Peningkatan Literasi Digital dan Keuangan Diperlukan di Kalangan Pelajar

Sabtu, 3 Februari 2024

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Anggota Komisi XI DPR RI Indah Kurniawati saat mengikuti pertemuan Kunjungan Kerja Spesifik Komisi XI DPR RI ke Kota Tangerang Selatan, provinsi Banten. (sumber: dpr.go.id)

Anggota Komisi XI DPR RI Indah Kurniawati saat mengikuti pertemuan Kunjungan Kerja Spesifik Komisi XI DPR RI ke Kota Tangerang Selatan, provinsi Banten. (sumber: dpr.go.id)

LOMBOKINI.com – Dalam era digital dan modern saat ini, gawai atau gadget telah menjadi bagian tak terpisahkan dari kehidupan sehari-hari, terutama bagi para pelajar. Meskipun penggunaan gawai meningkat pesat, fenomena pertumbuhan pinjaman online (pinjol) tidak sejalan dengan peningkatan literasi digital dan keuangan di kalangan remaja.

 

Menanggapi hal ini, Anggota Komisi XI DPR RI, Indah Kurniawati, menekankan perlunya peningkatan literasi digital dan keuangan secara masif dan terstruktur.

 

Dia mengakui bahwa anak muda, khususnya pelajar, memiliki keinginan besar untuk mendapatkan sesuatu secara instan, terutama dengan mudahnya akses gawai.

 

Dikatakan Indah, kaum pelajar dan remaja yang akrab dengan digital perlu ditingkatkan literasi keuangannya, agar tidak mudah tergoda dengan tawaran yang terlalu bagus untuk menjadi kenyataan.

Baca Juga :  Atdikbud KBRI Singapura dan Canberra Tak Temukan Dokumen Pendidikan Gibran

 

“Literasi keuangan bukan hanya tentang penggunaan, tetapi juga bagaimana memanfaatkan tawaran tersebut secara bijak dan sesuai kebutuhan,” ujar Indah, mengutip laman dpr.go.id pada Sabtu 3 Februari 2024

 

Indah juga mengimbau peran orangtua dalam mengingatkan dan menjaga anak-anak mereka agar tidak mudah terpengaruh oleh tawaran yang terlihat menggiurkan namun berpotensi menyebabkan penderitaan.

 

Selain itu, dia menyoroti perlunya regulasi yang lebih ketat dan peran pemerintah untuk menjaga agar data tidak mudah diakses, diterima, atau disebarkan.

 

“Peran pemerintah penting, perlu regulator yang lebih ketat, sehingga akses terhadap pinjol ilegal lebih sulit. Pastikan pinjol itu legal, konfirmasikan tawaran pertama ke Otoritas Jasa Keuangan (OJK), dan hindari tawaran yang terlihat tidak wajar,” tambah Indah.

Baca Juga :  Kapolri Suyudi Janji Dekatkan Polri dengan Masyarakat

 

Politisi PDI-Perjuangan tersebut juga mendorong inovasi dan kemajuan Bank Perekonomian Rakyat (BPR) sebagai Bank Peserta Penjaminan oleh Lembaga Penjamin Simpanan (LPS).

 

Indah menekankan perlunya pengawasan dari OJK, LPS, dan BI untuk memastikan bahwa BPR dapat memberikan kredit kepada debitur yang tepat.

 

“Inovasi dalam transformasi digital dengan memperhatikan prinsip governancy dan prudent sangat diperlukan bagi BPR agar dapat bertahan dan memberikan pembiayaan secara sehat,” tutupnya. (ong)

Penulis : Ong

Editor : Redaksi

Sumber Berita: dpr.go.id

Follow WhatsApp Channel lombokini.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Denny Minta MK Diskualifikasi Gibran, Sebut Persidangan Buktikan Gibran Tak Berijazah SMA
Mahfud MD: Surat Penyetaraan Ijazah Gibran Tak Sah secara Hukum Administrasi
Atdikbud KBRI Singapura dan Canberra Tak Temukan Dokumen Pendidikan Gibran
Kapolri Suyudi Janji Dekatkan Polri dengan Masyarakat
Presiden Prabowo Melantik Suyudi Ario Seto sebagai Kapolri
DPR Setujui Suyudi Ario Seto sebagai Kapolri Menggantikan Listyo Sigit
Komitmen Presiden Prabowo Pendidikan Gratis dari TK hingga Perguruan Tinggi
Gibran Digugat di MK, Ali BD: Saya Ragu Hakim Akan Kabulkan

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 22:02 WITA

Denny Minta MK Diskualifikasi Gibran, Sebut Persidangan Buktikan Gibran Tak Berijazah SMA

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 14:42 WITA

Mahfud MD: Surat Penyetaraan Ijazah Gibran Tak Sah secara Hukum Administrasi

Jumat, 2 Oktober 2026 - 22:32 WITA

Atdikbud KBRI Singapura dan Canberra Tak Temukan Dokumen Pendidikan Gibran

Kamis, 1 Oktober 2026 - 18:39 WITA

Kapolri Suyudi Janji Dekatkan Polri dengan Masyarakat

Kamis, 1 Oktober 2026 - 18:09 WITA

Presiden Prabowo Melantik Suyudi Ario Seto sebagai Kapolri

Berita Terbaru

Ketua TP PKK Provinsi NTB Hj. Sinta Agathia M. Iqbal menyapa seorang anak dalam acara cegah stunting di Kantor Desa Pringgabaya Utara, Kecamatan Pringgabaya LombokTimur. (Foto: Lombokini.com)

Opini

Benarkan Stunting di Lotim Turun Empat Persen? 

Jumat, 23 Okt 2026 - 12:12 WITA