Sukamulia Siapkan 120 Pos PIN Polio untuk Imunisasi 6.017 Anak

Rabu, 10 Juli 2024 - 21:36 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 Ilustrasi pos PIN Polio. (sumber: google)

 Ilustrasi pos PIN Polio. (sumber: google)

LOMBOKINI.com – Program Pekan Imunisasi Nasional (PIN) Polio akan dimulai pada 23 Juli 2024. Di Kecamatan Sukamulia, Kabupaten Lombok Timur, program ini menargetkan 6.017 anak berusia 0-7 tahun.

Camat Sukamulia, Lalu Rahiman Amry, menyatakan bahwa sebanyak 120 pos PIN Polio telah disediakan di Kecamatan Sukamulia untuk mencapai target tersebut.

“Sebanyak 6.017 anak usia PAUD dan sekolah dasar menjadi sasaran imunisasi Polio ini,” kata Rahiman, kepada lombokini.com, Rabu 10 Juli 2024.

Baca Juga :  Kemenkes Hapus Rujukan Berjenjang BPJS untuk Percepat Penanganan Pasien

“jumlah itu sudah ditetapkan pada rapat koordinasi di Puskesmas Sukamulia kemarian,”tambah dia.

Rahiman menjelaskan, bahwa pemberian imunisasi Polio akan dilakukan di dua tempat, yaitu di posyandu dan sekolah.

“Kami telah menyiapkan 120 pos PIN Polio, dengan 52 di posyandu dan sisanya di sekolah,”jelasnya.

Baca Juga :  Kemenkes Hapus Rujukan Berjenjang BPJS untuk Percepat Penanganan Pasien

Oleh karena itu, Rahiman mengajak seluruh masyarakat Sukamulia yang memiliki anak berusia 0-7 tahun untuk membawa anak mereka ke puskesmas atau posyandu agar dapat menerima imunisasi selama pelaksanaan PIN Polio.

Ia juga meminta para orang tua dan seluruh elemen di Sukamulia, termasuk media, untuk membantu menyebarkan informasi penting ini.***

Penulis : Ong

Editor : Redaksi

Berita Terkait

Kemenkes Hapus Rujukan Berjenjang BPJS untuk Percepat Penanganan Pasien
Dinas Kesehatan Lombok Timur Bentuk Tim Khusus Cegah Keracunan di Program MBG
Lombok Timur Raih Predikat ‘Agung’ Atas Capaian Penurunan Stunting
Baznas RI Dukung Penuh Pendirian Rumah Sehat Gratis di Lombok Timur
Wabup Lombok Timur Ajak PMI dan Seluruh Pihak Sinergi Atasi Ancaman Status UHC
BBPOM Mataram Catat 75 Persen Pelanggaran Obat-Makanan dari Kosmetik Ilegal di NTB
Manfaat Melon untuk Ginjal: Buang Racun, Seimbangkan Tekanan dan Lawan Radikal Bebas
Bappeda Lombok Timur Serukan Germas Sebagai Gerakan Kolektif, Bukan Sekadar Program

Berita Terkait

Senin, 1 Desember 2025 - 23:32 WITA

Para Budayawan Sepakati Pembentukan Dewan Kebudayaan di Tiap Daerah

Jumat, 21 November 2025 - 14:03 WITA

Berdiskusi Maya Bersama Usman-Acip di Lorong Gelap Perpolitikan Indonesia: Tentang Fakta dan Kebenaran

Sabtu, 15 November 2025 - 15:57 WITA

Wabup Edwin Serahkan Santunan dan Dokumen pada Puncak Pesona Budaya Pengadangan

Sabtu, 8 November 2025 - 18:18 WITA

Taman Budaya NTB yang Malang dan Terbelakang

Selasa, 28 Oktober 2025 - 23:33 WITA

‘Gak Perlu Diet, Makan Saja’, Tafsir atas Kesederhanaan dan Makna Hidup

Minggu, 26 Oktober 2025 - 12:57 WITA

Dende Tamari: Perempuan Sasak Menentang Kekuasaan

Sabtu, 25 Oktober 2025 - 16:14 WITA

Intimidasi Jurnalis dan Ujian Nyata UU Pers

Jumat, 24 Oktober 2025 - 09:24 WITA

59 Tahun UIN Mataram: Paradoks Unggul Dengan Realitas Jalan Gajah Mada

Berita Terbaru