Jangan Lagi Bodohi Rakyat, Bang TSB : Para Politisi Harusnya Menggunakan Hati Nuraninya

Sabtu, 9 September 2023

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Bakal calon legislatif dapil pulau Lombok, Teguh Satya Bhakti (TSB). (Foto : Istimewa/Lombokini.com)

Bakal calon legislatif dapil pulau Lombok, Teguh Satya Bhakti (TSB). (Foto : Istimewa/Lombokini.com)

LOMBOKINI.com Praktisi hukum yang juga politisi Hanura yang menjadi bakal calon legislatif (Bacaleg) DPR RI dari Daerah Pemilihan Pulau Lombok, Teguh Satya Bhakti (TSB), mengungkapkan pandangannya terhadap pembelajaran politik dan hubungannya dengan rakyat.

Dalam pernyataannya, Bang TSB yang akrab dia disapa menekankan bahwa pembelajaran politik kepada rakyat selama ini telah salah kaprah dan tidak mendidik.

Bahkan, ada kecenderungan terjadi pembodohan. Karena itu, TSB meminta kepada para politisi jangan lagi membodohi rakyat, mereka (para politisi) harusnya menggunakan hati nuraninya melihat keadaan dan kondisi rakyat.

Menurut TSB, seorang politikus yang baik seharusnya menjadi contoh yang dapat diwujudkan dalam bentuk nyata yang memberikan manfaat langsung kepada rakyat.

Dia menilai bahwa selama ini rakyat sering dijadikan batu loncatan untuk mencapai ambisi politik tertentu, tetapi janji-janji kepada rakyat seringkali tidak terealisasikan.

“Tetapi berkah dan wujud janji-janji kepada rakyat, jarang sekali terealisasikan,” katanya, di Jakarta, Sabtu, 9 September 2023.

Baca Juga :  Pemkab Lotim Alokasikan Tambahan APBD 2026 untuk Infrastruktur dan Kesehatan

TSB juga mengamati bahwa saat ini rakyat telah menjadi lebih cerdas, sehingga janji-janji retorika (PHP) tidak lagi diterima begitu saja.

Menurutnya, harapan rakyat sebenarnya sederhana, yaitu tercukupi kebutuhan sandang dan pangan dengan jaminan kesehatan yang layak.

Dalam pandangan TSB, rakyat tidak membutuhkan kehidupan seperti para elite di negeri ini. Rakyat hanya menginginkan kehidupan yang layak secara merata dengan keadilan yang sama.

“Dengan kehidupan yang layak secara merata dengan sebuah keadilan yang sama, sangat didambakan oleh rakyat,” katanya.

TSB juga mengingatkan bahwa Goodwill dan politicalwill, yang sering diumumkan setiap tahun politik, sebenarnya sudah ada dalam konstitusi Indonesia. Hanya saja, para penyelenggara negara mungkin belum sepenuhnya menyampaikan hal ini kepada rakyat.

Dia menegaskan, bahwa setiap penyelenggara negara seharusnya me-review diri mereka sendiri dan selalu mengingat bahwa pemilik kedaulatan di Republik ini adalah rakyat.

Baca Juga :  Kebakaran Sade: Raffi dan The Dudas-1 Beri Bantuan, Pemerintah Siapkan Rekonstruksi

“Dengan hati nurani yang mendalam, inilah sebenarnya yang mendorong dirinya maju untuk siap mengemban amanah rakyat,” katanya.

Lebih lanjut, TSB yang sebelumnya menjabat Hakim PTUN Jakarta ini mencermati kondisi rakyat di Pulau Lombok. Dimana terdapat kesenjangan sosial yang nyata dan minim rasa keadilan.

Rakyat Pulau Lombok menurutnya, selama ini dipaksa untuk menyerah dengan kondisi nasib. Sebab itu, Ia menekankan bahwa nasib rakyat tidak boleh dipasrahkan, tetapi harus diubah.

“Pemerataan kesejahteraan sosial, rasa keadilan yang sama, akses pendidikan, dan layanan kesehatan yang berkualitas adalah hak yang harus dijamin untuk seluruh rakyat, sesuai dengan perintah agama dan konstitusi,” tegasnya.

Karena itu, TSB mengajak semua penyelenggara negara untuk merenung dan berkaca pada hati nurani masing-masing, sehingga mereka dapat menunaikan setiap hak rakyat dan tidak pernah menyakiti mereka. ***

Follow WhatsApp Channel lombokini.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

DPRD Lotim Sesalkan Pemkab: Pungut Retribusi, Lalai Rawat Pasar
Pemkab Lotim Alokasikan Tambahan APBD 2026 untuk Infrastruktur dan Kesehatan
Mahfud Yakin Prabowo Maju Lagi dan Menang di Pilpres 2029
Kebakaran Sade: Raffi dan The Dudas-1 Beri Bantuan, Pemerintah Siapkan Rekonstruksi
TGB: Elan Vital Bangsa Hidup Jika Mahasiswa Terus Bersuara
Kejanggalan Pengelolaan APBD NTB 2025, Empat Anggota DPRD Desak BPK Gelar Audit Investigatif
Haerul Warisin Tegaskan Jangan Seret Gerindra ke Kasus LAZ
DPD PDIP NTB Peringati 30 Tahun Kudatuli, Refleksi Perjuangan Demokrasi

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Rabu, 9 September 2026 - 18:38 WITA

DPRD Lotim Sesalkan Pemkab: Pungut Retribusi, Lalai Rawat Pasar

Rabu, 9 September 2026 - 14:14 WITA

Pemkab Lotim Alokasikan Tambahan APBD 2026 untuk Infrastruktur dan Kesehatan

Kamis, 3 September 2026 - 21:31 WITA

Mahfud Yakin Prabowo Maju Lagi dan Menang di Pilpres 2029

Senin, 24 Agustus 2026 - 09:38 WITA

Kebakaran Sade: Raffi dan The Dudas-1 Beri Bantuan, Pemerintah Siapkan Rekonstruksi

Jumat, 21 Agustus 2026 - 16:02 WITA

TGB: Elan Vital Bangsa Hidup Jika Mahasiswa Terus Bersuara

Berita Terbaru

{"remix_data":[],"remix_entry_point":"challenges","source_tags":["local"],"origin":"unknown","total_draw_time":0,"total_draw_actions":0,"layers_used":0,"brushes_used":0,"photos_added":0,"total_editor_actions":{},"tools_used":{"addons":1,"transform":1,"effects":1},"is_sticker":false,"edited_since_last_sticker_save":true,"containsFTESticker":false}

Sastra

CERPEN-CERPEN YUSPIANAL IMTIHAN: Tetaring Hultah

Senin, 14 Sep 2026 - 05:52 WITA