SLL Gelar Pelatihan Penanaman dan Perawatan Mangrove untuk Tangkal Abrasi

Selasa, 21 Mei 2024

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Kegiatan Mangrove Training dihadiri oleh para pemuda dan mahasiswa dari Universitas Hamzanwadi. (foto/istimewa)

Kegiatan Mangrove Training dihadiri oleh para pemuda dan mahasiswa dari Universitas Hamzanwadi. (foto/istimewa)

LOMBOKINI.com – Dalam upaya menangkal terjadinya abrasi di pesisir sekaligus memperingati Hari Keanekaragaman Hayati 2024, Sunrise Land Lombok (SLL) melakukan kegiatan Mangrove Training, pada Senin, 20 Mei 2024. Kegiatan ini diikuti oleh para pemuda dan mahasiswa dari Universitas Hamzanwadi.

Pelatih Mangrove Training, Riswan, menjelaskan bahwa pelatihan ini bertujuan untuk berbagi pengalaman dan teori mengenai pentingnya menanam mangrove serta fungsi tanaman tersebut.

“Sebelum dilakukan penanaman mangrove oleh Sunrise Land Lombok, kita juga mengadakan pelatihan agar semua yang kita lakukan memiliki dasar,” ucap Riswan.

Riswan mengatakan bahwa menanam mangrove tidak sama seperti menanam tumbuhan lainnya karena mangrove memiliki ekosistem unik yang hanya bisa hidup di daerah pesisir yang dipengaruhi pasang surut air laut.

Baca Juga :  Bapenda Lotim Kejar PAD Rp 600 M, Target 100 Persen Akhir Tahun

“Tanpa pasang surut air laut, mangrove tidak bisa hidup, itulah keunikannya,” tambahnya.

Materi yang diberikan dalam pelatihan tersebut meliputi cara menanam mangrove yang sesuai prosedur, alasan menanamnya, jenis-jenis mangrove, dan dampaknya terhadap lingkungan.

“Secara teori dan teknis, peserta mendapatkan pengetahuan sehingga nanti ketika mereka menanam mangrove, mereka sudah paham bagaimana cara menjaganya,” jelas Riswan.

Riswan juga mengapresiasi kehadiran banyak pemuda dalam diskusi ini. Menurutnya, pemuda saat ini jarang peduli terhadap lingkungan mereka, padahal lingkungan tersebut sangat berdampingan dengan kehidupan mereka.

“Mahasiswa Universitas Hamzanwadi sangat interaktif dan memiliki semangat juang lingkungan yang tinggi,” tuturnya.

Ia berharap diskusi tersebut terus berlanjut dan kegiatan penanaman mangrove di SLL dapat berlanjut dengan kegiatan lain yang bisa memperindah kawasan pantai di Labuhan Haji, khususnya di Lombok Timur.

Baca Juga :  DPRD Lotim Sesalkan Pemkab: Pungut Retribusi, Lalai Rawat Pasar

“Kegiatan diskusi ini tidak berhenti di sini, dan SLL bisa menjadi pionir di kawasan pantai ini,” harapnya.

Siti Komariah, mahasiswa Prodi Pariwisata Universitas Hamzanwadi, menyatakan bahwa pelatihan ini memberikan wawasan baru. “Saya mendapat pengetahuan baru bahwa mangrove adalah kumpulan dari pohon bakau,” katanya.

Ia juga belajar cara menanam dan merawat mangrove sampai tumbuh, berbeda dengan praktik menanam yang biasanya hanya ditanam lalu ditinggalkan.

Pelatihan ini sangat menarik bagi Siti karena selain disajikan dengan foto, bibit bakau yang cocok untuk menghalau abrasi juga dibawakan secara langsung.

“Dari pelatihan ini, kami mendapatkan banyak ilmu karena narasumbernya memang ahli di bidang tersebut,” tutupnya.***

Follow WhatsApp Channel lombokini.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

DPRD Lombok Timur Tetapkan APBD Perubahan 2026, Minta Pemda Percepat Realisasi
UAS Paparkan Tujuh Pelajaran dari Maulana Syaikh TGKH Muhammad Zainuddin Abdul Madjid
Wabup Lombok Timur Ingatkan Warga Tak Salahkan Kadus hingga Bupati soal Bansos
DPRD Lotim Sesalkan Pemkab: Pungut Retribusi, Lalai Rawat Pasar
Pemkab Lotim Alokasikan Tambahan APBD 2026 untuk Infrastruktur dan Kesehatan
Bapenda Lotim Kejar PAD Rp 600 M, Target 100 Persen Akhir Tahun
Pemerintah Saling Tuding Soal Carut-Marut Data Desil, Masyarakat Harus ke Mana?
Pemkab Lombok Timur Petakan Kebutuhan ASN, Ribuan Tenaga Honorer Masuk Usulan

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Rabu, 30 September 2026 - 20:30 WITA

DPRD Lombok Timur Tetapkan APBD Perubahan 2026, Minta Pemda Percepat Realisasi

Minggu, 13 September 2026 - 14:43 WITA

UAS Paparkan Tujuh Pelajaran dari Maulana Syaikh TGKH Muhammad Zainuddin Abdul Madjid

Jumat, 11 September 2026 - 22:05 WITA

Wabup Lombok Timur Ingatkan Warga Tak Salahkan Kadus hingga Bupati soal Bansos

Rabu, 9 September 2026 - 18:38 WITA

DPRD Lotim Sesalkan Pemkab: Pungut Retribusi, Lalai Rawat Pasar

Rabu, 9 September 2026 - 14:14 WITA

Pemkab Lotim Alokasikan Tambahan APBD 2026 untuk Infrastruktur dan Kesehatan

Berita Terbaru

Dokter Umum RSUD Soedjono Selong, Dr Ario menjelaskan tentang Influenza A yang marak diperbincangkan saat ini.

Kesehatan

Influenza A, Berbahaya, kah? Begini Penjelasan Dokter Ario

Selasa, 6 Okt 2026 - 19:51 WITA

Calon Ketua Umum BPD ABUJAPI NTB, Syamsuddin, S.Sos, S.H, M.H., atau Bung Syam.  (Foto: Lombokini.com).

Berita

Bung Syam Siap Majukan ABUJAPI NTB secara Profesional

Senin, 5 Okt 2026 - 22:00 WITA