PKS Prediksi Hasil Musyawarah Majelis Syura Sulit Selain Cak Imin

Rabu, 6 September 2023 - 08:33 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Juru Bicara (Jubir) Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Ahmad Mabruri . (Foto: suara.com).

Juru Bicara (Jubir) Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Ahmad Mabruri . (Foto: suara.com).

LOMBOKINI.com – Juru Bicara (Jubir) Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Ahmad Mabruri, telah mengumumkan rencana pelaksanaan Musyawarah Majelis Syura untuk menentukan dukungan terhadap bakal Calon Wakil Presiden (cawapres) pendamping Anies Baswedan.

Rencananya, musyawarah tersebut akan digelar pada akhir bulan September 2023.

Mabruri menjelaskan, bahwa keputusan ini perlu diambil sebelum periode pendaftaran calon, yang akan dimulai pada awal Oktober.

“Sebelum pendaftaran seharusnya sudah (musyawarah Majelis Syura). Kan pendaftaran di awal Oktober, berarti akhir September ini harus sudah ada keputusan, paling mentoklah,” kata Mabruri, di Jakarta, Selasa, 5 September 2023.

Baca Juga :  SMSI dan ABPEDNAS Jajaki Kolaborasi Nasional Perkuat Tata Kelola Desa

Dalam penentuan dukungan, kata Mabruri, bahwa pilihan akan semakin sulit jika musyawarah Majelis Syura tidak langsung memilih Ketua Umum PKB, Muhaimin Iskandar, yang akrab disapa Cak Imin, sebagai bakal cawapres Anies.

“Saya nggak boleh berandai-andai, tapi nanti pilihannya akan semakin sulit, kalau selain Cak Imin,” katanya.

Mabruri juga menyebut, bahwa musyawarah Majelis Syura kemungkinan akan dilaksanakan antara tanggal 15 hingga 20 September mendatang.

“Sekarang tanggal 5 September, ya paling 15 September lah kurang lebih sampai 20 September. Berarti kan harus ada keputusan di akhir September,” tambahnya.

Baca Juga :  Polri Luncurkan SIM Digital, Pengendara Cukup Tunjukkan di Ponsel

Sebelumnya, PKS telah menunggu pertemuan silaturahmi dari Cak Imin sebelum menggelar musyawarah Majelis Syura terkait penentuan calon wakil presiden untuk Anies Baswedan.

Meskipun Anies telah memilih Cak Imin sebagai calon pendampingnya, PKS tetap akan melakukan musyawarah lebih dahulu sebelum mengambil keputusan resmi.

PKS pun tetap menantikan kunjungan Cak Imin sebelum melanjutkan proses tersebut.

“Ya, Insyaallah (musyawarah digelar usai bertemu Cak Imin),” kata Ketua Fraksi PKS di DPR, Jazuli Juwaini, di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta. ***

Sumber Berita : suara.com

Berita Terkait

Kakorlantas Tegaskan Transformasi Penegakan Hukum Lalu Lintas Berbasis ETLE 95 Persen
Polri Luncurkan SIM Digital, Pengendara Cukup Tunjukkan di Ponsel
Kemendikdasmen Tegaskan Guru Non-ASN Tetap Boleh Mengajar di Sekolah Negeri
Mi6: Oke Wiredarme Hadirkan Warna Baru dalam Bursa Musda Demokrat NTB
SMSI dan ABPEDNAS Jajaki Kolaborasi Nasional Perkuat Tata Kelola Desa
Cadangan Beras RI Tembus Rekor 5,37 Juta Ton, Wamentan: Tertinggi dalam Sejarah
Dua Kader Muda Partai Demokrat Siap Bertarung Perebutkan Kursi Ketua DPD NTB
Partai Demokrat NTB Sambut Tokoh Muda, Dr. Gema Perkuat Jaringan Komunikasi Kader

Berita Terkait

Rabu, 28 Januari 2026 - 21:50 WITA

Kerja Sama Bali-NTB dan NTT Masuki Fase Implementasi Nyata

Berita Terbaru