Oknum Dosen UNRAM Diduga Cabuli Mahasiswi Saat Konsultasi Skripsi

  • Whatsapp
Ilustrasi pencabulan.

LOMBOKINI.com – Oknum dosen Fakultas Hukum Universitas Mataram (Unram) diduga cabuli mahasiswi. Kasus pencabulan itu terungkap karena keluarga korban membeberkan dugaan kasus tersebut pada pihak kampus.

Aksi dugaan pencabulan itu dilakukan saat korban tengah melakukan konsultasi skripsi di salah satu ruangan Fakultas Hukum.

Dihubungi media, Rektor Unram, Prof. Lalu Husni enggan berkomentar banyak. Ia meminta media menghubungi Wakil Rektor III Unram.

“Masih sibuk, ada acara ni, ke WR III saja,” ujarnya melalui WhatsApp baru-baru ini.

Terpisah, Dekan Fakultas Hukum Unram, Dr. Hirsanuddin, mengatakan kasus tersebut dalam proses verifikasi.

“Kami baru dapat informasi tentang masalah tersebut. Sekarang kami sekarang melakukan verifikasi terhadap yang bersangkutan terlebih dahulu baru kami bisa informasikan,” ujar Hisannuddin.

Senin besok, kata Dia, akan dilakukan sidang etik pada yang bersangkutan terkait kasus tersebut. Sidang etik akan digelar di Unram secara terbuka.

Ketua Majelis Etik Fakultas Hukum Unram, Prof. Zainal Asikin menyarankan agar kasus tersebut dibawa ke aparat penegak hukum, sehingga dari penyidikan hingga hasil putusan pengadilan, Majelis Etik dapat mengeluarkan putusan terhadap oknum dosen tersebut.

“Kita bicara sanksi, norma hukum berbeda dengan norma etik dan berbeda sanksinya. Tidak bisa orang melanggar kode etik dihukum dengan norma hukum,” ucap Prof. Asikin.

“Kalau pelanggaran kode etik hukuman terberat penurunan pangkat, (dan) pencopotan jabatan sebagai sekretaris jurusan. Kalau mau dihukum pecat maka lihat UU ASN yaitu kalau dihukum pidana dengan ancaman hukuman lima tahun,” tambahnya.

Dikatakan, pihaknya akan tetap berikan sanksi maksimal terhadap oknum dosen tersebut. “Insyaallah kita akan kenakan sanksi yang maksimal,” tegas Prof. Zainal Asikin. LK

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *