Persatuan Guru NW Gencarkan Stop Stunting 

Rabu, 8 November 2023 - 18:58 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Berlangsung sosialisasi stop stunting di Ponpes YANMU NW Peraya, Lombok Tengah. (foto:istimewa) 

Berlangsung sosialisasi stop stunting di Ponpes YANMU NW Peraya, Lombok Tengah. (foto:istimewa) 

LOMBOKINI.com Persatuan Guru Nahdlatul Wathan (PGNW), terus melakukan sosialisasi stop stanting. Kali ini bergeser ke Lombok Tengah, di Ponpes YANMU NW Praya.

Sosialisasi stop stunting ini merupakan kegiatan ke-11 kalinya, bekerjasama dengan Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Provinsi NTB.

Pimpinan Pusat PGNW, Lale Yaqutunnafis, menyampaikan, sosialisasi stop stunting yang menyasar guru di sekolah-sekolah dinilai langkah yang tepat.

“Guru merupakan orang tua kedua bagi murid-murid. Guru bisa menyampaikan langsung kepada siswa tetang hasil sosialisasi yang diterimanya,” ujar Lale, melalui keterangan resminya, Rabu, 8 November 2023.

Baca Juga :  Material Jerami dan Bambu Picu Api Cepat Lalap Rumah Adat Sade

Sosialisasi stop stunting melalui lini pendidikan, diharapkan para guru dapat lebih memahami dan menerapkan tetang pola asuh yang baik pada masa 1000 hari pertama kehidupan.

Selain itu, menjaga kesehatan seperti mengkonsumsi makanan dengan gizi seimbang untuk mencegah stunting.

Baca Juga :  Mahasiswa KKN ITSKes Muhammadiyah Selong Gelar Sosialisasi dan Pemberian Makanan Tambahan bagi 55 Balita Stunting

Begitu pula dengan remaja tentu harus tahu cara mempersiapkan diri dengan matang, tidak menikah di usia dini.

“Menghindari pernikahan usia dini salah satu cara mencegah stunting,” kata Samsul Anam, selalu ketua Pokja Remaja.

Dalam kesempatan itu pula, Lale Yaqutunnafis mengajak para santri dan guru untuk menyumbang masing-masing satu butir telur.

Telur ini, kemudian nantinya akan disumbangkan kepada keluarga yang berisiko stunting.*

Penulis : Ong

Editor : Redaksi

Berita Terkait

Mahasiswa KKN ITSKes Muhammadiyah Selong Gelar Sosialisasi dan Pemberian Makanan Tambahan bagi 55 Balita Stunting
Seleksi Nakes Teladan Tingkat Provinsi NTB 2026, Lombok Timur Usung Tiga Inovasi Unggulan
Kejar Target UHC, Pemda Lotim Dorong Kepesertaan BPJS Kesehatan Segmen Pekerja
Bupati Lombok Timur Resmikan Medica Clinic Sembalun, Layani Wisatawan dan Masyarakat
Cek Gula Darah hingga Kolesterol, Dinkes Lotim Buka Layanan Gratis bagi Pengunjung Festival Muharram
Ormas Keris Sasak Protes Dokter Tak Ramah dan Minta Layanan Setara di RSUD Selong
DPRD Sebut Pelayanan Kesehatan di Lombok Timur Masih Jauh dari Ideal
Dikes Lombok Timur Temukan Bakteri E-Coli Melebihi Batas Normal di Dapur MBG

Berita Terkait

Selasa, 1 September 2026 - 22:01 WITA

Tambang Menggali, Pangan Mulai Berkurang

Selasa, 1 September 2026 - 19:13 WITA

Lombok Timur Tiba-tiba 131 Tahun: Sang Keliru Carente Mikir

Selasa, 1 September 2026 - 13:28 WITA

Sejarah Lahirnya Lombok Timur: ‘Onder Afdeling’

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 14:29 WITA

Sejarah Lahirnya Lombok Timur

Rabu, 26 Agustus 2026 - 14:50 WITA

Pertanian Lombok Timur Tumbuh 5,08 Persen, Momentum Baru Ekonomi Daerah

Minggu, 23 Agustus 2026 - 17:15 WITA

Bermasalah: Roadmap Kebudayaan NTB 2027-2047

Minggu, 23 Agustus 2026 - 11:55 WITA

Resensi Buku ‘Kebijakan Ekonomi Publik’

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 23:37 WITA

Ate Bakat: Konseptualisasi Estetika Sasak

Berita Terbaru