Inovasi PIAUD Tarbiyah IAIH Pancor : Transpormasi Pembelajaran Melalui Alat Permainan Usia Dini Ramah Lingkungan

Sabtu, 20 Januari 2024

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Beberapa diantara sejumlah APE ramah lingkungan karya mahasiswa Program PIAUD Tarbiyah IAIH Pancor. (foto/ong)

Beberapa diantara sejumlah APE ramah lingkungan karya mahasiswa Program PIAUD Tarbiyah IAIH Pancor. (foto/ong)

LOMBOKINI.com – Program Studi Pendidikan Islam Anak Usia Dini (PIAUD)
Tarbiyah Institut Agama Islam Hamzanwadi (IAIH) NWDI Pancor, Lombok Timur, mengekspos Alat Permaian Edukatif (APE) di berbagai satuan Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD), Kamis 18 Januari 2024.

Sejumlah APE yang disungguhkan, karya mahasiswa Program PIAUD Tarbiyah IAIH NWDI Pancor, dengan tema “Kreatif Tanpa Natas, Menuju Generasi Emas” ini, berdasarkan hasil pengabdian kepada masyarakat selama ini.

APE ini, rencananya akan diberikan ke sejumlah PAUD sebagai mitra IAIH Pancor guna memberikan inovasi dalam proses pembelajaran yang lebih menyenangkan dan ramah lingkungan.

Selain itu, APE ini juga menggambarkan media pembelajaran yang kratif dan inovatif, karena bahan yang digunakan bersumber dari lingkungan sekitar. Sehingga tidak membutuhkan biaya tinggi.

Wakil Rektor III Bidang Kemahasiswaan dan Humas IAI Hamzanwadi, Dr. Hayyi Akrom Akrom memberikan apresiasi dosen Prodi PIAUD yang dalam dua tahun terakhir menunjukkan kreativitas luar bjasa.

Harapannya, tak hanya Prodi PIAUD yang memiliki kegiatan ekspo. “Prodi PIAUD jadi pelopor,” sebutnya.

Karya-karya prodi PIAUD hadirkan produk pembelajaran yang menarik. “Kreativitas harus terus dikembangkan, karena tanggung jawab pendidik di PIAUD dan PAUD ini meletakkan pondasi pendidikan,” terang Hayyi.

Baca Juga :  Buka FTBI 2026 Selong: Dikbud Tegaskan Larangan Siswa Bawa Motor dan Angin Segar Bagi 4.889 Guru Paruh Waktu

Kegiatan pembelajaran di PIAUD ataupun PAUD ibarat menumbuhkan akar yang kuat. Akar adalah agar sebuah pohon tumbuh dengan baik. Maka baik tidaknya generasi, itu dibentuk pada masa PIAUD.

Selain hadirkan APE secara manual, diminta juga kepada mahasiswa agar bisa membuat APE berbasis teknologi. Seiring dengan perkembangan teknologi saat ini, anak-anak didik sekarang diketahui sudah sangat akrab dengan dunia IT.

“Kampus IAI Hamzanwadi siap akan fasilitasi pengembangan kreativitas mahasiswa,”katanya.

Dekan Fakultas Tarbiyah, IAI Hamzanwadi, Dr. Idawati menyampaikan rasa bangga dengan mahasiswa yang semangat dalam melakukan kegiatan expo. Tujuan expo katanya adalah, tampilkan kreasi dan inovasi mahasiswa selama pembelajaran.

“Ini adalah karya luar biasa dan akan jadi alat pembelajaran diberikan kepada mitra sebagai media pembelajaran guna meningkatkan minat belajar,” terang lulusan S3 jurusan Teknologi Pendidikan di Universitas Negeri Malang ini menambahkan.

Dr Idawati mengatakan, melalui pameran APE ini dapat dilihat kemampuan mahasiswa tentang pemahamannya dalam pelajaran yang sudah diikuti. Perkembangan media pembelajaran sekarang sudah sangat pesat, karena itu harus diikuti dengan meningkatkan kreativitas mahasiswa.

Ia juga mengatakan, bahwa APE kemudian diberikan kepada mitra IAI Hamzanwadi. APE ini juga dibuat mahasiswa berdasarkan temuan di lapangan selama kegiatan praktek pembelajaran di lapangan.

Baca Juga :  Komitmen Presiden Prabowo Pendidikan Gratis dari TK hingga Perguruan Tinggi

“Apa yang dibuat Mahasiswa sesuai dengan kebutuhan mitra sekolah PIAUD dan PAUD di sekitar lingkungan kampus,”ujarnya Dr Idawati.

Kepala Program Studi PIAUD, Baiq Halimatus Zahratul Aeni menambahkan mitra sebagai lokasi magang mahasiswa. sekolah PIAUD tak sebatas sebagai tempat kegiatan PPL Mahasiswa, tapi juga sebagai mitra untuk mengembangkan materi pembelajaran.

“Kalau ada pelatihan di PIAUD itu dosen jadi pengajarnya,” tutur Baiq Halimatus.

APE ini juga dinyatakannya sangat penting dihadirkan di ruang belajar siswa PIAUD dan ataupun PAUD. Dimana, di anak usia dini ini tidak ada materi pembelajaran langsung. Sehingga APE ini sebagai stimulasi pembelajaran.

“Kalau Anak PIAUD apapun yang disampaikan dikonkretkan, semisal perkenalan anak soal angka, itu pakai stimulasi lewat APE,”kata Baiq Halimatus.

dikatakannya juga bahwa masing-masing mahasiswa wajib buat APE. Buat APE itu pun tak perlu mahal. Media yang digunakan buat APE itu tak selamanya dibeli. Bisa juga dibuat dari barang bekas.

“Gunakan bahan sekitarnya sebagai media, jadi lebih murah,” demikian pesannya.***

Penulis : Ong

Editor : Redaksi

Follow WhatsApp Channel lombokini.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Komitmen Presiden Prabowo Pendidikan Gratis dari TK hingga Perguruan Tinggi
Buka FTBI 2026 Selong: Dikbud Tegaskan Larangan Siswa Bawa Motor dan Angin Segar Bagi 4.889 Guru Paruh Waktu
Dukung Edaran Dikbud, Satlantas Polres Lotim Siap Tertibkan Pelajar Pengendara Motor
Melalui FTBI 2026, Dikbud Lombok Timur Bentengi Bahasa Sasak dari Arus Modernisasi
HMPS SI FT Unham Gelar Seminar Pangan Hadirkan Sekda Lotim
Mahasiswa KKN ITSKes Muhammadiyah Selong Gelar Sosialisasi dan Pemberian Makanan Tambahan bagi 55 Balita Stunting
Wabup Lotim Tinjau SMPN 2 Selong, Soroti Fasilitas Minim dan Komite Vakum 6 Tahun
Di Sisi Megah Pendopo, Siswa SMPN 2 Selong Terpaksa Belajar Tanpa Meja dan Buang Air ke Toilet Masjid

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Rabu, 23 September 2026 - 23:39 WITA

Komitmen Presiden Prabowo Pendidikan Gratis dari TK hingga Perguruan Tinggi

Minggu, 6 September 2026 - 21:43 WITA

Buka FTBI 2026 Selong: Dikbud Tegaskan Larangan Siswa Bawa Motor dan Angin Segar Bagi 4.889 Guru Paruh Waktu

Minggu, 6 September 2026 - 06:48 WITA

Dukung Edaran Dikbud, Satlantas Polres Lotim Siap Tertibkan Pelajar Pengendara Motor

Sabtu, 5 September 2026 - 19:56 WITA

Melalui FTBI 2026, Dikbud Lombok Timur Bentengi Bahasa Sasak dari Arus Modernisasi

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 18:46 WITA

HMPS SI FT Unham Gelar Seminar Pangan Hadirkan Sekda Lotim

Berita Terbaru

Dr. H. Ali Bin Dachlan.  (Foto: Lombokini.com).

Nasional

Gibran Digugat di MK, Ali BD: Saya Ragu Hakim Akan Kabulkan

Rabu, 23 Sep 2026 - 21:46 WITA

Nirmala Rahayu Luk Santi, anggota DPRD Lombok Timur dari PDI Perjuangan, berada di SPPG Selaparang Monjok Timur 3 Mataram, Sabtu (12/9/2026). (Foto: Lombokini.com)

Mataram

Anggota DPRD Lotim dari PDIP Diduga Kelola Tiga Dapur MBG

Senin, 21 Sep 2026 - 23:36 WITA