Warga Satu Dusun di Sakra Barat Sakit Bersamaan, 4 Orang Positif DBD

  • Whatsapp
Puluhan warga desa Pengkelak Mas, Sakra Barat dalam perwatan di Puskesmas Rensing . LK/Suandi Yusuf

LOMBOKINI.com – Puluhan masyarakat Dusun Tanjah-anjah Desa Pengkelak Mas Kecamatan Sakra Barat, Lombok Timur serentak terserang penyakit yang di duga Demam Berdarah Dengue ( DBD ), sejak 2 minggu lalu.

Warga yang merasa pusing, flu, demam dan mual-mual tersebut di bawa ke Puskesmas Rensing untuk mendapatkan perawatan dan ada beberapa yang memilih pengobatan tradisional namun pada akhirnya di rujuk juga ke Puskesmas.

Data yang di himpun Lombokini.com, dari petugas jaga Puskesmas Rensing, sudah tercatat sebanyak 14 pasien rawat inap rata-rata mengalami trombosit rendah yang menyebabkan pasien tidak bertenaga dan sekitar 25 rawat jalan sejak tadi tadi pagi, Jumat 7 Januari 2020.

Salah satu pasien rawat inap, Qurratul Aini (20) warga Tanjah-anjah Desa Pengkelak Mas mengatakan, bahwa dirinya sudah merasakan pusing, demam, dan mual-mual bahkan tidak bertenaga ( lemas ) sejak hari Selasa lalu.

“Awalnya saya merasa pusing dan demam, setelah itu saya mual-mual dan lemas sejak seminggu yang lalu, karena merasa hawatir dengan kondisi saya, keluarga membawa saya untuk dirawat di Puskesmas, karena sebagian besar warga di Dusun saya itu mengidap gejala yang sama seperti saya” kata Aini di tempat perawatan Puskesmas Rensing, Jumat 7 Januari 2020.

Baca Juga

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Lombok Timur melalui Sekretaris Dinas Kesehatan Mahalil Ulil Amri menjelaskan, terkait dengan kejadian ini, Dinas Kesehatan Lombok Timur bersama Tim gerak cepat Puskesmas Rensing, di dampingi Kepala Puskesmas, Camat dan Kepala Desa, turun langsung ke Dusun tersebut untuk melakukan peninjauan, guna menyiapkan langkah antisipasi.

“Laporan sementara yang kami terima, bahwa dari belasan pasien yang ada, sebanyak 4 orang Positif DBD dan yang lainnya masih gejala tipus, untuk mengantisipasi bertambahnya pasien dengan gejala yang sama, kami akan menyiapkan tambahan tempat perawatan pasien di Puskesmas Rensing” jelas Ulil

Ia juga menambahkan, pihaknya akan segera melakukan Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN), selanjutnya akan melakukan Foging untuk membunuh jentik nyamuk di wilayah tersebut.

“Kami menghimbau kepada seluruh masyarakat untuk lebih memperhatikan kebersihan di rumah dan lingkungannya, mengingat musim penghujan sudah masuk, akan banyak genangan air hujan yang bisa menjadi tempat berkembangnya jentik nyamuk aides aegypti” imbuhnya.

Kami juga menghimbau kepada seluruh masyarakat, lanjut Ulil. Supaya menerapkan pola 3M ( Menguras tempat penampungan air, Mengubur barang bekas,Menutup tempat penampungan air ) untuk mencegah terjadinya penyakit DBD.

Ditempat terpisah, Kepala Desa Pengkelak Mas Muhammad Rais berharap, dengan kejadian ini, Pemerintah Daerah Lombok Timur bisa lebih memperhatikan dan mempermudah masyarakatnya untuk mendapatkan BPJS kesehatan karena rata-rata warganya yang terkena penyakit tersebut tidak mampu dan belum memiliki BPJS, sehingga menjadi salah satu faktor untuk tidak langsung berobat ke Puskesmas.

“Kami juga minta kepada Dinas Kesehatan untuk segera melakukan Foging, tidak hanya di Dusun Tanjah-anjah saja tapi kami berharap bisa untuk semua Dusun di Desa Pengkelak Mas, karena kami hawatir penyakit ini akan menular ke tempat lain, jangan sampai banyak masyarakat kami yang terjangkit Demam Berdarah” pintanya . LK

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *