IKMAN Sumbawa Kumpulkan Rp 32 Juta untuk NTT, Tutup Galang Dana dan Ancam Aksi Jalanan Bila Pemerintah Abai

Kamis, 20 Agustus 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

IKMAN-Sumbawa menutup penggalangan dana korban gempa NTT setelah berhasil mengumpulkan Rp32 juta. Dalam pernyataannya, organisasi itu turut mengingatkan pemerintah agar serius menangani dampak bencana. (Foto: Lombokini.com/Istimewa)

IKMAN-Sumbawa menutup penggalangan dana korban gempa NTT setelah berhasil mengumpulkan Rp32 juta. Dalam pernyataannya, organisasi itu turut mengingatkan pemerintah agar serius menangani dampak bencana. (Foto: Lombokini.com/Istimewa)

LOMBOKINI.com – Ketua Umum Ikatan Mahasiswa Nusa Tenggara Timur (IKMAN) Sumbawa, Manja Saputra, mengumumkan penghentian penggalangan dana untuk korban gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT) setelah berhasil mengumpulkan Rp 32.085.500 selama tiga hari.

Pihaknya juga telah menyalurkan bantuan melalui kader yang berada langsung di lokasi bencana dan memperingatkan pemerintah agar mengambil peran penuh dalam penanganan krisis ini.

“Alhamdulillah, selama penggalangan dana berlangsung dalam tiga hari, total dana yang terkumpul sebesar Rp 32.085.500,” kata Manja Saputra melalui keterangan resminya, Kamis 20 Agustus 2026.

Dia menegaskan bahwa pihaknya hanya menghimpun dana tunai dan tidak menerima bantuan lain seperti pakaian, makanan, atau obat-obatan.

Baca Juga :  Pemkab Lombok Timur Daftarkan 4.000 Marbot dan Guru Ngaji sebagai Peserta BPJS Ketenagakerjaan

Terkait penyaluran, IKMAN Sumbawa berkoordinasi dengan berbagai pihak di NTT. Panitia memanfaatkan sejumlah kader yang merupakan mahasiswa aktif Universitas Teknologi Sumbawa (UTS) asal NTT dan kebetulan sedang berada di kampung halaman masing-masing.

Karena belum ada bantuan yang masuk ke desa-desa mereka, IKMAN Sumbawa mengambil inisiatif mengangkat para kader itu sebagai relawan.

Mereka akan berkolaborasi dengan pemuda setempat untuk membeli sembako dan membagikannya langsung kepada warga terdampak.

Untuk rencana ke depan, Manja Saputra memastikan pihaknya tidak melanjutkan atau membuka penggalangan dana baru bagi korban gempa NTT.

Baca Juga :  Relawan Nusantara Salurkan ATK, PMT, dan Baby Kits untuk Penyintas Kebakaran Kampung Adat Sade

Menurutnya, pemerintah pusat dan pemerintah daerah sudah seharusnya mengambil alih peran utama dalam penanganan bencana.

“Sesungguhnya, ketika masyarakat sedang membutuhkan, pemerintah hukumnya wajib menyelesaikan persoalan-persoalan masyarakat dan menyejahterakan rakyat,” tegasnya.

Di akhir pernyataannya, ia juga mengingatkan pemerintah pusat dan Pemerintah Provinsi NTT agar tidak menutup mata terhadap persoalan rakyat.

“Kalau pemerintah menutup mata terhadap persoalan masyarakat NTT hari ini, maka saya pastikan jalanan akan kami jadikan mimbar untuk melawan ketidakadilan,” pungkasnya. ***

Penulis : Najamudin Anaji

Follow WhatsApp Channel lombokini.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Relawan Nusantara Salurkan ATK, PMT, dan Baby Kits untuk Penyintas Kebakaran Kampung Adat Sade
Wabup Lombok Timur Ingatkan Warga Tak Salahkan Kadus hingga Bupati soal Bansos
Pemkab Lombok Timur Daftarkan 4.000 Marbot dan Guru Ngaji sebagai Peserta BPJS Ketenagakerjaan
BAZNAS Lotim Tinjau Langsung Calon Penerima MAHYANI di Gili Beleq
Pemerintah Saling Tuding Soal Carut-Marut Data Desil, Masyarakat Harus ke Mana?
Masjid Al Amanah Luncurkan ATM Beras Digital untuk Warga Duafa
Kebakaran Sade: Raffi dan The Dudas-1 Beri Bantuan, Pemerintah Siapkan Rekonstruksi
TGB: Elan Vital Bangsa Hidup Jika Mahasiswa Terus Bersuara

Berita Terkait

Jumat, 18 September 2026 - 19:22 WITA

Relawan Nusantara Salurkan ATK, PMT, dan Baby Kits untuk Penyintas Kebakaran Kampung Adat Sade

Jumat, 11 September 2026 - 22:05 WITA

Wabup Lombok Timur Ingatkan Warga Tak Salahkan Kadus hingga Bupati soal Bansos

Kamis, 10 September 2026 - 14:48 WITA

Pemkab Lombok Timur Daftarkan 4.000 Marbot dan Guru Ngaji sebagai Peserta BPJS Ketenagakerjaan

Rabu, 9 September 2026 - 13:44 WITA

BAZNAS Lotim Tinjau Langsung Calon Penerima MAHYANI di Gili Beleq

Selasa, 8 September 2026 - 06:24 WITA

Pemerintah Saling Tuding Soal Carut-Marut Data Desil, Masyarakat Harus ke Mana?

Berita Terbaru

Calon Ketua Umum BPD ABUJAPI NTB, Syamsuddin, S.Sos, S.H, M.H., atau Bung Syam.  (Foto: Lombokini.com).

Berita

Bung Syam Siap Majukan ABUJAPI NTB secara Profesional

Senin, 5 Okt 2026 - 22:00 WITA

Warga rentan, petani, dan pelaku usaha kecil menanggung beban kenaikan PKB dan PBBKB melalui Perda NTB No. 3/2026. (Foto: Lombokini.com)

Opini

Gubernur Visioner atau Sekadar Penagih Pajak?

Senin, 5 Okt 2026 - 19:09 WITA

Pembalap dan kru MotoGP Indonesia 2026 tiba di Bandara Internasional Zainuddin Abdul Madjid, Lombok, Senin (5/10/2026). (Foto: Lombokini.com)

Olahraga

MotoGP Indonesia 2026: Pebalap dan Kru Mulai Tiba di Lombok

Senin, 5 Okt 2026 - 15:35 WITA