Jangan Lagi Bodohi Rakyat, Bang TSB : Para Politisi Harusnya Menggunakan Hati Nuraninya

Sabtu, 9 September 2023 - 15:21 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bakal calon legislatif dapil pulau Lombok, Teguh Satya Bhakti (TSB). (Foto : Istimewa/Lombokini.com)

Bakal calon legislatif dapil pulau Lombok, Teguh Satya Bhakti (TSB). (Foto : Istimewa/Lombokini.com)

LOMBOKINI.com Praktisi hukum yang juga politisi Hanura yang menjadi bakal calon legislatif (Bacaleg) DPR RI dari Daerah Pemilihan Pulau Lombok, Teguh Satya Bhakti (TSB), mengungkapkan pandangannya terhadap pembelajaran politik dan hubungannya dengan rakyat.

Dalam pernyataannya, Bang TSB yang akrab dia disapa menekankan bahwa pembelajaran politik kepada rakyat selama ini telah salah kaprah dan tidak mendidik.

Bahkan, ada kecenderungan terjadi pembodohan. Karena itu, TSB meminta kepada para politisi jangan lagi membodohi rakyat, mereka (para politisi) harusnya menggunakan hati nuraninya melihat keadaan dan kondisi rakyat.

Menurut TSB, seorang politikus yang baik seharusnya menjadi contoh yang dapat diwujudkan dalam bentuk nyata yang memberikan manfaat langsung kepada rakyat.

Dia menilai bahwa selama ini rakyat sering dijadikan batu loncatan untuk mencapai ambisi politik tertentu, tetapi janji-janji kepada rakyat seringkali tidak terealisasikan.

“Tetapi berkah dan wujud janji-janji kepada rakyat, jarang sekali terealisasikan,” katanya, di Jakarta, Sabtu, 9 September 2023.

Baca Juga :  Danantara Benahi Tata Kelola dan Perkuat Fondasi Keuangan BUMN

TSB juga mengamati bahwa saat ini rakyat telah menjadi lebih cerdas, sehingga janji-janji retorika (PHP) tidak lagi diterima begitu saja.

Menurutnya, harapan rakyat sebenarnya sederhana, yaitu tercukupi kebutuhan sandang dan pangan dengan jaminan kesehatan yang layak.

Dalam pandangan TSB, rakyat tidak membutuhkan kehidupan seperti para elite di negeri ini. Rakyat hanya menginginkan kehidupan yang layak secara merata dengan keadilan yang sama.

“Dengan kehidupan yang layak secara merata dengan sebuah keadilan yang sama, sangat didambakan oleh rakyat,” katanya.

TSB juga mengingatkan bahwa Goodwill dan politicalwill, yang sering diumumkan setiap tahun politik, sebenarnya sudah ada dalam konstitusi Indonesia. Hanya saja, para penyelenggara negara mungkin belum sepenuhnya menyampaikan hal ini kepada rakyat.

Dia menegaskan, bahwa setiap penyelenggara negara seharusnya me-review diri mereka sendiri dan selalu mengingat bahwa pemilik kedaulatan di Republik ini adalah rakyat.

Baca Juga :  Pakar Bantah Perjanjian Dagang dengan AS Bebani Indonesia: Rakyat Butuh Pekerjaan

“Dengan hati nurani yang mendalam, inilah sebenarnya yang mendorong dirinya maju untuk siap mengemban amanah rakyat,” katanya.

Lebih lanjut, TSB yang sebelumnya menjabat Hakim PTUN Jakarta ini mencermati kondisi rakyat di Pulau Lombok. Dimana terdapat kesenjangan sosial yang nyata dan minim rasa keadilan.

Rakyat Pulau Lombok menurutnya, selama ini dipaksa untuk menyerah dengan kondisi nasib. Sebab itu, Ia menekankan bahwa nasib rakyat tidak boleh dipasrahkan, tetapi harus diubah.

“Pemerataan kesejahteraan sosial, rasa keadilan yang sama, akses pendidikan, dan layanan kesehatan yang berkualitas adalah hak yang harus dijamin untuk seluruh rakyat, sesuai dengan perintah agama dan konstitusi,” tegasnya.

Karena itu, TSB mengajak semua penyelenggara negara untuk merenung dan berkaca pada hati nurani masing-masing, sehingga mereka dapat menunaikan setiap hak rakyat dan tidak pernah menyakiti mereka. ***

Berita Terkait

Pendaftaran Sudah Ditutup, BGN Minta Masyarakat Waspadai Penipuan Jual Beli Titik SPPG
Danantara Benahi Tata Kelola dan Perkuat Fondasi Keuangan BUMN
Buya Yahya Ajak Masyarakat Doakan Prabowo di Istana: ‘Jadi Presiden Itu Berat’
Pemerintah Pastikan Stok Pangan dan Energi Aman Jelang Lebaran
Pakar Bantah Perjanjian Dagang dengan AS Bebani Indonesia: Rakyat Butuh Pekerjaan
Prabowo Perintahkan Cadangan BBM Ditingkatkan Jadi Tiga Bulan
Presiden Prabowo Pimpin Pemakaman Kenegaraan Try Sutrisno di TMP Kalibata
Pengamat Nilai Tuduhan ‘Maling’ pada MBG Bentuk Inkonsistensi Politisi

Berita Terkait

Sabtu, 7 Maret 2026 - 23:15 WITA

Hadiri HADI ke-73 NW, Menhut Raja Juli: Tokoh Bangsa Lahir dari Pesantren

Jumat, 6 Maret 2026 - 17:36 WITA

Hearing Bersama Komisi III DPRD, Pelaku Koperasi Lombok Timur Sampaikan Aspirasi

Jumat, 6 Maret 2026 - 04:43 WITA

Perampok Aniaya Dua Warga Jerowaru saat Gagal Curi Kerbau

Kamis, 5 Maret 2026 - 15:25 WITA

Pengamat: Tingkat Kemiskinan Lombok Timur Capai Target, tapi Kemiskinan Ekstrem Tak Masuk RPJMD

Rabu, 4 Maret 2026 - 13:19 WITA

Pemkab Lombok Timur Siapkan Rp 30 Miliar untuk Sembako Ramadan 1447 H, Target 198 Ribu Penerima

Sabtu, 28 Februari 2026 - 15:41 WITA

Inflasi Ramadan 1447 H: Pengamat Minta Eliminasi ‘Mutant Statistics’

Jumat, 27 Februari 2026 - 23:58 WITA

S Bantah Gelapkan Rp 1,05 Miliar Dana Pembangunan Dapur MBG di Selong, Lombok Timur

Jumat, 27 Februari 2026 - 22:21 WITA

Warga Duga Korupsi Menu MBG di Lombok Timur, Nilai Jeblok Rp 3000 per Siswa

Berita Terbaru