Bupati Lombok Timur Dorong Pengembangan Ekas Jadi Ikon Wisata Berkelanjutan

Kamis, 19 Juni 2025

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Lombok Timur Dorong Pengembangan Ekas Jadi Ikon Wisata Berkelanjutan. (Foto: Lombokini.com/Dok. Pribadi).

Bupati Lombok Timur Dorong Pengembangan Ekas Jadi Ikon Wisata Berkelanjutan. (Foto: Lombokini.com/Dok. Pribadi).

LOMBOKINI.com – Pemerintah Kabupaten Lombok Timur memperkuat komitmennya menjadikan sektor pariwisata sebagai penggerak ekonomi daerah. Bupati Lombok Timur, H. Haerul Warisin, menaruh perhatian besar pada pengembangan kawasan Ekas di Kecamatan Jerowaru sebagai destinasi wisata bahari andalan.

Bupati Haerul Warisin menegaskan, Ekas memiliki potensi besar menjadi ikon pariwisata baru di Lombok Timur. “Kami akan mendukung penuh pembangunan kawasan ini. Ekas tidak hanya menawarkan pantai eksotis, tetapi juga budaya lokal yang khas,” ujarnnya, Kamis 19 Juni 2025.

Ia bahkan menegur seorang pemandu wisata karena kurang maksimal dalam memberikan pelayanan. “Saya ingin wisatawan, baik domestik maupun mancanegara, betah menginap di Ekas dan destinasi lain di Lombok Timur,” tegas Bupati Lotim yang akrab disapa Haji Iron.

Baca Juga :  DPRD Lombok Timur Tetapkan APBD Perubahan 2026, Minta Pemda Percepat Realisasi

Percepat Pembangunan Infrastruktur dan SDM

Pemerintah Kabupaten Lombok Timur telah memperlebar jalan akses, menyediakan air bersih, dan memperluas jaringan listrik di kawasan Ekas. Selain itu, Dinas Pariwisata setempat menggelar pelatihan bagi masyarakat, seperti kursus pemandu wisata, pengelolaan homestay, dan pengembangan produk ekonomi kreatif.

Bupati juga menekankan pentingnya menjaga kelestarian lingkungan. “Pariwisata harus maju, tetapi alam tetap harus lestari,” pesannya.

Ekas: Surga bagi Peselancar dan Wisata Keluarga

Kawasan Ekas terkenal dengan ombaknya yang cocok untuk selancar, serta keindahan bawah laut yang ideal untuk snorkeling. Destinasi ini juga menawarkan kuliner laut segar dan tradisi budaya nelayan yang unik.

Baca Juga :  Knalpot Brong dan Tanpa Helm Diburu, Satlantas Lotim Catat 1.009 Penindakan dalam Sebulan

Dinas Pariwisata Lombok Timur telah menyusun Rencana Induk Pengembangan Kawasan Wisata (RIPPARK) untuk Ekas, mencakup penataan ruang, zonasi, dan strategi promosi.

Dukungan dari Pelaku Wisata

Para penggiat pariwisata di Ekas menyambut baik langkah pemerintah. Mereka berharap masyarakat lokal bisa menjadi pelaku utama dan menikmati manfaat dari berkembangnya pariwisata di sana.

Bupati Haerul Warisin menutup arahannya dengan pesan, “Ekas harus menjadi contoh bagaimana desa pesisir bisa maju melalui pariwisata berkelanjutan”.

Dengan segala upaya yang dilakukan, Ekas diproyeksikan menjadi destinasi unggulan yang mendongkrak kunjungan wisatawan sekaligus menggerakkan perekonomian warga Lombok Timur. ***

Follow WhatsApp Channel lombokini.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

DKP Lombok Timur Soroti Kesenjangan Akses Digital dan Kendala Subsidi BBM Nelayan Tradisional
LKKS NTB Perkuat Kapasitas Penerima Manfaat Desa Berdaya di Pijot, Dorong Usaha Naik Kelas dan Keluar dari Kemiskinan Ekstrem
Knalpot Brong dan Tanpa Helm Diburu, Satlantas Lotim Catat 1.009 Penindakan dalam Sebulan
Dekan FH Unram Tegaskan Komisaris BUMD Tak Boleh Berstatus Fungsionaris Partai
DPRD Lombok Timur Tetapkan APBD Perubahan 2026, Minta Pemda Percepat Realisasi
UAS Paparkan Tujuh Pelajaran dari Maulana Syaikh TGKH Muhammad Zainuddin Abdul Madjid
Wabup Lombok Timur Ingatkan Warga Tak Salahkan Kadus hingga Bupati soal Bansos
333 Siswa Korban Keracunan MBG di Lombok Tengah Pulang dari Puskesmas, BGN Hentikan SPPG

Berita Terkait

Kamis, 22 Oktober 2026 - 21:03 WITA

DKP Lombok Timur Soroti Kesenjangan Akses Digital dan Kendala Subsidi BBM Nelayan Tradisional

Kamis, 22 Oktober 2026 - 14:48 WITA

LKKS NTB Perkuat Kapasitas Penerima Manfaat Desa Berdaya di Pijot, Dorong Usaha Naik Kelas dan Keluar dari Kemiskinan Ekstrem

Kamis, 15 Oktober 2026 - 18:53 WITA

Knalpot Brong dan Tanpa Helm Diburu, Satlantas Lotim Catat 1.009 Penindakan dalam Sebulan

Jumat, 2 Oktober 2026 - 19:42 WITA

Dekan FH Unram Tegaskan Komisaris BUMD Tak Boleh Berstatus Fungsionaris Partai

Rabu, 30 September 2026 - 20:30 WITA

DPRD Lombok Timur Tetapkan APBD Perubahan 2026, Minta Pemda Percepat Realisasi

Berita Terbaru

Dr. Maharani, peneliti Lombok Research Center (LRC), memaparkan materi tentang penguatan kapasitas pemerintah desa dalam mitigasi dan adaptasi perubahan iklim di Seco Cafe, PTC Pancor, Lombok Timur, Selasa (20/10/2026). (Foto: Lombokini.com)

Opini

Ketika Suhu Naik, Orang Miskin Membayar Harga Termahal

Rabu, 21 Okt 2026 - 08:44 WITA