Diskusi Pagi di Kho Pi NenG Bahas Strategi Pengembangan Ekonomi Lombok Timur

Jumat, 12 September 2025

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Asisten II bidang perekonomian dan pembangunan Setdakab Lombok Timur, Ahmad Masfu. (Foto: Lombokini.com).

Asisten II bidang perekonomian dan pembangunan Setdakab Lombok Timur, Ahmad Masfu. (Foto: Lombokini.com).

LOMBOKINI.com – Asisten II bidang perekonomian dan pembangunan Setdakab Lombok Timur, Ahmad Masfu, menekankan pentingnya mengidentifikasi potensi Pendapatan Asli Daerah (PAD) secara baik dan terstruktur untuk memacu pertumbuhan ekonomi. Hal ini ia sampaikan dalam sebuah diskusi pagi santai di Centra Kho Pi NenG, kantin belakang kantor Bupati Lotim, Jumat 12 September 2025.

Dalam bincang-bincang yang penuh makna tersebut, Asisten II menyampaikan bahwa strategi ini sangat relevan dengan visi Bupati Lombok Timur dan kondisi daerah saat ini.

Ia meyakini, Kabupaten Lombok Timur akan mengalami peningkatan ekonomi yang signifikan dan masyarakat akan langsung merasakan kemajuan program Lombok Timur Smart jika potensi tersebut tergarap dengan optimal.

Baca Juga :  LKKS NTB Perkuat Kapasitas Penerima Manfaat Desa Berdaya di Pijot, Dorong Usaha Naik Kelas dan Keluar dari Kemiskinan Ekstrem

“Kita memiliki Selaparang Finansial yang bisa kita kolaborasikan untuk memacu pertumbuhan ekonomi Lotim dengan pesat,” ujarnya.

Diskusi tersebut juga menyoroti dua sektor unggulan yang dapat pemerintah daerah kembangkan, yaitu pariwisata dan UMKM. Salah satu program strategis Bupati, yaitu mengidentifikasi pulau-pulau kecil untuk pengembangan, menjadi contoh konkret yang dapat mendongkrak perekonomian.

Menanggapi hal ini dan merujuk pada Peraturan Menteri ATR Nomor 160 Tahun 2022 tentang Pelimpahan Kewenangan, Asisten II kemudian mengajak seluruh jajaran pemerintah daerah untuk segera menertibkan aset lahan yang ada di wilayah Lombok Timur.

Baca Juga :  DPRD Lombok Timur Tetapkan APBD Perubahan 2026, Minta Pemda Percepat Realisasi

“Penertiban alas hak tanah ini menjadi dasar yang krusial bagi pemerintah untuk mengambil kebijakan dalam mengembangkan dan menata kelola lahan tersebut ke depannya,” pungkasnya.

Diskusi ini tidak hanya memperkaya wawasan tetapi juga memberikan nuansa segar dan santai bagi para birokrat dalam menyusun langkah strategis untuk kemajuan Lombok Timur. ***

Editor : Najamudin Anaji

Follow WhatsApp Channel lombokini.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

DKP Lombok Timur Soroti Kesenjangan Akses Digital dan Kendala Subsidi BBM Nelayan Tradisional
Knalpot Brong dan Tanpa Helm Diburu, Satlantas Lotim Catat 1.009 Penindakan dalam Sebulan
AMAN Desak Perda Masyarakat Adat Lombok Timur Segera Diimplementasikan
DPRD Lombok Timur Tetapkan APBD Perubahan 2026, Minta Pemda Percepat Realisasi
Wabup Lombok Timur Paparkan Dua Raperda dalam Paripurna DPRD
Komitmen Presiden Prabowo Pendidikan Gratis dari TK hingga Perguruan Tinggi
UAS Paparkan Tujuh Pelajaran dari Maulana Syaikh TGKH Muhammad Zainuddin Abdul Madjid
Wabup Lombok Timur Ingatkan Warga Tak Salahkan Kadus hingga Bupati soal Bansos

Berita Terkait

Kamis, 22 Oktober 2026 - 21:03 WITA

DKP Lombok Timur Soroti Kesenjangan Akses Digital dan Kendala Subsidi BBM Nelayan Tradisional

Kamis, 15 Oktober 2026 - 18:53 WITA

Knalpot Brong dan Tanpa Helm Diburu, Satlantas Lotim Catat 1.009 Penindakan dalam Sebulan

Minggu, 11 Oktober 2026 - 13:19 WITA

AMAN Desak Perda Masyarakat Adat Lombok Timur Segera Diimplementasikan

Rabu, 30 September 2026 - 20:30 WITA

DPRD Lombok Timur Tetapkan APBD Perubahan 2026, Minta Pemda Percepat Realisasi

Jumat, 25 September 2026 - 22:52 WITA

Wabup Lombok Timur Paparkan Dua Raperda dalam Paripurna DPRD

Berita Terbaru

Ketua TP PKK Provinsi NTB Hj. Sinta Agathia M. Iqbal menyapa seorang anak dalam acara cegah stunting di Kantor Desa Pringgabaya Utara, Kecamatan Pringgabaya LombokTimur. (Foto: Lombokini.com)

Opini

Benarkan Stunting di Lotim Turun Empat Persen? 

Jumat, 23 Okt 2026 - 12:12 WITA