Orok Bayi Ditemukan di Tempat Pembuangan Sampah Pantai Suryawangi

Senin, 8 Januari 2024

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Bayi mugil yang ditemukan oleh Witria (20) di tempat pembuangan sampah Pantai Suryawangi, Labuhan Haji. ( Photo:Istimewa)

Bayi mugil yang ditemukan oleh Witria (20) di tempat pembuangan sampah Pantai Suryawangi, Labuhan Haji. ( Photo:Istimewa)

LOMBOKINI.com –Warga Lombok Timur digegerkan dengan penemuan bayi mungil berjenis kelamin perempuan. Bayi tersebut masih hidup, ditemukan di jalan Pantai Suryawangi Kecamatan Labuhan Haji, dengan kondisi tali pusar masih menempel di perutnya.

Bayi mungil ini pertama kali ditemukan oleh Witria (20), warga Dusun Embung, Desa Masbagik Selatan, Kecamatan Masbagik, saat kembali ke tempat duduknya di Pantai Suryawangi usai membeli air minum, pada Minggu, 7 September 2023.

Baca Juga :  Menelisik Praktik Konservasi Inklusif Yayasan JARI di Wilayah Selat Alas

Kasi Humas Polres Lotim, Iptu Nikolas Osman, mengatakan, penemuan bayi itu sebelumnya dilihat saksi dengan mendengarkan suara tangisan bayi di sekitar lokasi kejadian. Setelah turun dari motornya, saksi melihat sebelah kiri di tempat pembungan sampah.

Kemudian saksi melihat ada kantong plastik warna hitam putih, terdapat pula bayi mungil dalam kondisi tali pusar diatas perut dan tanpa dibungkus sarung.

“Setelah itu, saksi memanggil kawannya Linda. Bersama-sama melihat bayi mungil tersebut,” tutur Osman,kepada media ini, Senin, 8 Januari 2023.

Baca Juga :  Knalpot Brong dan Tanpa Helm Diburu, Satlantas Lotim Catat 1.009 Penindakan dalam Sebulan

Lebih lanjut, saksi membawa bayi mungil ini kerumahnya. Sesampainya dirumah, bayi tersebut dibawa ke Polindes Bengkaung Kecamatan Masbagik. Setelah di periksa oleh Bidan Polindes, dirujuklah ke Puskesmas Lendang Nangka.

“Namun, kondisi Bayi ini sesak nafas, dirujuk kembali ke RSUD R Soedjono Selong, untuk diberikan penanganan intensif,”ujarnya. (Lk)

Penulis : Ong

Editor : Redaksi

Follow WhatsApp Channel lombokini.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Menelisik Praktik Konservasi Inklusif Yayasan JARI di Wilayah Selat Alas
DKP Lombok Timur Soroti Kesenjangan Akses Digital dan Kendala Subsidi BBM Nelayan Tradisional
Knalpot Brong dan Tanpa Helm Diburu, Satlantas Lotim Catat 1.009 Penindakan dalam Sebulan
DPRD Lombok Timur Tetapkan APBD Perubahan 2026, Minta Pemda Percepat Realisasi
UAS Paparkan Tujuh Pelajaran dari Maulana Syaikh TGKH Muhammad Zainuddin Abdul Madjid
Wabup Lombok Timur Ingatkan Warga Tak Salahkan Kadus hingga Bupati soal Bansos
DPRD Lotim Sesalkan Pemkab: Pungut Retribusi, Lalai Rawat Pasar
Pemkab Lotim Alokasikan Tambahan APBD 2026 untuk Infrastruktur dan Kesehatan

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Minggu, 25 Oktober 2026 - 05:31 WITA

Menelisik Praktik Konservasi Inklusif Yayasan JARI di Wilayah Selat Alas

Kamis, 22 Oktober 2026 - 21:03 WITA

DKP Lombok Timur Soroti Kesenjangan Akses Digital dan Kendala Subsidi BBM Nelayan Tradisional

Kamis, 15 Oktober 2026 - 18:53 WITA

Knalpot Brong dan Tanpa Helm Diburu, Satlantas Lotim Catat 1.009 Penindakan dalam Sebulan

Rabu, 30 September 2026 - 20:30 WITA

DPRD Lombok Timur Tetapkan APBD Perubahan 2026, Minta Pemda Percepat Realisasi

Minggu, 13 September 2026 - 14:43 WITA

UAS Paparkan Tujuh Pelajaran dari Maulana Syaikh TGKH Muhammad Zainuddin Abdul Madjid

Berita Terbaru

Ketua TP PKK Provinsi NTB Hj. Sinta Agathia M. Iqbal menyapa seorang anak dalam acara cegah stunting di Kantor Desa Pringgabaya Utara, Kecamatan Pringgabaya LombokTimur. (Foto: Lombokini.com)

Opini

Benarkan Stunting di Lotim Turun Empat Persen? 

Jumat, 23 Okt 2026 - 12:12 WITA