Fakultas MIPA Universitas Hamzanwadi Sukses Gelar Lokakarya Peningkatan Kualitas Pembelajaran Berbasis Case Studi

Minggu, 23 Juli 2023

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Kegiatan lokakarya peningkatan kualitas pembelajaran berbasis case studi atau project-based learning PK-KM.  (Istimewa)

Kegiatan lokakarya peningkatan kualitas pembelajaran berbasis case studi atau project-based learning PK-KM. (Istimewa)

LOMBOKINI.com – Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (MIPA) Universitas Hamzanwadi, telah sukses menyelenggarakan lokakarya peningkatan kualitas pembelajaran berbasis case studi atau project-based learning Program Kompetisi Kampus Merdeka (PK-KM) pada Sabtu, 22 Juli 2023.

Acara yang berlangsung dengan antusiasme ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas pembelajaran serta memberikan pengalaman lebih relevan bagi mahasiswa, guna menghadapi tantangan di dunia kerja yang semakin kompleks.

Dekan Fakultas MIPA, Dr. H. Edy Waluyo, menyatakan, lokakarya ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas pembelajaran berbasis Case Project-Based Learning PK-KM.

“Universitas berupaya secara proaktif untuk memberikan pengalaman pembelajaran yang lebih kontekstual dan mempersiapkan mahasiswa agar siap menghadapi tantangan dunia kerja yang semakin kompleks,” ungkapnya.

Lokakarya ini dihadiri oleh sejumlah dosen dan staf pengajar Prodi Statistika, serta diikuti oleh mahasiswa program yang tengah menempuh pendidikan di bidang statistika.

Baca Juga :  Komitmen Presiden Prabowo Pendidikan Gratis dari TK hingga Perguruan Tinggi

Selain itu, turut hadir juga beberapa narasumber dari Universitas Islam Indonesia, Yogyakarta, dan Institut Teknologi Sepuluh November, Surabaya.

Dalam acara ini, para peserta diberikan beragam materi terkait implementasi dan pengembangan pembelajaran berbasis kasus dan proyek.

Metode pembelajaran Case Project-Based Learning Program menjadi fokus utama, di mana pendekatan ini bertujuan untuk memberikan pelajaran yang lebih kontekstual dan berorientasi pada solusi nyata.

“Mahasiswa diajak untuk bekerja dalam kelompok, menganalisis kasus-kasus nyata, dan menghadapi tantangan statistika yang kompleks seperti yang akan mereka temui di dunia profesional,” terang Edy Waluyo.

Prodi Statistika Universitas Hamzanwadi menekankan pentingnya kolaborasi antara perguruan tinggi, industri, dan pemerintah melalui PK-KM.

Dengan demikian, diharapkan melalui metode pembelajaran yang inovatif ini, mahasiswa akan lebih siap dan terampil dalam mengaplikasikan ilmu statistika di berbagai sektor, serta berperan aktif dalam mendukung kemajuan bangsa.

Baca Juga :  DPRD Lombok Timur Tetapkan APBD Perubahan 2026, Minta Pemda Percepat Realisasi

Peserta lokakarya memberikan apresiasi tinggi atas acara ini, baik mahasiswa maupun dosen, karena memberikan wawasan dan pengalaman berharga yang tidak hanya teoritis, tetapi juga praktis.

Mereka merasa bahwa metode pembelajaran yang diaplikasikan dalam acara ini dapat memberikan dampak positif dan relevan bagi karir dan masa depan mereka.

Diharapkan, langkah progresif ini akan menjadi dorongan bagi prodi lain di Universitas Hamzanwadi untuk mengadopsi metode pembelajaran yang inovatif dan relevan dengan kebutuhan masa depan.

Selain itu, semoga acara seperti ini dapat menjadi contoh bagi perguruan tinggi lainnya dalam meningkatkan kualitas pembelajaran dan mempersiapkan mahasiswa untuk menghadapi tantangan dunia nyata.***

Follow WhatsApp Channel lombokini.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Knalpot Brong dan Tanpa Helm Diburu, Satlantas Lotim Catat 1.009 Penindakan dalam Sebulan
DPRD Lombok Timur Tetapkan APBD Perubahan 2026, Minta Pemda Percepat Realisasi
Komitmen Presiden Prabowo Pendidikan Gratis dari TK hingga Perguruan Tinggi
UAS Paparkan Tujuh Pelajaran dari Maulana Syaikh TGKH Muhammad Zainuddin Abdul Madjid
Wabup Lombok Timur Ingatkan Warga Tak Salahkan Kadus hingga Bupati soal Bansos
DPRD Lotim Sesalkan Pemkab: Pungut Retribusi, Lalai Rawat Pasar
Pemkab Lotim Alokasikan Tambahan APBD 2026 untuk Infrastruktur dan Kesehatan
Bapenda Lotim Kejar PAD Rp 600 M, Target 100 Persen Akhir Tahun

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Kamis, 15 Oktober 2026 - 18:53 WITA

Knalpot Brong dan Tanpa Helm Diburu, Satlantas Lotim Catat 1.009 Penindakan dalam Sebulan

Rabu, 30 September 2026 - 20:30 WITA

DPRD Lombok Timur Tetapkan APBD Perubahan 2026, Minta Pemda Percepat Realisasi

Rabu, 23 September 2026 - 23:39 WITA

Komitmen Presiden Prabowo Pendidikan Gratis dari TK hingga Perguruan Tinggi

Minggu, 13 September 2026 - 14:43 WITA

UAS Paparkan Tujuh Pelajaran dari Maulana Syaikh TGKH Muhammad Zainuddin Abdul Madjid

Jumat, 11 September 2026 - 22:05 WITA

Wabup Lombok Timur Ingatkan Warga Tak Salahkan Kadus hingga Bupati soal Bansos

Berita Terbaru

Berita

Ulama Kharismatik NTB Tuan Guru Bagu Wafat di Usia 90 Tahun

Kamis, 15 Okt 2026 - 14:41 WITA