Polwan Cantik Jadi Pagar Betis Aksi di Dinas Dikbud Lombok Timur

- Penulis Berita

Kamis, 27 Juni 2024 - 10:48 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Polwan Cantik jadi pagar betis massa aksi di pintu masuk Dinas Dikbud Lombok Timur. (foto: www.lombokini.com)

Polwan Cantik jadi pagar betis massa aksi di pintu masuk Dinas Dikbud Lombok Timur. (foto: www.lombokini.com)

Kehadiran sejumlah Polwan yang bertugas mengamankan jalannya aksi AlPA di Dinas Dikbud Lombok Timur, memberikan kesan tersendiri bagi para demonstran dan pengguna jalan.

LOMBOKini.com – Sebuah aksi demonstrasi yang digelar di kantor Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Lombok Timur menarik perhatian publik bukan hanya karena tuntutan yang disuarakan, tetapi juga karena kehadiran sejumlah polisi wanita (Polwan) yang bertugas mengamankan jalannya aksi Aliansi Pemuda Aktivis (ALPA), Kamis 27 Juni 2024.

Baca Juga :  Menuju Indonesia Emas 2045, Lombok Timur Luncurkan Sekolah Lansia

Para Polwan cantik ini menjadi pagar betis, memberikan kesan tersendiri bagi para peserta aksi dan masyarakat pengguna jalan.

Aksi yang diikuti oleh puluhan demonstran tersebut menuntut oknum Kepala Sekolah Negeri 2 Kalijaga, Kecamatan Lenek untuk di copot dan mengevaluasi kinerja Pejabat Dikbud Lombok Timir.

Para demonstran membawa berbagai spanduk dan poster berisi tuntutan mereka, serta menyuarakan aspirasi mereka dengan damai.

Dari pantauan lombokini.com, kehadiran Polwan cantik yang membentuk pagar Betis persis dipintu masuk kantor Dikbud memberikan pengaruh pada aksi.

Baca Juga :  PDAM Lombok Timur Tingkatkan Pelayanan dengan Aplikasi GIS

Meski sempat bersitegang dengan massa aksi, para Polwan ini terlihat humanis, menunjukkan empati dan profesionalisme yang tinggi.

“Kami di sini untuk memastikan aksi berjalan dengan aman dan damai,” ujar salah satu Polwan yang bertugas.

Aksi demonstrasi tersebut berakhir dengan damai tanpa insiden yang berarti, dan para demonstran berpindah setelah menyampaikan aspirasi mereka. (lk)

Penulis : Ong

Editor : Redaksi

Berita Terkait

TMMD ke-121 di Lombok Timur: Fokus pada Pembangunan Desa dan Penyuluhan Sosial
Keceriaan Hari Anak Nasional 2024 di SLB Negeri 2 Masbagik Bersama Pj Bupati Lombok Timur
Tiga Pelajar Lombok Timur Lulus Seleksi Tim Paduan Suara di Istana Negara
Luthfi-Wahid akan Tambah Anggaran Makan Gratis Anak Yatim dan Operasional LKSA
Pelatihan Pengendalian Usaha di Lombok Timur akan Diikuti 250 Peserta
Lombok Timur Siap Meriahkan Harganas ke-31 dengan Beragam Acara Menarik
Syamsul Luthfi-Abdul Wahid akan Bangun Infrastruktur Skala Besar dengan Skema Public Private Partnerships
Viral, Video Bakal Calon Bupati Lombok Timur, Jika Terpilih Langsung Angkat Utang

Berita Terkait

Sabtu, 13 Juli 2024 - 15:03 WIB

Dugaan Pelecehan Seksual oleh Oknum Guru Ngaji Ternyata Calon Kepala Sekolah di Sambelia

Rabu, 10 Juli 2024 - 19:26 WIB

Aktvis PMII Lombok Timur Ditangkap Bawa Sabu

Rabu, 10 Juli 2024 - 08:03 WIB

Polres Lombok Timur Ungkap Kasus KDRT Sadis, Suami Bunuh Istri dengan Parang

Jumat, 1 Maret 2024 - 01:31 WIB

Ratusan Jamaah Ponpes Baiturrahman Gelar Unjuk Rasa di Kejari Lotim dan PN Selong

Rabu, 29 November 2023 - 13:17 WIB

MA Berperan Penting dalam Sengketa Pemilu dan Diskualifikasi Calon

Jumat, 24 November 2023 - 08:55 WIB

Tersangka DPO Kasus Dermaga Labuhan Haji Ditemukan di Bandung Jabar

Jumat, 20 Oktober 2023 - 08:39 WIB

Cek TKP Kebakaran Rumah di Desa Sembalun Bumbung

Rabu, 20 September 2023 - 08:53 WIB

Polres Lombok Barat Tangkap Pencuri dengan Modus Pura-pura Bantu Korban Kecelakaan

Berita Terbaru

Seorang ibu menggedong anaknya yang diberikan vaksin polio oleh tenaga kesehatan Puskesmas Sembalun. (foto: ong)

Kesehatan

Vaksinasi Polio di Sembalun Sasar 3. 893 Anak Usia 0-7 Tahun

Selasa, 23 Jul 2024 - 12:09 WIB