Polwan Cantik Jadi Pagar Betis Aksi di Dinas Dikbud Lombok Timur

Kamis, 27 Juni 2024

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Polwan Cantik jadi pagar betis massa aksi di pintu masuk Dinas Dikbud Lombok Timur. (foto: www.lombokini.com)

Polwan Cantik jadi pagar betis massa aksi di pintu masuk Dinas Dikbud Lombok Timur. (foto: www.lombokini.com)

Kehadiran sejumlah Polwan yang bertugas mengamankan jalannya aksi AlPA di Dinas Dikbud Lombok Timur, memberikan kesan tersendiri bagi para demonstran dan pengguna jalan.

LOMBOKini.com – Sebuah aksi demonstrasi yang digelar di kantor Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Lombok Timur menarik perhatian publik bukan hanya karena tuntutan yang disuarakan, tetapi juga karena kehadiran sejumlah polisi wanita (Polwan) yang bertugas mengamankan jalannya aksi Aliansi Pemuda Aktivis (ALPA), Kamis 27 Juni 2024.

Baca Juga :  Knalpot Brong dan Tanpa Helm Diburu, Satlantas Lotim Catat 1.009 Penindakan dalam Sebulan

Para Polwan cantik ini menjadi pagar betis, memberikan kesan tersendiri bagi para peserta aksi dan masyarakat pengguna jalan.

Aksi yang diikuti oleh puluhan demonstran tersebut menuntut oknum Kepala Sekolah Negeri 2 Kalijaga, Kecamatan Lenek untuk di copot dan mengevaluasi kinerja Pejabat Dikbud Lombok Timir.

Para demonstran membawa berbagai spanduk dan poster berisi tuntutan mereka, serta menyuarakan aspirasi mereka dengan damai.

Dari pantauan lombokini.com, kehadiran Polwan cantik yang membentuk pagar Betis persis dipintu masuk kantor Dikbud memberikan pengaruh pada aksi.

Baca Juga :  DPRD Lombok Timur Tetapkan APBD Perubahan 2026, Minta Pemda Percepat Realisasi

Meski sempat bersitegang dengan massa aksi, para Polwan ini terlihat humanis, menunjukkan empati dan profesionalisme yang tinggi.

“Kami di sini untuk memastikan aksi berjalan dengan aman dan damai,” ujar salah satu Polwan yang bertugas.

Aksi demonstrasi tersebut berakhir dengan damai tanpa insiden yang berarti, dan para demonstran berpindah setelah menyampaikan aspirasi mereka. (lk)

Penulis : Ong

Editor : Redaksi

Follow WhatsApp Channel lombokini.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Knalpot Brong dan Tanpa Helm Diburu, Satlantas Lotim Catat 1.009 Penindakan dalam Sebulan
DPRD Lombok Timur Tetapkan APBD Perubahan 2026, Minta Pemda Percepat Realisasi
Warga Ekas Buana Gelar Aksi, Soroti Dugaan Hubungan Sekdes dengan Perempuan hingga Hamil di Luar Nikah
UAS Paparkan Tujuh Pelajaran dari Maulana Syaikh TGKH Muhammad Zainuddin Abdul Madjid
Wabup Lombok Timur Ingatkan Warga Tak Salahkan Kadus hingga Bupati soal Bansos
333 Siswa Korban Keracunan MBG di Lombok Tengah Pulang dari Puskesmas, BGN Hentikan SPPG
DPRD Lotim Sesalkan Pemkab: Pungut Retribusi, Lalai Rawat Pasar
Pemkab Lotim Alokasikan Tambahan APBD 2026 untuk Infrastruktur dan Kesehatan

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Kamis, 15 Oktober 2026 - 18:53 WITA

Knalpot Brong dan Tanpa Helm Diburu, Satlantas Lotim Catat 1.009 Penindakan dalam Sebulan

Rabu, 30 September 2026 - 20:30 WITA

DPRD Lombok Timur Tetapkan APBD Perubahan 2026, Minta Pemda Percepat Realisasi

Rabu, 23 September 2026 - 20:56 WITA

Warga Ekas Buana Gelar Aksi, Soroti Dugaan Hubungan Sekdes dengan Perempuan hingga Hamil di Luar Nikah

Minggu, 13 September 2026 - 14:43 WITA

UAS Paparkan Tujuh Pelajaran dari Maulana Syaikh TGKH Muhammad Zainuddin Abdul Madjid

Jumat, 11 September 2026 - 22:05 WITA

Wabup Lombok Timur Ingatkan Warga Tak Salahkan Kadus hingga Bupati soal Bansos

Berita Terbaru

Berita

Ulama Kharismatik NTB Tuan Guru Bagu Wafat di Usia 90 Tahun

Kamis, 15 Okt 2026 - 14:41 WITA