan Bergizi Gratis (MBG) pada Sabtu, 8 Februari 2025.

Kegiatan ini berlangsung di Kecamatan Wanasaba, Lombok Timur, sebagai bagian dari upaya pemerintah untuk menyebarluaskan program yang resmi diluncurkan pada 6 Januari 2025 lalu.

Program MBG merupakan inisiatif pemerintah untuk meningkatkan kualitas gizi masyarakat, khususnya di Lombok Timur.

Program ini juga diharapkan dapat menjadi langkah awal mewujudkan Indonesia yang lebih sehat dan sejahtera, sejalan dengan visi-misi pasangan Iron-Edwin, yaitu “Lombok Timur yang Sejahtera, Maju, Adil, Religius, dan Transparan” (Lotim SMART).

Baca Juga :  Knalpot Brong dan Tanpa Helm Diburu, Satlantas Lotim Catat 1.009 Penindakan dalam Sebulan

Edwin Hadiwijaya menyampaikan harapannya agar sosialisasi ini dapat memberikan manfaat besar bagi masyarakat. “Saya berharap acara sosialisasi ini dapat menjadi langkah awal yang baik untuk mewujudkan Indonesia yang lebih sehat dan sejahtera, khususnya bagi masyarakat Lombok Timur,” ujarnya.

Dia menambahkan, bahawa program MBG tidak hanya bertujuan untuk memberikan akses makanan bergizi, tetapi juga meningkatkan kesadaran akan pentingnya gizi seimbang bagi kesehatan dan kesejahteraan.

“Melalui program Makan Bergizi Gratis ini, pemerintah berkomitmen untuk mengurangi angka stunting dan masalah gizi lainnya yang masih menjadi tantangan di berbagai daerah, khusunya di kabupaten Lombok Timur”, ujaranya.

Baca Juga :  DPRD Lombok Timur Tetapkan APBD Perubahan 2026, Minta Pemda Percepat Realisasi

Dengan adanya program ini, diharapkan Lombok Timur dapat menjadi contoh bagi daerah lain dalam mewujudkan pembangunan yang berkelanjutan dan berkeadilan, sesuai dengan visi Lotim SMART yang diusung oleh pasangan Iron-Edwin.

Acara sosialisasi ini dihadiri oleh perwakilan DPR RI, BGN, serta tokoh masyarakat setempat. Mereka bersama-sama mendukung upaya pemerintah dalam mewujudkan masyarakat yang sehat dan sejahtera melalui program Makan Bergizi Gratis.***

Follow WhatsApp Channel lombokini.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Knalpot Brong dan Tanpa Helm Diburu, Satlantas Lotim Catat 1.009 Penindakan dalam Sebulan
DPRD Lombok Timur Tetapkan APBD Perubahan 2026, Minta Pemda Percepat Realisasi
UAS Paparkan Tujuh Pelajaran dari Maulana Syaikh TGKH Muhammad Zainuddin Abdul Madjid
Wabup Lombok Timur Ingatkan Warga Tak Salahkan Kadus hingga Bupati soal Bansos
DPRD Lotim Sesalkan Pemkab: Pungut Retribusi, Lalai Rawat Pasar
Pemkab Lotim Alokasikan Tambahan APBD 2026 untuk Infrastruktur dan Kesehatan
Bapenda Lotim Kejar PAD Rp 600 M, Target 100 Persen Akhir Tahun
Pemerintah Saling Tuding Soal Carut-Marut Data Desil, Masyarakat Harus ke Mana?

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Kamis, 15 Oktober 2026 - 18:53 WITA

Knalpot Brong dan Tanpa Helm Diburu, Satlantas Lotim Catat 1.009 Penindakan dalam Sebulan

Rabu, 30 September 2026 - 20:30 WITA

DPRD Lombok Timur Tetapkan APBD Perubahan 2026, Minta Pemda Percepat Realisasi

Minggu, 13 September 2026 - 14:43 WITA

UAS Paparkan Tujuh Pelajaran dari Maulana Syaikh TGKH Muhammad Zainuddin Abdul Madjid

Jumat, 11 September 2026 - 22:05 WITA

Wabup Lombok Timur Ingatkan Warga Tak Salahkan Kadus hingga Bupati soal Bansos

Rabu, 9 September 2026 - 18:38 WITA

DPRD Lotim Sesalkan Pemkab: Pungut Retribusi, Lalai Rawat Pasar

Berita Terbaru

Berita

Ulama Kharismatik NTB Tuan Guru Bagu Wafat di Usia 90 Tahun

Kamis, 15 Okt 2026 - 14:41 WITA