Viral, Foto Tiga Jari Kadis DP3AKB Lotim dan Penyiar Radio Hamzanwadi, Ahmad : Itu Foto Lama

Selasa, 16 Januari 2024 - 08:48 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto Kepala Dinas DP3AKB Lotim bersama dua pejabat dan Penyiar Radio Hamzanwadi yang diambil pada tahun 2023, dan merupakan salam Genre . (Foto:istimewa)

Foto Kepala Dinas DP3AKB Lotim bersama dua pejabat dan Penyiar Radio Hamzanwadi yang diambil pada tahun 2023, dan merupakan salam Genre . (Foto:istimewa)

LOMBOKINI.comBeredar di media massa sebuah foto yang menampilkan Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana (DP3AKB) Kabupaten Lombok Timur (Lotim), bersama dua pejabat dan seorang penyiar Radio Hamzanwadi, mengangkat tiga jari seolah-olah mendukung salah satu Pasangan Calon (Paslon) Presiden pada Pemilihan Umum (Pemilu) 2024.

Pose foto tiga jari tersebut sempat viral, dianggap sebagai simbol dukungan, padahal sebenarnya merupakan pose salam genre. Foto tersebut diambil pada tahun 2023, jauh sebelum penetapan Paslon Presiden dan Wakil Presiden.

Kepala Dinas DP3AKB, H Ahmat, dengan tegas menyatakan bahwa foto tiga jari diambil sebelum penetapan Paslon Presiden dan Wakil Presiden.

Baca Juga :  Sempurnakan Program DAK 2027 dengan Mendata Penulis Lokal: Adakah Peluang Pengadaan Buku Karya Penulis Lokal?

Menurutnya, simbol jari tiga (kelingking, jari manis, dan jari tengah) bersama dengan bentuk lingkaran pertemuan jari telunjuk dan ibu jari adalah simbol salam genre (Generasi Berencana), bukan dukungan pada pasangan calon.

“Simbol Genre itu sudah baku. Tidak ada kaitannya dengan simbol tiga jari salah satu pasangan calon,” tegas H Ahmat, pada Selasa, 16 Januari 2024.

Ia menjelaskan bahwa pose dengan simbol Genre tersebut dilakukan pada tanggal 7 November 2023, saat kegiatan sosialisasi program generasi berencana melalui salah satu radio swasta (Hamzanwadi) di Selong.

Penyiar Radio Hamzanwadi, Lalu Darwil, juga mengonfirmasi bahwa foto tersebut diambil pada tahun 2023. Ia menyoroti perlunya memeriksa kebenaran foto sebelum menyebarkannya agar menghindari berita hoaks.

Baca Juga :  Kapolres Lotim AKBP Ariakta Awali Masa Jabatan dengan Silaturahmi ke PBNW dan PB NWDI

“Dengan tanggal pengambilan foto jauh sebelum pengambilan nomor urut Paslon, tidak diketahui bahwa simbol tiga jari akan terkait dengan pasangan calon Capres dan Cawapres. Karena memang tidak ada kaitannya,” kata H Ahmat.

Sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN), H Ahmat menegaskan netralitasnya. Meskipun simbol Genre tidak memiliki kesamaan dengan simbol Paslon, ia menekankan bahwa setelah penetapan nomor urut dan berlangsungnya kampanye, semua simbol yang mirip dengan Paslon sudah dilarang digunakan.

“Meskipun simbol Genre tak ada kesamaan dengan simbol salah satu Paslon, namun tetap dilarang digunakan,” tambahnya. ***

Penulis : Ong

Berita Terkait

Kapolres Lotim AKBP Ariakta Awali Masa Jabatan dengan Silaturahmi ke PBNW dan PB NWDI
Bupati Lotim Lepas Dandim dan Kapolres Lama, Sambut Pejabat Baru
BAZNAS Lotim Klarifikasi Pernyataan Anggota Dewan Syariah Soal Zakat DPRD
Target PAD 2026, Pemkab Lombok Timur Gali Potensi Pajak dan Retribusi Daerah
Sempurnakan Program DAK 2027 dengan Mendata Penulis Lokal: Adakah Peluang Pengadaan Buku Karya Penulis Lokal?
Perputaran Uang Capai Ratusan Miliar, Program MBG di Lombok Timur Soroti Akuntabilitas
Sasar TNI-Polri Jadi Muzaki, Baznas Lombok Timur Siap Bentuk UPZ di Polres dan Kodim
80 Tahun Mengabdi, Polres Lombok Timur Komit Kedepankan Sisi Humanis dan Pelayanan Rakyat

Berita Terkait

Sabtu, 25 Juli 2026 - 13:28 WITA

Londo Ireng dan Malu Menjadi Indonesia  (terbuka untuk Prabowo Subianto)

Minggu, 19 Juli 2026 - 18:13 WITA

Iqbal-Dinda: Mengentaskan Kemiskinan Ekstrem di NTB      

Minggu, 19 Juli 2026 - 10:53 WITA

Dinas Kebudayaan NTB Tak Mampu Mengurus Kebudayaan

Rabu, 8 Juli 2026 - 14:44 WITA

Bangkitnya Kelas Menengah: Kurva Gajah   

Kamis, 25 Juni 2026 - 12:11 WITA

Mendedah Era Reformasi: Sebuah Refleksi   

Jumat, 12 Juni 2026 - 10:12 WITA

Krismon 1997-1998 Bakal Terulang Kembali? 

Selasa, 9 Juni 2026 - 11:48 WITA

ESAI Khaerul Majdi: Oase Sejarah’ dan Tahun-Tahun yang Sial: Melihat HIMMAH NWDI dari Timur

Rabu, 3 Juni 2026 - 21:33 WITA

Esai Yuspianal Imtihan: Menilik Sikap Seniman di Era Artificial Intelligence 

Berita Terbaru