Muharram Expo 2025 Bangkitkan UMKM Lombok Timur

Kamis, 3 Juli 2025

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Antusias UMKM Warnai Muharram Expo 2025 di Lapangan Nasional Selong, Lombok Timur. (Foto: Lombokini.com).

Antusias UMKM Warnai Muharram Expo 2025 di Lapangan Nasional Selong, Lombok Timur. (Foto: Lombokini.com).

LOMBOKINI.com – Pemerintah Daerah (Pemda) Lombok Timur memberikan angin segar bagi pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) melalui Muharram Expo 2025.

Kegiatan ini melibatkan ratusan pelaku UMKM lokal untuk memamerkan dan menjual produk unggulan mereka.

Kabid Pemberdayaan Usaha Mikro Dinas Koperasi dan UMKM, Moh. Hirsan, menegaskan bahwa Muharram Expo ini merupakan wujud nyata kepedulian Pemda Lotim untuk membangkitkan semangat pelaku UMKM.

“Dengan expo ini, UMKM Lombok Timur berkesempatan mempromosikan sekaligus menjual hasil produksi mereka,” jelasnya pada awak media di Stand Dinas Koperasi, Rabu malam 2 Juli 2025.

Baca Juga :  DPRD Lombok Timur Tetapkan APBD Perubahan 2026, Minta Pemda Percepat Realisasi

Hirsan menyatakan antusiasme DisKop UMKM terhadap kegiatan yang mampu membangkitkan usaha-usaha yang sempat lesu ini.

“Kami menyemarakkan 1 Muharram 1447 H sekaligus memberdayakan UMKM,” ujarnya.

Ia mengungkapkan, antusiasme masyarakat memenuhi arena expo. Dari pantauan lapangan, rata-rata UMKM mendapatkan penghasilan Rp 500.000-1000.00 per hari, bahkan lebih.

“Pemda memberikan porsi khusus bagi UMKM, lebih besar daripada OPD lainnya. Mereka bebas berinovasi sesuai permintaan pasar,” tambah Hirsan.

Diskop UMKM sendiri berkolaborasi dengan panitia lokal untuk mengatur partisipasi UMKM yang berjualan di luar arena Expo.

Baca Juga :  Knalpot Brong dan Tanpa Helm Diburu, Satlantas Lotim Catat 1.009 Penindakan dalam Sebulan

Menurut Hirsan, fokus Muharram Expo bukan sekadar euforia tahun baru Islam, melainkan momentum kebangkitan ekonomi pelaku UMKM.

“Ini mewujudkan jargon Smart Government dan meningkatkan daya saing UMKM Lotim,” pungkasnya.

Ia menambahkan, acara ini tak sekadar menjadi momen religi, melainkan juga menggerakkan geliat ekonomi lokal dan mewujudkan visi Lotim Smart.

Dengan spirit kebersamaan dan semangat perubahan, Muharram Expo diharapkan menjadi titik tolak terwujudnya UMKM Lombok Timur yang lebih maju, berdaya saing, dan inklusif. ***

Penulis : Najamudin Anaji

Follow WhatsApp Channel lombokini.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Knalpot Brong dan Tanpa Helm Diburu, Satlantas Lotim Catat 1.009 Penindakan dalam Sebulan
DPRD Lombok Timur Tetapkan APBD Perubahan 2026, Minta Pemda Percepat Realisasi
UAS Paparkan Tujuh Pelajaran dari Maulana Syaikh TGKH Muhammad Zainuddin Abdul Madjid
Wabup Lombok Timur Ingatkan Warga Tak Salahkan Kadus hingga Bupati soal Bansos
DPRD Lotim Sesalkan Pemkab: Pungut Retribusi, Lalai Rawat Pasar
Pemkab Lotim Alokasikan Tambahan APBD 2026 untuk Infrastruktur dan Kesehatan
Bapenda Lotim Kejar PAD Rp 600 M, Target 100 Persen Akhir Tahun
Pemerintah Saling Tuding Soal Carut-Marut Data Desil, Masyarakat Harus ke Mana?

Berita Terkait

Rabu, 30 September 2026 - 20:30 WITA

DPRD Lombok Timur Tetapkan APBD Perubahan 2026, Minta Pemda Percepat Realisasi

Minggu, 13 September 2026 - 14:43 WITA

UAS Paparkan Tujuh Pelajaran dari Maulana Syaikh TGKH Muhammad Zainuddin Abdul Madjid

Jumat, 11 September 2026 - 22:05 WITA

Wabup Lombok Timur Ingatkan Warga Tak Salahkan Kadus hingga Bupati soal Bansos

Rabu, 9 September 2026 - 18:38 WITA

DPRD Lotim Sesalkan Pemkab: Pungut Retribusi, Lalai Rawat Pasar

Rabu, 9 September 2026 - 14:14 WITA

Pemkab Lotim Alokasikan Tambahan APBD 2026 untuk Infrastruktur dan Kesehatan

Berita Terbaru

Dr. Maharani, peneliti Lombok Research Center (LRC), memaparkan materi tentang penguatan kapasitas pemerintah desa dalam mitigasi dan adaptasi perubahan iklim di Seco Cafe, PTC Pancor, Lombok Timur, Selasa (20/10/2026). (Foto: Lombokini.com)

Opini

Ketika Suhu Naik, Orang Miskin Membayar Harga Termahal

Rabu, 21 Okt 2026 - 08:44 WITA