Wakil Rektor IAIH Pancor Dukung Tawaran Ganjar Tentang Layanan Kesehatan Mental di Kampus

Jumat, 10 November 2023 - 10:38 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

LOMBOKINI.com Wakil Rektor III Institut Agama Islam Hamzanwadi (IAIH) Pancor, Dr. Abdul Hayi Akrom, merespons positif usulan Ganjar Pranowo untuk menyelenggarakan layanan kesehatan mental di kampus.

Isu kesehatan mental generasi muda saat ini menjadi perhatian utama, terutama dalam mencapai target Indonesia Emas pada tahun 2045.

Menurut Dr. Abdul Hayi Akrom, usulan Ganjar Pranowo sebagai Calon Presiden (Capres) sangat sesuai dengan kebutuhan anak muda saat ini. IAIH Pancor sendiri telah mulai menerapkan layanan kesehatan mental sejak September lalu, dengan layanan bimbingan konseling.

Dr. Abdul Hayi Akrom juga menyadari bahwa banyak mahasiswa menghadapi masalah psikologis, baik yang berhubungan dengan lingkungan kampus maupun masalah pribadi. Dia meyakini bahwa persoalan serupa terjadi di berbagai kampus di seluruh Indonesia.

Baca Juga :  Haerul Warisin Tegaskan Jangan Seret Gerindra ke Kasus LAZ

Menurutnya, kampus memiliki tanggung jawab untuk menciptakan lingkungan yang nyaman, dan layanan kesehatan mental merupakan bagian penting dari upaya ini.

Mahasiswa dapat mengadukan berbagai masalah, baik terkait kampus maupun masalah pribadi, melalui layanan ini.

“Layanan ini juga dapat berdampak positif pada minat masyarakat untuk melanjutkan studi di kampus,” kata Dr. Abdul, beberapa hari yang lalu.

Upaya meningkatkan kualitas akademik, dalah fokus utama dalam kerja sama dengan Lembaga Penjamin Mutu (LPM) dan berbagai elemen kampus.

Ganjar Pranowo dianggap sebagai pemimpin yang responsif terhadap kebutuhan kampus, dan langkah-langkahnya masuk ke kampus dianggap luar biasa. Mahasiswa berharap agar janji-janjinya dapat diwujudkan dalam tindakan nyata.

Baca Juga :  Kejanggalan Pengelolaan APBD NTB 2025, Empat Anggota DPRD Desak BPK Gelar Audit Investigatif

Presiden Mahasiswa IAIH Pancor, Abdul Kadir Jaelani, menekankan pentingnya layanan kesehatan mental sebagai bagian dari pengoptimalan bonus demografi yang dimiliki Indonesia.

Upaya ini dianggap penting untuk menghindari potensi populasi remaja yang produktif menjadi beban negara.

Mahasiswa juga mengharapkan perhatian tidak hanya dari kalangan akademik tetapi juga dari pemerintah. Mereka menekankan bahwa janji-janji harus diikuti dengan tindakan konkret.

Kesehatan mental di lingkungan kampus dianggap sangat penting saat ini, mengingat banyak mahasiswa menghadapi tekanan yang kuat, terutama yang berkaitan dengan kecemasan.

Oleh karena itu, layanan kesehatan mental di kampus dianggap sebagai langkah yang sangat positif untuk membantu mahasiswa. ***

Penulis : Ong

Editor : Redaksi

Berita Terkait

Kejanggalan Pengelolaan APBD NTB 2025, Empat Anggota DPRD Desak BPK Gelar Audit Investigatif
Haerul Warisin Tegaskan Jangan Seret Gerindra ke Kasus LAZ
DPD PDIP NTB Peringati 30 Tahun Kudatuli, Refleksi Perjuangan Demokrasi
Rumah Aspirasi Lombok Timur Diresmikan, Rachmat Hidayat: Kawal Keluhan Warga hingga Tuntas
PDIP Lombok Tengah Gelar Donor Darah dan Pengobatan Gratis Peringati Bulan Bung Karno
Pemkab, DPRD, dan FKKD Sepakati Pilkades Serentak Lombok Timur Digelar 27 Januari 2027
DPRD Sebut Pelayanan Kesehatan di Lombok Timur Masih Jauh dari Ideal
Komisi IV DPRD Soroti ‘Darurat Data’ Infrastruktur, Anggaran Lombok Timur Terancam Meleset

Berita Terkait

Kamis, 9 Juli 2026 - 17:24 WITA

Sempurnakan Program DAK 2027 dengan Mendata Penulis Lokal: Adakah Peluang Pengadaan Buku Karya Penulis Lokal?

Rabu, 1 Juli 2026 - 14:25 WITA

CERPEN Yuspianal Imtihan: Ada Kosnpirasi Di Cerita Ini 

Jumat, 19 Juni 2026 - 09:06 WITA

Viralisasi Berkelindan dengan Motif Ekonomi, Program Literasi Selalu Dilayakkan Proyek Belaka

Kamis, 18 Juni 2026 - 09:43 WITA

Penderitaan Modern di Era AI: Manusia dan Realitas Palsu, Sastra sebagai Penawarnya

Berita Terbaru

Warga memaksa penutupan dan merusak sejumlah fasilitas kafe Pantai Lungkak, Keruak, Jumat 7 Agustus 2026. (Foto: Lombokini.com)

Peristiwa

Warga Tutup Paksa dan Rusak Fasilitas Kafe di Pantai Lungkak

Jumat, 7 Agu 2026 - 19:43 WITA