Komunitas PSP Lombok Timur Angkatan Ke II Inisiasi Workshop untuk Terciptanya Pelajar Pancasila

Selasa, 5 September 2023 - 19:08 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pembukaan workshop Modul Ajar dan P5 yang di inisiasi oleh Komunitas PSP Lombok Timur angkatan ke-II.(Ong)

Pembukaan workshop Modul Ajar dan P5 yang di inisiasi oleh Komunitas PSP Lombok Timur angkatan ke-II.(Ong)

LOMBOKINI.com – Program Sekolah Penggerak (PSP) terus berupaya mewujudkan visi Pendidikan Indonesia dalam menciptakan Indonesia maju yang berdaulat, mandiri, dan berkepribadian melalui terciptanya Pelajar Pancasila.

Program yang telah berlangsung sejak tahun lalu ini, dengan fokus pada pengembangan hasil belajar siswa secara holistik, mencakup kompetensi literasi dan numerasi, serta karakter siswa, yang diawali dengan pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM) yang unggul, termasuk kepala sekolah dan guru.

Dalam rangka mewujudkan visi tersebut, Komunitas PSP Lombok Timur angkatan ke-II, menginisiasi sebuah Workshop ke-dua kalinya di SD Negeri 4 Danger, Kecamatan Masbagik, pada Senin, 4 September 2023.

Workshop yang diikuti 180 peserta ini, mendapat dukungan penuh dari Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Kabupaten Lombok Timur.

Dalam Workshop tersebut, peserta dibimbing oleh fasilitator untuk menyusun Modul Ajar dan Modul Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) bagi guru kelas 2 dan 5, serta guru mata pelajaran Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti (PAIB), Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan (PJOK) dan Bahasa Inggris jenjang SD.

Baca Juga :  Kapolri Beri Pin Emas ke Gubernur NTB dan Bupati Lotim atas Dukungan Swasembada Bawang Putih

Dikarenakan jumlah peserta yang cukup besar, panitia membagi pelaksanaan Workshop menjadi dua tahap. Hal ini dilakukan agar tidak mengganggu proses pembelajaran bagi peserta didik.

Ketua Komunitas PSP Lombok Timur, angkatan ke-II, Sumiadis, menjelaskan bahwa tahap pertama Workshop diadakan di SD Negeri 4 Danger, dengan diikuti oleh 100 peserta dari guru kelas 2 dan 5.

Sementara itu, Workshop bagi guru mata pelajaran akan dilaksanakan di SD Negeri 2 Paok Motong, yang akan berlangsung pada tanggal 7, 8, dan 9 September mendatang.

Sumiadis menegaskan, bahwa tujuan dari Workshop ini adalah agar peserta mampu mengembangkan modul ajar yang akan menjadi panduan dalam proses pembelajaran.

Baca Juga :  Mahasiswa KKN ITSKes Muhammadiyah Selong Gelar Sosialisasi dan Pemberian Makanan Tambahan bagi 55 Balita Stunting

Hal ini menurutnya, sangat penting terutama untuk memastikan kualitas pengajaran dan fokus pada perkembangan siswa. Dengan harapan, ada pengimbasan ke sekolah non PSP untuk implementasi kurikulum merdeka.

Sebelumnya, kegiatan Workshop Modul Ajar dan Modul P5 ini dibuka oleh Kepala Dinas Dikbud Lombok Timur, Izzuddin.

Dalam sambutannya, Izzuddin berharap agar semua peserta mengikuti Workshop ini dengan sungguh-sungguh, sehingga program ini dapat berjalan dengan lancar dan bermanfaat.

Izzuddin juga menekankan, pentingnya penguatan kapasitas guru dan kepala sekolah melalui kegiatan tersebut.

Dengan dukungan anggaran dari APBN, harapannya adalah setiap sekolah dapat menyelesaikan modul-modul dengan baik dan pengimbasan ke sekolah non PSP.

“Kegiatan ini telah mendapat intervensi APBN, maka kita berharap benar-benar dilaksanakan dengan kesungguhan. Serta, memberikan pengetahuan kepada sekolah yang belum termasuk sekolah penggerak,” imbuhnya. ***

Berita Terkait

Bapenda Lotim Kejar PAD Rp 600 M, Target 100 Persen Akhir Tahun
Pemerintah Saling Tuding Soal Carut-Marut Data Desil, Masyarakat Harus ke Mana?
Buka FTBI 2026 Selong: Dikbud Tegaskan Larangan Siswa Bawa Motor dan Angin Segar Bagi 4.889 Guru Paruh Waktu
Dukung Edaran Dikbud, Satlantas Polres Lotim Siap Tertibkan Pelajar Pengendara Motor
Melalui FTBI 2026, Dikbud Lombok Timur Bentengi Bahasa Sasak dari Arus Modernisasi
Pemkab Lombok Timur Petakan Kebutuhan ASN, Ribuan Tenaga Honorer Masuk Usulan
Kebakaran di Pasar Keruak Hanguskan Empat Toko, Kerugian Capai Rp 400 Juta
Pemkab Lombok Timur Gelar Rakor Evaluasi Program Pencegahan Korupsi

Berita Terkait

Minggu, 6 September 2026 - 06:48 WITA

Dukung Edaran Dikbud, Satlantas Polres Lotim Siap Tertibkan Pelajar Pengendara Motor

Sabtu, 5 September 2026 - 19:56 WITA

Melalui FTBI 2026, Dikbud Lombok Timur Bentengi Bahasa Sasak dari Arus Modernisasi

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 18:46 WITA

HMPS SI FT Unham Gelar Seminar Pangan Hadirkan Sekda Lotim

Selasa, 18 Agustus 2026 - 19:55 WITA

Mahasiswa KKN ITSKes Muhammadiyah Selong Gelar Sosialisasi dan Pemberian Makanan Tambahan bagi 55 Balita Stunting

Selasa, 4 Agustus 2026 - 21:35 WITA

Wabup Lotim Tinjau SMPN 2 Selong, Soroti Fasilitas Minim dan Komite Vakum 6 Tahun

Senin, 3 Agustus 2026 - 16:31 WITA

Di Sisi Megah Pendopo, Siswa SMPN 2 Selong Terpaksa Belajar Tanpa Meja dan Buang Air ke Toilet Masjid

Sabtu, 18 Juli 2026 - 16:44 WITA

Empat Mahasiswa Universitas Hamzanwadi Raih Juara I PEKSIMIDA, Siap Wakili NTB ke PEKSIMINAS

Minggu, 12 Juli 2026 - 21:59 WITA

80 Sekolah Penerima Bantuan Revitalisasi 2026

Berita Terbaru