Hasil Pemilihan Gubernur 2024 Cerminan Masyarakat NTB Inginkan Perubahan

Sabtu, 30 November 2024

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Hasil Pemilihan Gubernur 2024 Cerminan Masyarakat NTB Inginkan Perubahan. (Foto: Lombokini.com/Istimewa).

Hasil Pemilihan Gubernur 2024 Cerminan Masyarakat NTB Inginkan Perubahan. (Foto: Lombokini.com/Istimewa).

Oleh: Dr. Putra Wanda, S. Kom., M. Eng., Ph.D

Pemilihan Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB) tahun 2024 menjadi salah satu momen politik yang mencuri perhatian masyarakat. Dengan tingkat partisipasi yang cukup tinggi, hasil pemilihan ini tidak hanya menunjukkan preferensi politik masyarakat tetapi juga menjadi cerminan dari harapan mereka terhadap perubahan di masa depan.

Berdasarkan Hasil Quick Count yang dilakukan oleh Lembaga Survei KEDAI KOPI, hasil akhir pemilu menunjukkan kemenangan pasangan calon yang dianggap sebagai representasi “arus baru” dalam politik NTB. Kemenangan Iqbal-Dinda ini terbilang mengejutkan dengan  berhasil mengalahkan figur-figur petahana yang sebelumnya telah memimpin tanah Bumigora ini. banyak pengamat politik menilai hasil ini merupakan respons masyarakat terhadap stagnasi pembangunan dan keinginan akan pembaruan.

Dengan membawa Slogan “NTB Makmur Mendunia,” pasangan ini fokus pada isu-isu yang relevan dengan kebutuhan masyarakat, seperti peningkatan ekonomi berbasis lokal, modernisasi sektor pariwisata, dan perbaikan layanan kesehatan serta pendidikan. Narasi kampanye mereka yang inklusif, berorientasi pada masa depan dan global dianggap mampu menjawab keresahan masyarakat.

Misi dan Tantangan: Peningkatan Ekonomi, Modernisasi Pariwisata, Pendidikan dan Kesehatan, serta Permasalahan Lingkungan

Masyarakat NTB menginginkan perubahan signifikan di berbagai sektor mulai dari ekonomi lokal, pariwisata, pendidikan hingga kelestarian lingkungan. NTB dikenal dengan potensi sumber daya alamnya, namun banyak masyarakat yang merasa pembangunan ekonomi belum sepenuhnya merata. Harapan besar tertuju pada pemimpin baru untuk mendukung sektor UMKM, pertanian, dan perikanan sebagai motor penggerak ekonomi. Selain itu, dalam pandangan kami, NTB sudah saatnya serius dalam melakukan transformasi ekonomi dari ekonomi berbasis pertanian dan pertambangan menjadi ekonomi berbasis industri pengolahan dan jasa.

Baca Juga :  Masjid Rp 50 Miliar 'Mendesak untuk Siapa'?

Salah satu industri jasa yang paling prospektif di NTB saat ini  ialah bidang pariwisata, namun kontribusi sektor ini dalam pertumbuhan Pendapatan Domestik Regional Bruto (PDRB) masih perlu ditingkatkan. Sehingga modernisasi pariwisata menjadi perhatian khusus untuk akselerasi ekonomi lokal. Pariwisata NTB, khususnya Lombok dan Sumbawa, memiliki daya tarik internasional. Untuk mewujudkan industry pariwisata yang maju dan berkelanjutan, masyarakat menginginkan pengelolaan yang lebih baik, ramah lingkungan, dan memberikan dampak langsung pada kesejahteraan mereka.

Selain itu, untuk mewujudkan ekonomi berbasis industri pengolahan dan jasa, faktor Indeks Pembangunan Manusia (IPM) menjadi hal yang wajib untuk ditingkatkan. Hal ini dapat dilakukan oleh pemimpin baru melalui peningkatan akses pendidikan dan kesehatan yang berkualitas. Masalah kesenjangan dalam akses pendidikan dan layanan kesehatan masih menjadi isu sentral. Warga berharap pemerintah yang baru mampu memberikan solusi nyata untuk meningkatkan kualitas layanan dasar ini, terutama di daerah terpencil.

Aspek lain yang tidak luput dari perhatian ialah strategi pelestarian lingkungan yang berkelanjutan. Dengan tantangan perubahan iklim, masyarakat NTB menginginkan pemimpin baru nanti memiliki komitmen terhadap pelestarian lingkungan, termasuk pengelolaan sampah, konservasi hutan, dan perlindungan wilayah pesisir.

Baca Juga :  Ketika Suhu Naik, Orang Miskin Membayar Harga Termahal

Meski membawa harapan besar, tugas berat menanti pemimpin baru yang terpilih. Realisasi visi dan janji kampanye memerlukan sinergi yang kuat antara pemerintah daerah, masyarakat, dan pihak swasta. Selain itu, transparansi dalam pengelolaan anggaran dan pemberantasan korupsi juga menjadi kunci untuk menjaga kepercayaan masyarakat.

Dalam pandangan kami, hasil Pemilihan Gubernur NTB 2024 menegaskan bahwa masyarakat menginginkan “arah baru” pembangunan yang berorientasi pada “Perubahan” menuju kesejahteraan yang lebih baik. Harapan besar telah diberikan kepada pemimpin baru, yang diharapkan mampu membawa NTB menjadi provinsi yang lebih berkembang, inklusif, dan berdaya saing. Selain itu, Pilgub ini menjadi momentum penting untuk memperkuat demokrasi lokal dan membangun masa depan yang lebih baik bagi seluruh masyarakat NTB.

Terpisah dari Quick Count ini, hal menarik lain yang patut menjadi catatan ialah partisipasi pemilih dalam Pilgub 2024 yang naik signifikan. Ini tercermin dari data yang menunjukkan lebih dari 75% masyarakat NTB memberikan suaranya. Angka ini mencerminkan tingginya kepedulian masyarakat terhadap masa depan provinsi ini. Tingginya partisipasi juga dipengaruhi oleh penggunaan teknologi untuk kampanye dan sistem pemilu yang lebih transparan, sehingga mendorong masyarakat untuk lebih aktif terlibat.

Penulis adalah Dosen, Profesional dan Tokoh Muda Lombok

Penulis : Putra Wanda

Editor : Najamudin Anaji

Sumber Berita: Opini

Follow WhatsApp Channel lombokini.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Benarkan Stunting di Lotim Turun Empat Persen? 
Ketika Suhu Naik, Orang Miskin Membayar Harga Termahal
PDIP NTB Bulat Pecat Musyafirin, Polemik Komisaris Bank NTB Berujung Sanksi
Gema Akhmad Muzakir Bersilaturahmi dengan SBY dan Petinggi Demokrat
Triliunan untuk Bendungan, Mata Air Terabaikan
Gubernur Visioner atau Sekadar Penagih Pajak?
Bupati Lotim dan Lobar Bersepakat, Solusi Nyata atau Sandiwara Birokrasi?
Dekan FH Unram Tegaskan Komisaris BUMD Tak Boleh Berstatus Fungsionaris Partai

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Jumat, 23 Oktober 2026 - 12:12 WITA

Benarkan Stunting di Lotim Turun Empat Persen? 

Rabu, 21 Oktober 2026 - 08:44 WITA

Ketika Suhu Naik, Orang Miskin Membayar Harga Termahal

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 18:17 WITA

PDIP NTB Bulat Pecat Musyafirin, Polemik Komisaris Bank NTB Berujung Sanksi

Rabu, 14 Oktober 2026 - 23:14 WITA

Gema Akhmad Muzakir Bersilaturahmi dengan SBY dan Petinggi Demokrat

Jumat, 9 Oktober 2026 - 12:57 WITA

Triliunan untuk Bendungan, Mata Air Terabaikan

Berita Terbaru

Ketua TP PKK Provinsi NTB Hj. Sinta Agathia M. Iqbal menyapa seorang anak dalam acara cegah stunting di Kantor Desa Pringgabaya Utara, Kecamatan Pringgabaya LombokTimur. (Foto: Lombokini.com)

Opini

Benarkan Stunting di Lotim Turun Empat Persen? 

Jumat, 23 Okt 2026 - 12:12 WITA