Sekwan DPRD Lotim Jelaskan Video Viral Pembagian Nasi ke Massa Aksi

Selasa, 2 September 2025

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Sekwan DPRD Lotim Sampaikan Klarifikasi Terkait Video Viral Pembagian Nasi. (Foto: Lombokini.com).

Sekwan DPRD Lotim Sampaikan Klarifikasi Terkait Video Viral Pembagian Nasi. (Foto: Lombokini.com).

LOMBOKINI.com – Sekretaris Dewan (Sekwan) DPRD Lombok Timur, H. Ahyan SH, MH, mengklarifikasi video viral yang memperlihatkan pembagian nasi bungkus kepada massa aksi Cipayung Plus, aparat, dan sejumlah elemen masyarakat yang ada di Kantor DPRD setempat.

Ahyan menegaskan bahwa pihaknya menyediakan air minum dan nasi untuk semua pihak yang hadir, termasuk aparat keamanan dan peserta unjuk rasa serta masyarakat yang ada. Ia menyatakan bahwa pimpinan DPRD mengarahkannya untuk mewujudkan kesetaraan pelayanan.

“Setelah saya konsultasikan dengan pimpinan DPRD, pimpinan memberikan arahan. Apabila pihak keamanan kami siapkan air minum dan nasi, maka siapkan juga untuk mahasiswa dan yang lainnya agar terwujud kesetaraan pelayanan,” kata Ahyan dalam keterangan resminya, Selasa 01 September 2025.

Baca Juga :  Pemkab Lotim Alokasikan Tambahan APBD 2026 untuk Infrastruktur dan Kesehatan

Ahyan membantah adanya komunikasi atau permintaan khusus dari pimpinan massa aksi. Ia mengungkapkan bahwa staf sekretariat dewan dan anggota Satpol-PP-lah yang berinisiatif berkoordinasi dengan koordinator lapangan (korlap) sebelum membagikan nasi.

“Saya katakan saat itu ada persediaan nasi, apa boleh kami bagikan kepada rekan-rekan mahasiswa. Kemudian dijawab, ‘ya, nanti’. Namun, setelah saya konsultasikan kembali dengan pimpinan korlap, ternyata staf Setwan dan Satpol-PP sudah membagikan nasi tersebut,” jelasnya.

Ahyan menandaskan bahwa tindakan tersebut murni merupakan bentuk apresiasi dan kesetaraan pelayanan. Atas insiden ini, ia menyampaikan permintaan maaf yang tulus kepada seluruh jajaran pimpinan dan massa aksi Cipayung Plus.

Baca Juga :  Wabup Lombok Timur Ingatkan Warga Tak Salahkan Kadus hingga Bupati soal Bansos

Ia berharap niat baiknya untuk memberikan layanan yang setara tidak disalahtafsirkan dan tidak dibingkai secara negatif oleh media.

“Demikian klarifikasi terbuka ini saya sampaikan untuk maklum dan terima kasih,”  tutupnya.

Sebelumnya, kelompok Cipayung Plus telah mengirimkan somasi terbuka kepada Ahyan. Bahkan, dalam sebuah video, Ketum Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Lombok Timur, Ar Yandis, menilai pernyataan Ahyan justru memperkeruh suasana.

Dalam video yang beredar, Yandis membacakan somasi terbuka dan mengancam akan turun aksi pada Rabu 3 September 2025. ***

Editor : Najamudin Anaji

Follow WhatsApp Channel lombokini.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

DPRD Lombok Timur Tetapkan APBD Perubahan 2026, Minta Pemda Percepat Realisasi
UAS Paparkan Tujuh Pelajaran dari Maulana Syaikh TGKH Muhammad Zainuddin Abdul Madjid
Wabup Lombok Timur Ingatkan Warga Tak Salahkan Kadus hingga Bupati soal Bansos
DPRD Lotim Sesalkan Pemkab: Pungut Retribusi, Lalai Rawat Pasar
Pemkab Lotim Alokasikan Tambahan APBD 2026 untuk Infrastruktur dan Kesehatan
Bapenda Lotim Kejar PAD Rp 600 M, Target 100 Persen Akhir Tahun
Pemerintah Saling Tuding Soal Carut-Marut Data Desil, Masyarakat Harus ke Mana?
Pemkab Lombok Timur Petakan Kebutuhan ASN, Ribuan Tenaga Honorer Masuk Usulan

Berita Terkait

Rabu, 30 September 2026 - 20:30 WITA

DPRD Lombok Timur Tetapkan APBD Perubahan 2026, Minta Pemda Percepat Realisasi

Minggu, 13 September 2026 - 14:43 WITA

UAS Paparkan Tujuh Pelajaran dari Maulana Syaikh TGKH Muhammad Zainuddin Abdul Madjid

Jumat, 11 September 2026 - 22:05 WITA

Wabup Lombok Timur Ingatkan Warga Tak Salahkan Kadus hingga Bupati soal Bansos

Rabu, 9 September 2026 - 18:38 WITA

DPRD Lotim Sesalkan Pemkab: Pungut Retribusi, Lalai Rawat Pasar

Rabu, 9 September 2026 - 14:14 WITA

Pemkab Lotim Alokasikan Tambahan APBD 2026 untuk Infrastruktur dan Kesehatan

Berita Terbaru