Wakil Rektor IAIH Pancor Dukung Tawaran Ganjar Tentang Layanan Kesehatan Mental di Kampus

Jumat, 10 November 2023

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

LOMBOKINI.com – Wakil Rektor III Institut Agama Islam Hamzanwadi (IAIH) Pancor, Dr. Abdul Hayi Akrom, merespons positif usulan Ganjar Pranowo untuk menyelenggarakan layanan kesehatan mental di kampus.

Isu kesehatan mental generasi muda saat ini menjadi perhatian utama, terutama dalam mencapai target Indonesia Emas pada tahun 2045.

Menurut Dr. Abdul Hayi Akrom, usulan Ganjar Pranowo sebagai Calon Presiden (Capres) sangat sesuai dengan kebutuhan anak muda saat ini. IAIH Pancor sendiri telah mulai menerapkan layanan kesehatan mental sejak September lalu, dengan layanan bimbingan konseling.

Dr. Abdul Hayi Akrom juga menyadari bahwa banyak mahasiswa menghadapi masalah psikologis, baik yang berhubungan dengan lingkungan kampus maupun masalah pribadi. Dia meyakini bahwa persoalan serupa terjadi di berbagai kampus di seluruh Indonesia.

Baca Juga :  PDIP NTB Bulat Pecat Musyafirin, Polemik Komisaris Bank NTB Berujung Sanksi

Menurutnya, kampus memiliki tanggung jawab untuk menciptakan lingkungan yang nyaman, dan layanan kesehatan mental merupakan bagian penting dari upaya ini.

Mahasiswa dapat mengadukan berbagai masalah, baik terkait kampus maupun masalah pribadi, melalui layanan ini.

“Layanan ini juga dapat berdampak positif pada minat masyarakat untuk melanjutkan studi di kampus,” kata Dr. Abdul, beberapa hari yang lalu.

Upaya meningkatkan kualitas akademik, dalah fokus utama dalam kerja sama dengan Lembaga Penjamin Mutu (LPM) dan berbagai elemen kampus.

Ganjar Pranowo dianggap sebagai pemimpin yang responsif terhadap kebutuhan kampus, dan langkah-langkahnya masuk ke kampus dianggap luar biasa. Mahasiswa berharap agar janji-janjinya dapat diwujudkan dalam tindakan nyata.

Baca Juga :  Rachmat Pastikan PDI Perjuangan Berhentikan Musyafirin dari Keanggotaan

Presiden Mahasiswa IAIH Pancor, Abdul Kadir Jaelani, menekankan pentingnya layanan kesehatan mental sebagai bagian dari pengoptimalan bonus demografi yang dimiliki Indonesia.

Upaya ini dianggap penting untuk menghindari potensi populasi remaja yang produktif menjadi beban negara.

Mahasiswa juga mengharapkan perhatian tidak hanya dari kalangan akademik tetapi juga dari pemerintah. Mereka menekankan bahwa janji-janji harus diikuti dengan tindakan konkret.

Kesehatan mental di lingkungan kampus dianggap sangat penting saat ini, mengingat banyak mahasiswa menghadapi tekanan yang kuat, terutama yang berkaitan dengan kecemasan.

Oleh karena itu, layanan kesehatan mental di kampus dianggap sebagai langkah yang sangat positif untuk membantu mahasiswa. ***

Penulis : Ong

Editor : Redaksi

Follow WhatsApp Channel lombokini.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

PDIP NTB Bulat Pecat Musyafirin, Polemik Komisaris Bank NTB Berujung Sanksi
Gema Akhmad Muzakir Bersilaturahmi dengan SBY dan Petinggi Demokrat
Dekan FH Unram Tegaskan Komisaris BUMD Tak Boleh Berstatus Fungsionaris Partai
Rachmat Pastikan PDI Perjuangan Berhentikan Musyafirin dari Keanggotaan
DPRD Lotim Sesalkan Pemkab: Pungut Retribusi, Lalai Rawat Pasar
Pemkab Lotim Alokasikan Tambahan APBD 2026 untuk Infrastruktur dan Kesehatan
Mahfud Yakin Prabowo Maju Lagi dan Menang di Pilpres 2029
TGB: Elan Vital Bangsa Hidup Jika Mahasiswa Terus Bersuara

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 18:17 WITA

PDIP NTB Bulat Pecat Musyafirin, Polemik Komisaris Bank NTB Berujung Sanksi

Jumat, 2 Oktober 2026 - 19:42 WITA

Dekan FH Unram Tegaskan Komisaris BUMD Tak Boleh Berstatus Fungsionaris Partai

Kamis, 1 Oktober 2026 - 17:50 WITA

Rachmat Pastikan PDI Perjuangan Berhentikan Musyafirin dari Keanggotaan

Rabu, 9 September 2026 - 18:38 WITA

DPRD Lotim Sesalkan Pemkab: Pungut Retribusi, Lalai Rawat Pasar

Rabu, 9 September 2026 - 14:14 WITA

Pemkab Lotim Alokasikan Tambahan APBD 2026 untuk Infrastruktur dan Kesehatan

Berita Terbaru

Berita

Ulama Kharismatik NTB Tuan Guru Bagu Wafat di Usia 90 Tahun

Kamis, 15 Okt 2026 - 14:41 WITA