Nama PMII Tercoreng, Ketua Cabang Terlibat Kasus Narkoba

- Penulis Berita

Rabu, 10 Juli 2024 - 20:01 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua PKC PMII Bali Nusra, Herman Jayadi. ( sumber: istimewa)

Ketua PKC PMII Bali Nusra, Herman Jayadi. ( sumber: istimewa)

LOMBOKINI.com – Karena diduga sebagai pengedar narkoba jenis sabu, ZH diringkus Satresnarkoba Polres Lombok Timur pada Selasa (9/7/2024).

Akibat tindakan ZH tersebut, nama Organisasi Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) tercoreng oleh kasus narkoba. ZH diketahui sebagai Ketua Cabang PMII Lombok Timur.

Ketua PKC PMII Bali Nusra, Herman Jayadi, angkat bicara soal kasus yang menimpa ZH. Dia menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh elemen masyarakat, alumni, dan kader PMII.

“Atas musibah yang menimpa kita ini, kami bersikap,” tulis Herman dalam keterangan resminya pada Rabu, 10 Juli 2024.

Baca Juga :  Aktvis PMII Lombok Timur Ditangkap Bawa Sabu

Herman menjelaskan bahwa organisasi PMII memiliki aturan yang mengatur jalannya organisasi. “Kami tegas terhadap oknum yang mencemarkan nama baik organisasi,” tegasnya.

Sikap PKC PMII Bali Nusra yang disampaikan Herman dalam keterangan resmi adalah sebagai berikut:

  1. PKC PMII Bali Nusra resmi memberhentikan saudara ZH sebagai Ketua Cabang sekaligus keanggotaannya di PMII karena telah melanggar AD/ART dan peraturan organisasi serta mencemarkan nama baik organisasi. Ini adalah musibah bagi organisasi kami.
  2. Kami berkomitmen untuk memerangi barang haram ini, sehingga organisasi tegas dalam memberhentikan siapapun kader yang terlibat dengan narkoba. Kami mendukung POLRI untuk memberantas narkoba di NTB tanpa pandang bulu.
  3. Kami akan lebih selektif dalam rekrutmen pemimpin di PMII dengan mewajibkan surat keterangan bebas narkoba.
  4. Kami meminta kepada media agar tidak lagi mengaitkan kasus ini dengan PMII karena secara organisasi kami sudah memberhentikan ZH.
  5. Kami menyerahkan sepenuhnya kepada aparat penegak hukum untuk memproses ZH secara hukum.
  6. Kami mengimbau kepada seluruh kader PMII untuk bersama-sama memerangi narkoba dan menjauhinya sejauh-jauhnya karena dapat merusak diri dan orang lain.***

Penulis : Ong

Editor : Redaksi

Berita Terkait

Kebakaran di Puncak Gunung Gedong Sembalun, Asap Tebal Terlihat Membumbung Tinggi
Kasus Dugaan Pelecehan Seksual oleh Guru Ngaji di Sambelia Gegerkan Warga
Polwan Cantik Jadi Pagar Betis Aksi di Dinas Dikbud Lombok Timur
Terciduk Sembunyikan Sabu Dalam Dubur, Pengedar Aikmel Diamankan Polisi
Polisi Tangkap Pelaku Pembunuhan Sadis di Lombok Timur Kurang dari 24 Jam
Menyelisik Dibalik Aksi Penyegelan Kantor Desa Nyiur Tebel Hingga Kades Diminta Mundur
Penemuan Orok Bayi di Parit Sawah Desa Tetebatu Selatan
Diguyur Hujan, Jalan Pusuk Sembalun Longsor

Berita Terkait

Sabtu, 13 Juli 2024 - 15:03 WIB

Dugaan Pelecehan Seksual oleh Oknum Guru Ngaji Ternyata Calon Kepala Sekolah di Sambelia

Rabu, 10 Juli 2024 - 19:26 WIB

Aktvis PMII Lombok Timur Ditangkap Bawa Sabu

Rabu, 10 Juli 2024 - 08:03 WIB

Polres Lombok Timur Ungkap Kasus KDRT Sadis, Suami Bunuh Istri dengan Parang

Jumat, 1 Maret 2024 - 01:31 WIB

Ratusan Jamaah Ponpes Baiturrahman Gelar Unjuk Rasa di Kejari Lotim dan PN Selong

Rabu, 29 November 2023 - 13:17 WIB

MA Berperan Penting dalam Sengketa Pemilu dan Diskualifikasi Calon

Jumat, 24 November 2023 - 08:55 WIB

Tersangka DPO Kasus Dermaga Labuhan Haji Ditemukan di Bandung Jabar

Jumat, 20 Oktober 2023 - 08:39 WIB

Cek TKP Kebakaran Rumah di Desa Sembalun Bumbung

Rabu, 20 September 2023 - 08:53 WIB

Polres Lombok Barat Tangkap Pencuri dengan Modus Pura-pura Bantu Korban Kecelakaan

Berita Terbaru

Seorang ibu menggedong anaknya yang diberikan vaksin polio oleh tenaga kesehatan Puskesmas Sembalun. (foto: ong)

Kesehatan

Vaksinasi Polio di Sembalun Sasar 3. 893 Anak Usia 0-7 Tahun

Selasa, 23 Jul 2024 - 12:09 WIB