Ngeyel Tak Bayar Pajak, Tambang Pasir di Lenek Disegel Petugas

Senin, 25 Maret 2024 - 17:14 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tim Terpadu saat dilokasi tambang pasir di wilayah Lenek Lauk yang disegel. (Sumber:istimewa)

Tim Terpadu saat dilokasi tambang pasir di wilayah Lenek Lauk yang disegel. (Sumber:istimewa)

LOMBOKINI.com – Pemilik Galian C atau Tambang di wilayah Lenek Daya, Kecamatan Lenek, Lombok Timur (Lotim) terpaksa gigit jari.

Usaha yang dikelola berupa tambang pasir ini, terpaksa ditutup Pemerintah Daerah (Pemda) Lotim.

Penutupan ini dieksekusi langsung oleh Tim Terpadu beranggotakan Bapenda Lotim, Satpol PP, Polri dan TNI pada Senin 25 Maret 2024.

Baca Juga :  Respons Tuntutan Massa, Bupati Janji Tindak Lanjut Sesuai Aturan

Kepala Bapenda Lotim, Muksin berada di lokasi bersama tim menjelaskan bahwa, penutupan ini dilakukan karena penambang tidak taat pajak.

Galian C milik Imam Taqwa ini telah nunggak bayar pajak selama tiga bulan. Bahkan diduga tidak berizin atau tambang Ilegal.

Baca Juga :  Oknum Catut Nama Kadis Pertanian Lotim untuk Memeras Pengecer Pupuk Bersubsidi

“Karena tidak patuh dan taat bayar pajak, terpaksa di tutup dan disegel petugas,”ungkap Muksin.

Lebih lanjut, aturan tegas berupa penutupan dan penyegelan ini berlaku ke pengusaha galian lainnya.

Hal ini dilakukan untuk meningkatkan pendapatan daerah bersumber dari kekayaan alam, yang diambil kemudian dijual.***

Penulis : Ong

Berita Terkait

Wamen Diktisaintek Letakkan Batu Pertama Pusat Riset Rumput Laut Tropis di Lombok Timur
Mentan Amran Tetapkan NTB Pusat Bawang Putih Nasional, Targetkan Hentikan Impor dalam 3-5 Tahun
Longsor Blokir Total Jalur Wisata Pusuk Sembalun, Alat Berat Dikerahkan
Kejari Lombok Timur Selidiki Pungutan Liar dalam Program Reforma Agraria
Wali Murid Pukuli Ibu Rumah Tangga hingga Gigi Patah di Aikmel
Di Balik PAD Meningkat, Darurat di RSUD Selong: Obat Kosong, Nakes Tak Dibayar
Kadis Dikbud Lotim Serukan Pencegahan Perundungan Usai Dugaan Kasus di SD Pringgabaya
Siswa Kelas 1 SD di Lombok Timur Diduga Alami Patah Tulang Akibat Diinjak Teman

Berita Terkait

Rabu, 4 Februari 2026 - 10:14 WITA

Gaji ASN NTB Membeku di Bank NTB Syariah, Sistem Dipertanyakan

Jumat, 9 Januari 2026 - 15:54 WITA

Diskop UKM Lotim Imbau Penerima Bantuan Segera Perbaiki Rekening Bermasalah

Selasa, 6 Januari 2026 - 14:11 WITA

Pungli Wisata Lombok Tembus Rp 360 Juta per Tahun, Pemerintah Diminta Bertindak Tegas

Senin, 5 Januari 2026 - 18:05 WITA

PDO NTB Beri Ultimatum 2×24 Jam ke Grab, Gocar, dan Maxim Terkait Tarif Baru

Senin, 29 Desember 2025 - 23:30 WITA

Pemkab Lotim Revitalisasi Pasar Rensing dan Suela pada 2026

Senin, 29 Desember 2025 - 23:05 WITA

FH UNS Serahkan Sertifikat Indikasi Geografis Kopi Robusta Lemukih ke Pemerintah Buleleng

Senin, 29 Desember 2025 - 14:46 WITA

Samsat Rinjani Selong Lampaui Target, Setor Rp 83 Miliar ke Lombok Timur

Sabtu, 27 Desember 2025 - 15:39 WITA

Bapenda Lotim Pacu Realisasi, Target PAD Rp 557 Miliar Dikejar

Berita Terbaru