KEN 2024: Alunan Budaya ke-8 Jadi Sorotan Nasional di Lombok Timur

Rabu, 10 Juli 2024 - 02:21 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Konferensi pers Alunan Budaya Pringgasela, Kabupaten Lombok Timur. (sumber: lombokini.com)

Konferensi pers Alunan Budaya Pringgasela, Kabupaten Lombok Timur. (sumber: lombokini.com)

LOMBOKINI.com – Desa Peringgasela, Kecamatan Pringgasela, Kabupaten Lombok Timur, kembali mengadakan acara Alunan Budaya. Event yang ke-8 ini akan berlangsung selama tujuh hari, dari 13 hingga 20 Juli 2024.

Alunan Budaya kali ini menjadi bagian dari program nasional Karisma Event Nusantara (KEN) 2024 yang diselenggarakan oleh Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif.

Ketua Penyelenggara Alunan Budaya-8, Ahmad Ferryawan, menyatakan bahwa masyarakat Pringgasela berkomitmen untuk menjadikan acara ini lebih sukses dibandingkan sebelumnya.

Apalagi, Alunan Budaya ke-8 ini berstatus sebagai event nasional, yang menjadi momentum penting bagi masyarakat Lombok Timur, khususnya Desa Peringgasela, untuk mempersembahkan kekayaan budaya dimiliki ke seluruh Indonesia.

Baca Juga :  Kendalikan Harga Jelang Iduladha, Pemkab Lombok Timur Gelar Pasar Murah dan Sidak

Ferryawan juga mengungkapkan bahwa tema Alunan Budaya ke-8 ini adalah “Benang Merah”, yang melambangkan tradisi tenun turun temurun yang diwariskan dari generasi ke generasi.

“Bagi kami masyarakat Peringgasela, tenun ini bagaikan satu kesatuan budaya yang erat,” kata Ferryawan, di acara konferensi Pers, Senin, 8 Juli 2024.

Konsep gelaran Alunan Budaya kali ini adalah karnaval, dengan fokus utama acaranya di Tugu Mopra. “Konsep ini mengingatkan kita pada kesuksesan tahun 2022, yang menjadi karnaval tenun pertama di Indonesia setelah Pandemi Covid-19,” ujarnya.

Kepala Dinas Pariwisata Lombok Timur, Widayat, menyampaikan bahwa Pemerintah Daerah mendukung acara ini sejak awal hingga menjadi event nasional.

Baca Juga :  BEM Universitas Hamzanwadi Gelar Nobar Film 'Pesta Babi', 600 Mahasiswa dan Masyarakat Antusias

Menurutnya, tenun tidak hanya merupakan warisan budaya, tetapi juga bagian dari sumber utama penghasilan masyarakat Lombok, khususnya Pringgasela. Dengan demikian, acara ini diharapkan dapat mendorong perputaran ekonomi yang signifikan.

“Semoga tahun depan acara ini meraih status top ten event di Indonesia,” harap Widayat.

Ia menambahkan, Dinas Pariwisata Lombok Timur mengupayakan agar 70 persen Aparatur Sipil Negara (ASN) di Lombok Timur menggunakan kain tenun lokal setiap hari Rabu.

“Pemerintah juga menetapkan hari Selasa sebagai hari penggunaan baju adat, paling tidak 30 persen ASN kita pakai baju adat lokal kita,” kata Widayat. (lk)

Penulis : Ong

Editor : Redaksi

Berita Terkait

Dispar Lombok Timur Desak Pemprov NTB Terbitkan Aturan Laut Teluk Ekas
Masyarakat Desak Hak Ulayat di Tengah Penyusutan Lahan Bale Adat Desa Beleq Sembalun
Pemerintah Hampir Ratakan Pusat Informasi Geopark Rinjani, Kini Fasilitas Itu Mulai Beroperasi
Buka Rinjani 100, Plt Kadispora Lepas Pelari Kategori Ekstrem
Pemuda Asal Masbagik Terseret Ombak di Tanjung Beloam
Sembalun dan Ekas Jadi Sorotan, Ini Dampak Perda Pariwisata Baru
Ali BD Dorong Pemda Lotim Bangun Kawasan Labuhan Haji, Tiru Kesuksesan Penang
Pertemuan dengan Bupati Lotim Gagal Capai Kesepakatan, APIPI Ancam Aksi Jilid III

Berita Terkait

Senin, 25 Mei 2026 - 10:30 WITA

Qoriah Asal Lombok Tengah Harumkan NTB di MTQ Internasional 2026

Minggu, 10 Mei 2026 - 20:19 WITA

Ali BD Kritik Pemborgolan Abah Uhel: Perkaranya Utang Biasa, Bukan Korupsi

Kamis, 9 April 2026 - 13:14 WITA

RSUD Praya Bekali 103 Sopir Ambulans Desa Bantuan Hidup Dasar

Jumat, 13 Februari 2026 - 17:13 WITA

Pemkab Lombok Tengah dan Lombok Timur Sepakati Kerja Sama Penanganan Kebakaran di Perbatasan

Rabu, 14 Januari 2026 - 19:27 WITA

Gubernur NTB Prioritaskan Perbaikan Hulu untuk Atasi Banjir Berulang

Jumat, 28 November 2025 - 15:32 WITA

DLHK Lombok Tengah Soroti Alih Fungsi Lahan di Kawasan Hutan Pujut

Kamis, 30 Oktober 2025 - 18:49 WITA

BPBD Lombok Tengah Susun Payung Hukum Penanggulangan Bencana 2025-2029

Minggu, 12 Oktober 2025 - 16:56 WITA

Rumah Warga Rusak Diterpa Cuaca Ekstrem di Lombok Tengah

Berita Terbaru