Berapapun Nomor Calon, Joblos Jilbab Ijo

Senin, 23 September 2024

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Pasangan Calon Gubernur dan Wakil Gubernur NTB, Hj Sitti Rohmi Djalilah dan HW Musyafirin. (Foto: Lombokini.com).

Pasangan Calon Gubernur dan Wakil Gubernur NTB, Hj Sitti Rohmi Djalilah dan HW Musyafirin. (Foto: Lombokini.com).

LOMBOKINI.com – Tangal 23 September 2024 Malam ini pukul 19.30 WITA, tiga pasangan calon (paslon) akan mengikuti tahapan penting dalam proses pemilihan kepala daerah, yaitu pengundian nomor urut paslon.

Momen ini akan menjadi sorotan penting bagi para kandidat, karena nomor urut yang akan terpampang di kertas suara akan menjadi identitas yang dikampanyekan selama masa pemilihan.

Menjelang acara tersebut, pasangan Rohmi Firin, Sore ini, Senin 23 September 2024, dijadwalkan akan diterima oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) untuk mengikuti penentuan nomor urut paslon.

Baca Juga :  Rachmat Pastikan PDI Perjuangan Berhentikan Musyafirin dari Keanggotaan

Menurut Srikandi Rohmi Firin, Leoni Diani, pihaknya tidak mempersoalkan berapapun nomor yang akan mereka dapatkan. Tim sudah memiliki strategi kampanye yang kuat, dengan mengusung jargon “Coblos Jilbab Ijo” yang telah menjadi ciri khas kampanye mereka.

“Kami sejak awal sudah mengkampanyekan ‘Coblos Jilbab Ijo’, jadi apapun nomor yang kami dapatkan nanti, tetap akan kami dorong dengan kampanye ‘Coblos Jilbab Ijo’,” ungkap Leoni Diani dengan penuh percaya diri.

Baca Juga :  Dekan FH Unram Tegaskan Komisaris BUMD Tak Boleh Berstatus Fungsionaris Partai

Pengundian nomor urut malam ini diharapkan dapat memberikan kepastian bagi masing-masing paslon dalam upaya memenangkan hati para pemilih di NTB. Semua tim telah siap dengan strategi kampanye yang akan mereka jalankan sesuai nomor urut yang didapat.

Untuk paslon Rohmi-Firin, apapun hasil pengundian, semangat “Jilbab Ijo” akan terus digaungkan sebagai simbol perjuangan mereka menuju kemenangan di Pilkada NTB.***

Follow WhatsApp Channel lombokini.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

LKKS NTB Perkuat Kapasitas Penerima Manfaat Desa Berdaya di Pijot, Dorong Usaha Naik Kelas dan Keluar dari Kemiskinan Ekstrem
PDIP NTB Bulat Pecat Musyafirin, Polemik Komisaris Bank NTB Berujung Sanksi
Gema Akhmad Muzakir Bersilaturahmi dengan SBY dan Petinggi Demokrat
Dekan FH Unram Tegaskan Komisaris BUMD Tak Boleh Berstatus Fungsionaris Partai
Rachmat Pastikan PDI Perjuangan Berhentikan Musyafirin dari Keanggotaan
UAS Paparkan Tujuh Pelajaran dari Maulana Syaikh TGKH Muhammad Zainuddin Abdul Madjid
333 Siswa Korban Keracunan MBG di Lombok Tengah Pulang dari Puskesmas, BGN Hentikan SPPG
DPRD Lotim Sesalkan Pemkab: Pungut Retribusi, Lalai Rawat Pasar

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Kamis, 22 Oktober 2026 - 14:48 WITA

LKKS NTB Perkuat Kapasitas Penerima Manfaat Desa Berdaya di Pijot, Dorong Usaha Naik Kelas dan Keluar dari Kemiskinan Ekstrem

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 18:17 WITA

PDIP NTB Bulat Pecat Musyafirin, Polemik Komisaris Bank NTB Berujung Sanksi

Rabu, 14 Oktober 2026 - 23:14 WITA

Gema Akhmad Muzakir Bersilaturahmi dengan SBY dan Petinggi Demokrat

Jumat, 2 Oktober 2026 - 19:42 WITA

Dekan FH Unram Tegaskan Komisaris BUMD Tak Boleh Berstatus Fungsionaris Partai

Kamis, 1 Oktober 2026 - 17:50 WITA

Rachmat Pastikan PDI Perjuangan Berhentikan Musyafirin dari Keanggotaan

Berita Terbaru

Dr. Maharani, peneliti Lombok Research Center (LRC), memaparkan materi tentang penguatan kapasitas pemerintah desa dalam mitigasi dan adaptasi perubahan iklim di Seco Cafe, PTC Pancor, Lombok Timur, Selasa (20/10/2026). (Foto: Lombokini.com)

Opini

Ketika Suhu Naik, Orang Miskin Membayar Harga Termahal

Rabu, 21 Okt 2026 - 08:44 WITA