IAIH Pancor Luncurkan UKM Gerakan Lingkungan untuk Tanggulangi Krisis Lingkungan di Lotim

Senin, 8 Januari 2024

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Dr. Hayyi Akrom, Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan IAIH Pancor. (Photo:ong)

Dr. Hayyi Akrom, Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan IAIH Pancor. (Photo:ong)

LOMBOKINI.com –- Dalam menghadapi dampak lingkungan yang semakin terasa, Kabupaten Lombok Timur (Lotim) menjadi perhatian khusus. Daerah ini, yang menjadi sumber material pembangunan utama untuk Nusa Tenggara Barat (NTB), mengalami konsekuensi seperti banjir, longsor, dan kekeringan akibat intensitas pengambilan material seperti pasir dan krikil.

Kondisi ini mengakibatkan kurangnya mata air, terutama disebabkan oleh penebangan pepohonan untuk keperluan tambang. Selain itu, lahan pertanian turut tercemar, menimbulkan kekhawatiran terhadap keberlanjutan ekosistem.

Menyikapi tantangan ini, Institut Agama Islam Hamzanwadi (IAIH) Pancor meluncurkan Gerakan Lingkungan Mahasiswa, sebuah Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) yang bertujuan meningkatkan kesadaran dan partisipasi mahasiswa dalam menjaga lingkungan.

Baca Juga :  Melalui FTBI 2026, Dikbud Lombok Timur Bentengi Bahasa Sasak dari Arus Modernisasi

Dr. Hayyi Akrom, Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan IAIH Pancor, menyatakan bahwa organisasi ini hadir sebagai respons terhadap krisis lingkungan yang semakin nyata.

Ia menekankan pentingnya pendidikan melalui UKM gerakan lingkungan, untuk membentuk generasi penerus yang peduli terhadap lingkungan.

“Krisis lingkungan hijau sudah berada di depan mata, salah satu bukti nyatanya adalah kenaikan suhu dari hari ke hari. Melalui UKM ini, kita ingin mahasiswa kita punya kepekaan dengan problem lingkungan sekitar,” ujar Dr. Hayyi, usai Lounching dan Pelantikan Pengurus Pusat Studi dan UKM IAIH Pancor, pada Sabtu, 6 Jauari 2023.

Baca Juga :  Bapenda Lotim Kejar PAD Rp 600 M, Target 100 Persen Akhir Tahun

Selain fokus pada lingkungan, IAIH Pancor juga meningkatkan jumlah wirausaha muda di daerah.Menurut berbagai kajian, keberadaan entrepreneur masih di bawah standar.

“Kami harap dengan UKM ini muncul jiwa-jiwa wirausahawan dari mahasiswa kami,”jelas Dr. Hayyi.

Dengan diluncurkannya UKM Gerakan Lingkungan, IAIH Pancor berharap dapat memicu kesadaran dan aksi nyata dari mahasiswa dalam menjaga lingkungan, sambil menciptakan lebih banyak pelaku wirausaha muda yang dapat berkontribusi pada pembangunan daerah.

Untuk diketahi,saat ini total organisasi mahasiswa di IAIH Pancor mencapai 11 unit, menjadi wadah pengembangan minat dan hobi mahasiswa. (Lk)

Penulis : Ong

Editor : Redaksi

Follow WhatsApp Channel lombokini.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

DPRD Lombok Timur Tetapkan APBD Perubahan 2026, Minta Pemda Percepat Realisasi
UAS Paparkan Tujuh Pelajaran dari Maulana Syaikh TGKH Muhammad Zainuddin Abdul Madjid
Wabup Lombok Timur Ingatkan Warga Tak Salahkan Kadus hingga Bupati soal Bansos
DPRD Lotim Sesalkan Pemkab: Pungut Retribusi, Lalai Rawat Pasar
Pemkab Lotim Alokasikan Tambahan APBD 2026 untuk Infrastruktur dan Kesehatan
Bapenda Lotim Kejar PAD Rp 600 M, Target 100 Persen Akhir Tahun
Pemerintah Saling Tuding Soal Carut-Marut Data Desil, Masyarakat Harus ke Mana?
Pemkab Lombok Timur Petakan Kebutuhan ASN, Ribuan Tenaga Honorer Masuk Usulan

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Rabu, 30 September 2026 - 20:30 WITA

DPRD Lombok Timur Tetapkan APBD Perubahan 2026, Minta Pemda Percepat Realisasi

Minggu, 13 September 2026 - 14:43 WITA

UAS Paparkan Tujuh Pelajaran dari Maulana Syaikh TGKH Muhammad Zainuddin Abdul Madjid

Jumat, 11 September 2026 - 22:05 WITA

Wabup Lombok Timur Ingatkan Warga Tak Salahkan Kadus hingga Bupati soal Bansos

Rabu, 9 September 2026 - 18:38 WITA

DPRD Lotim Sesalkan Pemkab: Pungut Retribusi, Lalai Rawat Pasar

Rabu, 9 September 2026 - 14:14 WITA

Pemkab Lotim Alokasikan Tambahan APBD 2026 untuk Infrastruktur dan Kesehatan

Berita Terbaru

Masjid Agung Al-Mujahidin. (Foto: Lombokini.com)

Opini

Masjid Rp 50 Miliar ‘Mendesak untuk Siapa’?

Rabu, 30 Sep 2026 - 18:58 WITA